KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.7. Makrab 2


__ADS_3

Akhirnya malam telah tiba, setelah siswa muslim menjalankan ibadah Sholat Isya berjamaah, mereka menuju ke taman, di sana sudah ramai siswa yang tak menjalankan ibadah Sholat sudah menunggu sambil bersenda gurau dengan teman masing-masing. Karena makan malam telah dilakukan setelah Sholat Magrib tadi.


Setelah berkumpul acarapun di mulai. Rangga dan Sita selaku MC mulai membuka acara, dimulai dari do'a yang dipimpin oleh guru Agama, sambutan kepala sekolah dan beberapa guru yang berkepentingan, dan disusul sambutan Arka sekaligus untuk membuka acara makrab tahun ini. Dan akhirnya acara pentas bakat itupun dimulai, kebetulan, kelas Aulia dapat undian nomor 2 dari belakang alias terakhir.


Karena Arka tak punya tugas apapun dalam acara ini, diapun menghampiri kelas Aulia, tapatnya menghampiri Aulia sih, Arka sudah siap dengan gitarnya. Tanpa basa basi Arka langsung mendekat ke Aulia.


Tanpa dia sadari ada sepasang mata yang terus melihatnya. Ya sepasang mata itu milik Sita si MC cewek, sekaligus orang yang suka sama Arka, dia masuk OSIS hanya karena mau dekat dengan Arka. Meskipun kenyataannya Arka tak pernah menghiraukannya. Meskipun Arka baik sama semua temannya tapi dia tahu batasan agar kaum hawa ga salah arti dan kebaperan dengan sikapnya.


"Ngapain sih Arka kesana" batin Sita penasaran.


"Assalamualaikum Auli..."salam Arka kemudian duduk di samping Aulia.


"Wa'alaikumsalam kaak..." jawab mereka dan tentunya juga Aulia yang namanya tadi disebut.


"Mau latihan dulu ga ? Maaf tadi ga sempet, sibuk banget soalnya buat siapain semuanya" tanya Arka yang merasa ga enak karena belum bisa latihan.


"Iya kak, buat ngepasin nada, emang mau latihan dimana?" Tanya Aulia.


"Eem mau dimana ya?" Tanya Arka sok bingung padahal enggak, cuna ga enak sama teman-teman Aulia.


"Kenapa ga di sana aja?" Jawab Andri yang kebetulan tadi mendekat setelah lihat Arka datang. Andri menunjuk ke arah gazebo yang lumayan jauh tapi tetap terlihat dari taman, tempat acara berlangsung.


"Yups ide bagus tu, jadi kalian tetap bisa lihat kesini trus latihannya juga ga ganggu yang lagi perform" sahut Ninda setuju dengan usul Andri.


"Ok, gimana Auli mau ga?" Arka meminta persetujuan Aulia dulu.


"Ok gapapa ko" jawab Aulia "ada yang mau ikut ga?" Lanjutnya karena ga enak kalau main pergi aja.


"Ga deh kita kan mau nonton aja, ya kan Nin, Mit?" Tumben si lola Sari yang jawab.


"Hem soal nonton ama makan aja cepet lu" kompak Ninda dan Mita menyahuti jawaban Sari yang disambut senyuman yang lainnya, karena kalau tertawa ga enak sama yang lain, takut mengganggu.


"Ok yaudah gapapa, nanti panggil ya kalau dah waktunya" pinta Aulia.


"Siiip...." jawab mereka kompak.


"Yaudah Ayo kak" ajak Aulia.


"Yuk, tar ya bro" jawab Arka sekaligus pamit sama teman sekelas Aulia sambil menepuk bahu Andri yang ada di dekatnya.


"Ok sip met berjuang yaa" jawab Andri sambil memberi semangat.


Saat yang bersamaan ketika Arka ngobrol dengan Aulia dan teman-teman. Sita makin penasaran dengan apa yang dilakukan Arka, sementara kedua temannya ga ikut acara ini, jadi dia ga bisa minta tolong buat mata-matai Arka. Apalagi saat Arka dan Aulia berjalan menjauhi tempat acara, dia makin tak tenang.

__ADS_1


"Loh kok malah dua-duaan sih, mau kemana lagi itu? Lagian siapa sih tu cewek" Batin Sita makin penasaran sekaligus jengkel.


Sesampainya di gazebo Arka dan Aulia langsung mambahas lagu apa yang mau dinyanyikan. Dan langsung Latihan, setelah 2 kali latihan Arka menyudahi lalu mereka ngobrol.


"udah 2 kali aja latihannya, yang penting udah pas nadanya" Kata Arka menyudahi latihan mereka.


"Iya kak, kalau kebanyakan tar yang ada pas nyanyi malah ilang suaraku" seru Aulia sambil memegang lahernya.


" Nih minum, haus kan?" Tanya Arka menyodorkan air mineral ke Aulia entah darimana dapatnya, mungkin dia udah bawa bekel kali yaa...


"Makasih kak" jawab Aulia sambil menerima air mineral itu lalu meminumnya. Aaah segernya😊.


"Kapan kita mulai pacarannya?" Tiba-tiba Arka tanya soal itu. Jelaslah membuat Aulia kaget.


"Maksud kakak?" Tanya Aulia bingung.


"Ya kan nanti kalau ada yang tanya soal kedekatan kita mau dijawab apa? Katanya Auli ga mau digosipin yang enggak-enggak." kata Arka to the point.


"Iya juga sih, eem... Auli ngikut kakak aja" jawabnya sambil melihat ke arah Arka yang duduk di depannya.


"Yakin ngikut kakak aja?" Tanya Arka sambil menggoda Aulia. Yang dijawab dengan anggukan oleh Aulia.


"Kalau kakak bilang sejak kamu masih dalam kandungan boleh?" Tanya Arka menahan tawa.


Daaaan.... disaat bersamaan Sita melihat Arka heran sekaligus cemburu kok Arka yang selama dia kenal jarang tertawa bisa tertawa selepas itu. Tapi apa yang bisa dia lakukan selain melihat dan menahan rasa jengkelnya. Karena selama ini dia tak pernah mendapat respon dari Arka.


"Iiiih kakak apaan sih kok malah ketawa... ga ada yang lucu kali" ketus Aulia menjawab tapi ekspresinya malah bikin gemas Arka.


Dicubitnya pipi Aulia sambil bilang "habis Auli marah tapi mukanya malah lucu, kakak kan jadi gemas" bluushh.... merah langsung pipi Aulia.


Arka yang menyadari pipi blushing nya Aulia pun langsung mengalihkan pembicaraan.


"Yaudah kita jadiannya nanti malam aja habis perform yaa" putus Arka biar cepet.


"Ngikut ajalah" jawab Aulia yang masih merasakan pipinya yang panas.


"Ok dil nanti malam kita jadian ya... he he ... btw cuma kita lo yang tahu kapan kita akan jadian, kalau pasangan lain ma, nembak dulu, kalau diterima baru deh jadian, nah kita?🤣🤣" kata-kata Arka membuat mereka tertawa geli. Sampai akhirnya Dewa sahabat Arka yang sedari tadi nyari-nyari Arka datang.


"Ya ampun bro aku cari kemana-mana ga tahunya malah pacaran di sini, belum puas apa yang di bis tadi?" Karena terkejut dengan ucapan Dewa mereka langsung terdiam lalu menoleh ke arah sumber suara.


"Ngagetin aja bro !!, salam dulu kek ee ini malah nyerocos ga jelas" seru Arka sambil memegang dadanya yang masih berdebar karena kaget.


"Lagian lu pacaran mulu dari tadi, ga bosen apa? Btw emang kapan kalian jadian sih?kok tiba-tiba romantis gitu" saking keponya Dewa langsung memberondong pertanyaan yang malah bikin mereka salah tingkah karena bingung masa baru direncanain jadiannya nanti setelah perform eee tahu-tahu malah dah kegep aja.

__ADS_1


"Siapa yang pacaran sih? Orang kita lagi latihan buat perform nanti kok." Jawab Arka sekenanya.


"Ga usah bohong deh ... lagian mana ada latihan kok malah ngakak-ngakak gini. Emang tar mau ngelawak ?" Jawab Dewa asal tak mau kalah sebelum Arka jujur padanya.


"Trus yang di bis tadi pagi ngapain kalau bukan pacaran?" Lanjutnya membuat Arka dan Aulia bingung.


"Emang di bis kenapa kak?" Tanya Aulia dengan polosnya.


"Iya ngaco aja, emang di bis ngapain?" Sambung Arka karena belum tahu kalau sahabatnya itu udah ngegep saat mereka tidur tadi di bis, bahkan juga mengambil fotonya.


"Eem dasar bocah, masih pada mau ngelak lagi, nih buktinya, geser aja ga cuma satu aja kali" jawab Dewa sambil menyerahkan HPnya yang ada foto Arka dan Aulia.


Seketika Arka dan Aulia kaget lalu saling menatap.


"Ga ada kerjaan lain apa selain merhatiin aku mulu pas di bis? Bisa-bisanya fotoin pas lagi ketiduran gini." Kata Arka setelah melihat foto itu, bahkan bukan hanya 1 foto tapi ada 3 itupun dengan posisi berbeda pula.


"Udah deh ngaku aja ga usah muter-muter, kayak ma siapa aja." Jawab Dewa sambil menaik turunkan alisnya menggoda Arka.


"Gimana ni kak?" Bisik Aulia panik.


"Dah tenang aja biar kakak yang urus" Arka berusaha menenangkan meskipun sebenarnya dia juga bingung mau gimana.


"Iiss dasar penguntit. Iya iya kami dah jadian malamnya sebelum kita berangkat kesini" jawab Arka toh memang bener kan? Bahkan udah tunangan malah.


"Serius?? Kok bisa?Gercep juga , btw selamat ya buat kalian, akhirnyaaa... sohib gue ga jomblo lagi🤣🤣🤣" cerocos Dewa diiringi tertawa ngakak. Karena merasa aneh kenapa Dewa tertawa, akhirnya Arka dan Aulia pun saling menatap. Lalu


"Kenapa bilang kemarin malem?" Bisik Aulia ke telinga Arka.


"Ya kali kita dah ke gep gitu masih mau bilang jadian tar malem, yang ada malah aneh" jawab Arka berbisik juga.


"ya kan bisa aja bilang..." jawab Aulia paham.


"Kenapa sih malah pada bisik-bisik?" karena merasa dicuekin, Dewa memotong bisikan Aulia ke Arka.


"Ga ada" jawab Arka singkat.


Belum sempet Dewa mengatakan sesuatu lagi kemudian Andri menghampiri mereka lalu bilang kalau mereka harus siap-siap, karena mereka harus maju setelah 2 penampilan lagi.


Kemudian mereka berjalan bersama untuk mempersiapkan diri.


Sesampainya mereka di barisan teman sekelasnya, Aulia segera pamit ke sahabat juga teman sekelasnya. Kemudian Arka mengajak Aulia untuk ke belakang panggung. Agar saat nanti namanya dipanggil mereka sudah siap jadi tinggal naik ke panggung. Dan tentunya Dewa masih mengekori mereka berdua sampai belakang panggung.


○●●●○

__ADS_1


__ADS_2