KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.96. Baby Aura


__ADS_3

Akan tetapi jawaban yang Arka berikan masuk akal juga, toh gak mungkin kan mereka bilang kalau mereka sudah menikah dan tinggal satu rumah bahkan dalam satu kamar tidur dengan ranjang yang sama pula. Bisa-bisa kalau ada pihak luar yang tahu akan hal ini dan tak menyukai keluarga Wijaya. Akan dengan senangnya memanfaatkan hal ini dan bisa dipermasalahkan sehingga Arka dan Aulia bisa terancam dikeluarkan dari sekolah.


"Oh gitu kak, he he kirain apa," jawab Mita cengengesan karena sudah berfikir yang tidak-tidak.


"Kirain apaan? Dasar omes" Bukan Arka yang menjawab, melainkan Dewa.


"Omes apaan kak?" Tanya Sari dengan polosnya.


"Otak mesuuum," jawab semuanya bersamaan.


"He he, ya maaf otakku kan masih suci," jawab Sari kepedean.


"Iyain aja deh biar cepet," sahut Mita.


"Eh lihat lombanya yuk, itung-itung buat ikut meramaikan acara," ajak Arka yang diangguki semua. Kemudian mereka pun segera beranjak dan berjaoan menuju lapangan di mana tempat diadakannya lomba untuk mengisi classmeeting.


\=\=\=\=\=


Sore ini Aulia dan Arka sudah berada di rumah Ayah Bunda. Karena hari ini Mama Rita ikut Papa Tara berangkat keluar kota kota karena ada pekerjaan di luar kota selama satu minggu. Makanya dengan mudahnya Mama Rita memberi izin Aulia dan Arka untuk menginap di rumah Ayah Bunda. Ternyata karena sang Mama juga sudah ada acara sendiri. Jadi Arka tak perlu drama saat menyampaikan niatnya untuk menginap di rumah Ayah Bunda.


Sepulang dari penerimaan rapot tadi pagi, Aulia, Arka serta Bunda Risa langsung mengantar Mama Rita ke bandara. Sedangkan Papa Tara langsung berangkat dari kantor diantar oleh supir. Sepulang dari bandara Aulia, Arka serta Bunda segera pupang ke rumah. Jadi di sinilah mereka sekarang. Di ruang keluarga sedang bermain bersama baby Aura.


Aulia dan Arka begitu terhibur dengan tingkah menggemaskan Baby Aura. Saat ini Baby Aura sudah bisa merangkak. Bahkan kalau sampai lepas dari pengawasan orang dewasa bisa berbahaya. Karena pernah kejadian hanya di tinggal sang mama ke dapur buat ambil minum saja baby Aura sudah merangkak sampai ruang tamu. Untung saja pintu depan selalu tertitup, coba kalau pintu keluar terbuka, bisa-bisa baby Aura sudah kabur entah kemana.


Tawa bocah kecil itu memenuhi ruang keluarga di rumah Ayah Bunda. Tak henti-hentinya baby Aura memamerkan tawa gemasnya saat di goda oleh Om dan Tantenya. Mendengar tawa yang begitu menggemaskan baby Aura saat di goda membuat Arka ingin selalu menggodanya.

__ADS_1


"Aura... sini Sayang om kasih mainan," ucap Arka sembari menunjukkan boneka minnie kecil.


"Ta ta ta ta ta," celoteh baby Aura seolah mengerti akan ucapan omnya kemudian dengan semangat merangkak ke arah Arka.


"Yang, tangkap Yang," ucap Arka melempar bonela minnie yang tadi di iming-iming mau dikasih ke baby Aura.


"Udah kak kasian Aura dari tadi bolak balik muluk cuma demi boneka kecil begini," ucap Aulia namun tetap menangkap boneka yang dilempar oleh Arka. Ya dari tadi baby Aura selalu di goda Arka. Arka mengatakan kalau mau memberi boneka itu pada keponakannya iti tapi saat baby baby Aura mendekat justru Arka mepemparnya ke Aulia lalu memberi tahu baby Aura sehingga baby Aura berbalik merangkak ke arah Aulia.


"Sekali lagi deh Yang, ya ya, plisss," rayu Arka pada sang kekasih hati sehingga mau tak mau Aulia mengangguk. Sedangkan bunda dan kak Arin hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah keduanya yang mengerjai baby Aura.


Akhirnya sesuai keinginan Arka. Dengan semangat baby Aura menghampiri boneka yang sudah berpindah di tangan sang tante.


"Lempar sini Yang, beneran ini yang terakhir deh,"ucap Arka saat baby Aura hampir sampai di dekat Arka.


"Aura Sayaaaang, eh sini lo, bonekanya ada sama om," ucap Arka menunjukkan boneka pada Aura setelah menangkap dari lemparan Aulia.


Dengan cepat bayi gembul itu merangkak menuju ke arah Arka. Begitu sampai dengan segera tangan mungilnya itu hendak merebut boneka di tangan Arka. Namun bukannya mendapat boneka itu justru malah ditangkap oleh Arka lalu diciumi pipi gembulnya.


"Ta ta ta ha ha ta ta ha ha," celoteh baby tertawa kegelian karena terus diciumi oleh Arka.


"Aaah, puk puk," teriak baby Aura sembari menepuk pipi Arka yang sudah jengkel karena dari tadi selalu dipermainkan oleh omnya. Dengan iming-iming akan memberikan boneka minnie tapi setelah merangkak bukannya diberikan tapi malah dilempar ke arah sang tante, Aulia. Bahkan di saat terakhir hampir bisa merebut justru malah dirinya yang ditangkap oleh omnya.


"Ini Sayang bonekanya buat Aura cantik," ucap Arka yang akhirnya memberikan boneka itu pada baby Aura. Dengan cepat tangan mungil itu merebutnya seolah takut kalau cuma dibohongi lagi.


"Aaah, ta ta ta ta, puk puk puk," ocehnya setelah mendapatkan apa yang diinginkannya dari tadi lalu memukulkan boneka itu ke wajah Arka seolah membalas semua rasa kekesalannya.

__ADS_1


"Ha ha kenapa om di pukul? Hem?" Tanya Arka lalu mencium pipi gembul baby Aura.


"Aaah ta ta," dengan tangan mungilnya berusaha mennjauhkan wajah Arka.


"Eh anak papa kenapa tuh kok kayak marah gitu?" Tanya Adrian yang baru saja ikut bergabung di ruang keluarga.


"Di goda teris sama Om dan Tantenya Pa, makanya ngambek tuh, ha ha" jawab Arin yang seolah mengadu.


"Awas aja kalau sampai ngambek susah lo ngerayunya," ucap Adrian.


"Masa sih kak?" Tanya Arka heran.


"Dibilangin ga percaya," cibir Adrian.


"Bukan gak percaya kak, tapi masa iya sih bayi udah bisa merajuk," jawab Arka yang tak habis pikir kalau memang apa yang diucapkan sang kakak ipar memang benar. Sembari menurunkan baby Aura dari pangkuannya karena sudah merasa takut kalau sampai tuh bayi beneran merajuk.


"Adalah, buktiin aja kalau gak percaya, kamu goda lagi tu Aura sampai jengkelnya memuncak pasti bukan cuma dipukul tuh muka kamu kayak tadi, tapi dah gak mau liat sampai nanti luluh sendiri," ucap Adrian panjang lebar yang membuat Arka bergidik.


"Enggak ah, kak," jawab Arka memilih percaya dan gak mau coba-coba. Gak enak banget dicuekin seorang bayi. Bukannya sakit hati tapi malunya itu. Mau di taroh dimana ni muka kalau sampai ada orang lain yang melihat seorang Arka dicuekin bayi yang baru bisa merangkak.


○●●●○


Bersambung.....


Terima kasih sudah membaca. Jangan lupa like, komen ataupun Vote yaa readersku Sayang. Salam sehat selalu🙏

__ADS_1


⚘⚘⚘⚘⚘


IG : @rahmahpratiwi85


__ADS_2