
Setelah selesai menjalankan kewajibannya untuk sholat Isya. Keduanya pun menuju ke ruang keluarga untuk menunggu sang mama yang mungkin juga masih di rumah sakit, karena pak Tono pun belum lama menginggalkan rumah untuk menjemput sang mama.
Tak lama setelah sepasang pengantin baru itu duduk di ruang keluarga. Bi Yah datang dengan membawakan dua cangkir teh dan camilan untuk majikannya. Setelah mempersilahkan keduanya bi Yah pun kembali ke dapur.
"Yang, kok mama lama banget ya?" Tanya Arka meskipun dia tahu istrinya juga tak bisa menjawabnya.
"Ya gak tahu lah kak, mungkin pak Tono baru sampai rumah sakit atau mama baru makan malam sama papa" Aulia mencoba menebak-nebak.
"He he iya juga ya" jawab Arka cengengesan lalu mengambil remot tv dan menyalakannya.
"Ga ada acara yang bagus sih" memencet-mencet tombol remot. Akhirnya mematikannya karena merasa ga ada acara yang pas buat dinikmati.
"Kenapa dimatiin?" Tingkahnya membuat sang istri heran.
"He he malas ah, acaranya ga ada yang bagus" jawab Arka.
"Gimana mau tahu acaranya bagus engga orang dari tadi aja diganti-ganti mulu chanelnya" protes Aulia.
"Yaudah Auli aja yang nyalain, nih" menyerahkan remot kepada sang istri.
"Gak ah, lagi malas nonton tv" jawab Aulia.
"Telpon mama aja dong Yang, tanyain dah otw belum" pinta Arka pada Aulia.
"HP Auli di kamar kak" Aulia beralasan.
"Nih pakai HP kakak aja" mengambil ponselnya dari saku celana lalu menyerahkan pada istrinya.
"Emang kenapa sih kak harus telpon segala?" Merasa heran akhirnya Aulia pun bertanya.
"Kakak udah ga sabar pengen mama pulang" jawab Arka sekenanya.
"Entar juga pulang kak, ga usah diganggu ah, tar mama malah khawatir sama kita lo, dikiranya kenapa-kenapa"
"Ya tapi kalau mama pulangnya malam terus kita keburu ngantuk gimana?" Pertanyaan Arka yang membuat Aulia heran. Biasanya juga kalau mama pergi terus mau tidur ga pernah nungguin sang mama pulang.
"Kalau ngantuk ya tidur lah kak, ga usah nungguin mama juga, pasti mama ngerti kok" jawab Aulia berusaha membeti pengertian.
__ADS_1
"Kamu lupa ya? Kita kan belum tanya boleh sekamar apa belum Yang?" Jawab Arka yang membuat pipi Aulia memerah.
"Oh " karena gugup hanya itu yang bisa diucapkan Aulia untuk merespon ucapan sang suami.
"Kok oh sih Yang" protes Arka kurang puas dengan jawaban istrinya. Namun hanya dijawab dengan senyuman oleh sang istri. Ga tahu aja Aulia kalau Arka juga lagi deg-degan karena kepikiran kalau harus sekamar dengan sang istri. Apalagi statusnya masih pelajar.
"Ya kali udah nikah masih pisah kamar, sama aja bohong" lirih Arka menggerutu tapi masih bisa di dengar oleh Aulia.
"Maksudnya?" Tanya Aulia yang belum paham maksud ucapan sang suami.
"Hehe engga kok Yang" cengengesan malu karena ternyata Aulia mendengar ucapannya.
"Ayolah Yang, telpon mama ya ya ya" rayu Arka dengan menaik turunkan kedua alisnya berulang-ulang.
"Engga ah, kakak aja yang telpon, Auli malu" ucap Aulia dengan suara manja tapi nampak sekali dari raut wajahnya terlihat malu-malu.
"Sebenarnya kakak juga malu sih Yang, tapi kalau kita ga tanya kakak dilema, kalau memutuskan sendiri nanti serba salah"
"Maksudnya?" Aulia mengerutkan keningnya tak mengerti maksud ucapan suaminya.
"Ehm...gini, kalau kita ga tanya sama mama, trus kita memutuskan buat pisah kamar, nanti dikira kita kenapa-kenapa, udah nikah kok pisah kamar. Tapi kalau kita memutuskan untuk satu kamar ternyata sama mama belum boleh karena kita masih sekolah. Jadi daripada dilema gini lebih baik kita tanya aja gimana baiknya, Auli setuju kan?" Arka mencoba menjelaskan tujuannya lalu meminta pendapat sang istri.
"Yaudah kita tunggu aja" putus Arka.
"Ehm kak, tapi nanti kakak yang tanya ya" pinta Aulia ragu.
"Iya Sayaang, kamu terima beres aja" ucap Arka sambil mengacak-acak rambut istrinya.
"Iih berantakan kaaak" meskipun dengan suara yang manja tapi tangannya tetap saja mengusir tangan Arka yang sedang mengacak-acak rambutnya.
"Sini-sini kakak rapiin" rayu Arka sambil menyisir rambut Aulia dengan jari-jarinya. Tak mempedulikan tangan Aulia yang sempat melakukan gerakan protes.
"Eh lagi pada main salon-salonan ya?" Pertanyaan sang mama yang baru datang mengejutkan keduanya. Serentak keduanya pun menoleh.
"Salam dulu ma, kebiasaan deh" protes Arka.
Tak mau mendepat putranya yang selalu proted jika lupa tak mengucap salam setiap masuk rumah. Akhirnya mama Rita pun mengucap salam.
__ADS_1
"Iya iya maaf mama lupa. Assalamualaikum" sambil tersenyum kemudian duduk di samping sang menantu.
"Waalaikumsalam" jawab sepasang suami istri itu tak lupa menyalami dan mencium punggu tangan sang mama.
"Kalian kok gak istirahat aja sih di kamar, malah main salon-salonan di sini" ucap mama Rita membuat keduanya salah tingkah.
"Mentang-mentang papa gak ada terus mau pamer sama mama gitu? Mau pamer kalau udah sah?" Lanjut mama Rita saat melihat raut wajah keduanya merah karena malu.
"Gak gitu ma, kami lagi nungguin mama kok, ya kan Yang" jawab Arka juga meminta dukungan sang istri.
"Iya ma, ehm kenapa mama lama banget pulangnya?" Setelah mengiyakan sang suami. Aulia kembali bertanya kepada sang mama.
"Oh tadi mama mampir ke apotik dulu, beli sesuatu buat Arka" ucap mama sambil menatap putra semata wayangnya dengan tatapan aneh.
"Beli apa ma? Perasaan Ar gak nitip apa-apa deh" jawab Arka penasaran dengan sang mama.
"Ada deh, nanti juga tahu" jawab mama Rita sambil menaik rurunkan alis menggoda sang putra.
"Apaan sih ma? Mama aneh deh" protes Arka.
"Ga sabaran banget sih anak mama" lagi-lagi mama Rita menggoda.
"Oh iya barang-barang Auli udah di pindahin ke kamar kak Arka belum Sayang?" Tanya mama Rita pada sang menantu.
"Be.. belum ma" jawab Aulia gugup.
"Ga usah gugup gitu Sayang, kalian kan udah nikah, jadi mulai sekarang kalian tidur sekamar ya" ucap mama Rita membuat keduanya saling pandang. Namun jangan ditanya di dada keduanya berdegup kencang seperti habis lari maraton.
"Iya ma, kami ngerti kok, ehm... sebenarnya kami tadi nungguin mama, ehm... renacanya kami mau tanya soal itu ke mama, tapi.... ternyata mama udah kasih tahu duluan" ucap Arka terbata-bata.
"Iya Sayang, mama tahu kok yang Ar pikirkan,.....
○●●●○
Bersambung....
Kira-kira mama Rita mau ngomong apa lagi ya?
__ADS_1
Tunggu kelanjutannya besuk lagi ya Readersku sayang😍