
"Ya udah kita tinggal keluar aja, biar Aulia bisa istirahat, nanti kalau udah bangun pasti merasa enakan," ajak Bunda Risa yang diangguki oleh Arin.
"Tuh Aurel juga matanya udah berat banget tuh," lanjut Bunda Risa yang tersenyum melihat tingkah sang cucu yang begitu semangat memijit sang tante bahkan matanya sudah ngantuk pun masih ditahannya sudah seperti orang dewasa saja. Sungguh menggemaskan.
"Bentar Bun Arin videoin bentar ya, pasti nanti mas Adrian sama Ayah gemes lihatnya," ucap Arin mengambil ponselnya dari saku celana kemudian merekam tingkah sang putri. Bunda Risa pun hanya mengangguk menyetujuinya.
"Sini biar bunda lanjutin kamu ajak putrimu bobo siang gimana nanti reaksinya," ucap Bunda mengambil alih ponsel di tangan Arin melanjutkan merekam saat Arin mengajak Aurel untuk keluar dari kamar Aulia.
"Aurel sayang, tantenya udah bobo Aurel juga bobo yuk," ajak Arin siap mengangkat sang putri. Dan mendengar kata bobo seolah menghipnotis bayi gembul itu dan tiba-tiba tertidur dalam duduknya, untung saja sebelum bayi menggemaskan itu terjatuh sang mama sudah siap untuk menangkap ke dalam pelukannya lalu menggendongnya.
"Ya ampun cucu Uti, udah gak tahan ngantuknya langsung mau ambruk aja, mana pules banget lagi, kecapekan mijitin tante ya nak , he he," ucap Bunda Risa terkekeh kecil melihat tingkah lucu sang cucu.
"Iya Bun, kayaknya bakal lama ini boboknya, ya udah Arin langsung ke kamar ya, bun," pamit Arin kemudian.
"Iya nak, bunda juga mau ke dapur, Bunda haus mau minum," jawab Bunda Risa lalu keduanya pun segera keluar dari kamar Aulia.
"Buuun, Bunda," panggil Arin setelah menidurkan baby Aura, mama muda itu menghampiri sang Bunda yang katanya tadi mau ke dapur.
"Bunda di sini nak, ada apa?" Jawab Bunda dari luar pintu dapur balik bertanya. Ya setelah minum tadi bunda Risa bermaksud hendak duduk santai di taman belakang sembari menemani bibik yang sedang menjemur cuciannya.
"Ini Bun, baru aja mas Adrian kasih kabar kalau mas Adri sama Arka mau makan siang di rumah, kita mau masak apa nih Bun mumpung Aura baru bobo, jadi Arin bisa bantuin Bunda?" Jawab Arin.
"Tumben makan siang di rumah," gumam Bunda Risa yang masih terdengar oleh Arin.
"Iya Bun, kata mas Adru tadi Arka telpon Auli tapi gak di jawab, trus akhirnya minta tolong mas Adri buat kasih tahu kita kalau mau makan siang di rumah, katanya sih Arka khawatir banget sama Auli Bun," jawab Arin panjang lebar, padahal Bunda Risa tak bermaksud bertanya tadi.
__ADS_1
"Trus kamu bilang ke mas mu gak kalau Auli lagi tidur?" Tanya Bunda.
"Udah Bun, tadi Arin udah kasih tahu mas Adri, kayaknya sih mereka lagi bersama, soalnya tadi mas Adri langsung bipang ke Arka gini 'Slow Ar, istrimu lagi bobo' gitu Bun, he he," jawab Arin terkekeh mengingat saat Bunda pernah mengatakan padanya kalau Arin tuh mirip sama Auli kalau lagi ngomong kayak kereta panjang banget, tapi Bunda suka itu.
"Oh gitu? Ya udah ayo mau masak apa biar Bunda bantuin," jawab Bunda menggoda sang menantu yang sebenarnya tak bisa memasak macam-macam karena selama hidup dengan neneknya dulu mereka hanya masak sederhana paling oseng atau tumis sayur, dulu bisa masak oseng sayur sama tempe atau tahu goreng aja dah bersyukur banget.
"Iih Bunda jangan ngeledekin Arin gitu dong, kan Arin gak bisa masak, kok malah Bunda yang bantuin sih, harusnya kan Arin yang bantuin Bunda masak," rengek Arin terhadap sang Bunda yang membuat sang Bunda terkekeh mendengar rengekannya. Betapa beruntungnya gadis itu bisa diterima di keluarga sang suami apalagi saat ini dirinya hidup sebatang kara sudah tak punya keluarga lagi.
"Habis Bunda liat kamu antusias banget mau masakin buat makan siang mas mu, jadi Bunda kira kamu udah ada rencana mau masak apa, he he," ucap Bunda Risa terkekeh gemas melihat tingkah sang menantu.
"Udah dong Bun, jangan ngeledekin terus," rengek Arin.
"Ha ha kenapa kamu menggemaskan gitu sih nak, pantesan Adrian jatuh cinta sama kamu," ucap Bunda yang membuat sang menantu merona pipinya karena malu.
"Ok Bun, sama bikin sambel kan?" Tanya Arin.
"Pasti dong, mana puas suamimu itu makan tanpa sambel,"
"Siap Bun, Arin bantuin apa nih Bun?" Tanya Arin yang masih bingung saat mau mulai masak dari mana.
"Nih kamu kupasin bawang-bawang ini, lalu nanti semua bumbu-bumbunya di cuci dulu sebelum di halusin, nanti bawang putihnya yang 2 buat bikin goreng tempe ya," ucap Bunda memberikan sesuai kebutuhan untuk masaknya kli ini agar Arin juga bisa mengingat kira-kira butuh berapa dan apa aja untuk bumbunya
"Siap Bun, trus yang buat bawang gorengnya mana Bun?" Tanya Arin lagi.
"Nih yang buat bawang goreng nanti yang ini, kamu kerjain yang itu dulu biar gak bingung," ucap Bunda sembari meletakkan beberapa bawang merah yang akan dibuat bawang goreng sebagai taburan tpoing kuah soto.
__ADS_1
"Ok Bun," jawab Arin kemudian mengerjakan apa yang diminta oleh sang ibu mertua yang sudah memperlakukannya seperti anak sendiri.
Kemudian keduanya sibuk bercibaku di dapur untuk membuat makan siang sesuai rencana tadi hingga selesai. Dan ternyata sesuai prediksi mereka bahwa makan siang telah siap sebelum Adrian dan Arka sampai di rumah. Kemudian kedua wanita beda generasi itu menyiapkan semua di meja makan kecuali sotonya yang masih di atas kompor agar bisa dihangatkan saat yang ditunggu tiba nanti.
"Bun, Arin ke kamar dulu ya, mau lihat Aura sama mau mandi lagi," pamit Arin setelah semua urusan makan siang telah selesai.
"Iya nak, Bunda juga mau lihat Aulia dulu kalau-kalau udah bangun dan butuh sesuatu," ucap Bunda kemudian keduanya berlalu meninggalkan dapur menuju ke arah tujuan masing-masing yang sama-sama berada di lantai 2.
"Sudah bangun Sayang?" Ucap Bunda begitu sampai di samping dang putri yang memang sudah membuka terbangun dari tidurnya meskipun masih rebahan di atas tempat tidurnya.
"Udah Bun," jawab Aulia sembari tersenyum.
"Gimana, masih sakit ga?" Tanya Bunda lagi.
"Udah enakan Bun, kalau perutnya tinggal kadang-kadang aja sakitnya, tapi masih lemas," jawab Aulia.
"Masih pegel gak pinggulnya?" Tanya Bunda sembari mengelus-elus sekitar pinggul bagian belakang Aulia yang memang posisinya miring menghadap ke arah Bubda Risa duduk.
○●●●○
Bersambung.....
⚘⚘⚘⚘⚘
IG : @rahmahpratiwi85
__ADS_1