
Selamat Membaca๐
โโโโโ
"Iya Sayang, mama tahu kok yang Ar pikirkan, karena kalian masih sekolah kan?" Tanpa menjawab keduanya memperhatikan ucapan mama Rita yang sepertinya mau menjelaskan sesuatu yang penting kepada sepasang pengantin baru itu.
"Makanya mama tadi pergi ke apotik buat beli ini, buat jaga-jaga kalau..., ga perlu mama jelaskan Ar pasti udah tahu kan sayang" lanjut mama sambil menyerahkan bungkusan plastik bertuliskan nama apotik itu.
Arka menerima kantong plastik itu. Tanpa disuruh Arka pun melihat tanpa mengeluarkan isi dalam plastik itu. Setelah mengetahui yang telah dibelikan sang mama untuknya. Arka pun tersenyum malu. Raut wajahnya seketika memerah dan salah tingkah. Kemudian menatap sang mama yang masih setia menatapnya dengan senyuman yang penuh arti.
"Mama tahu Ar butuh itu" ucap mama Rita saat putra semata wayangnya menatap dengan salah tingkah. Entah malu, entah senang, mungkin juga keduanya.
"Makasih ya ma" ucap Arka kemudian memdekati lalu memeluk sang mama.
"Tapi maafin Ar ya ma, karena Ar gak mau memaksa kalau Auli belum siap ma" bisik Arka di telinga sang mama saat madih memeluknya. Karena tak ingin istri kecilnya itu mendengar ucapannya.
"Iya Sayang, mama ngerti kok, itu cuma buat jaga-jaga aja kalau sewaktu-waktu butuh" ucap mama juga berbisik di telinga sang putra.
"Mama beliin apa sih kak?" Karena penasaran melihat reaksi Arka setelah membuka bungkusan dari sang mama. Aulia membaranikan diri untuk bertanya.
"Ehm ini Yang.....ehm.... anu" ucap Arka gugup.
"Ini kebutuhan buat laki-laki yang udah nikah Sayang, suatu saat Auli juga akan ngerti kok, mungkin kalau sekarang kak Arkanya masih malu kalau mau cerita, kan kalian baru aja nikah" jawab mama mencoba menjelaskan agar sang menantu tak penasaran lagi.
"Oh gitu ya ma, yaudah maafin Auli ya kak, Auli gak tahu kalau kakak malu" polos Auli berucap yang membuat sang suami dan mertua terkekeh dibuatnya.
"Kok mama sama kakak malah tertawa sih, emang ada yang lucu ya?" Lagi-lgi ucapan polos keluar dari mulut gadis remaja yang telah menikah itu.
"Iih.... Polos banget sih istriku" ucap Arka gemas sambil mencubit manja hidung sang istri.
__ADS_1
"Iya kamu polos banget sih Sayang, sini mama peluk" ucap mama Rita merentangkan kedua tangannya siap memeluk sang mantu. Untuk menyudahi rasa penasaran sang mantu yang lagi dalam mode polosnya. Karena bisa-bisa semua hal akan jadi bahan partanyaan nanti.
"Auli sayang mama" menerima pelukan sang mertua dengan manjanya.
"Kakak juga mau dong" tak mau kalah akhirnya Arka ikutan memeluk kedua wanita yang sangat dicintainya itu.
"I love you kedua wanita dalam hidupku, eemuach" ucap Arka mencium puncak kepala mama Rita dan Aulia bergantian.
"We love you to" ucap keduanya kompak. Setelahnya ketiga orang yang sedang berbahagia itu melepas pelukan mereka lalu tertawa bersama.
"Oh iya mama sampai lupa, kalian udah makan malam belum?" Tanya mama Rita setelah mengingat putra semata wayang dan sang mantu tadi sengaja menunggunya pulang dari rumah sakit.
"Udah ma, tadi pas di rumah sakit kan mama udah bilang pulangnya setelah makan malam sama papa, yaudah kita makan berdua aja, ya kan Yang?" Jawab Arka yang juga meminta dukungan sang istri untuk meyakinkan jawabannya pada sang mama.
"Iya ma, kami tadi udah makan kok" jawab Aulia.
"Emang bibi masak apa?" Tanya mama.
"Bibi masak ayam kecap, terus Auli masak cah kangkung ma" bukan Aulia yang menjawab tetapi justru Agka yang menjawab dengan bangga saat menyebut nama istrinya yang memasak sayur. Seolah dia ingin menunjukkan kalau istrinya itu juga jago masak seperti sang mama.
"Mantap tuh, udah lama mama ga makan masakan Auli, besuk-besuk kita masak bareng ya Sayang" ajak mama Rita kepada mantunya.
"Siap ma, beres" jawab Aulia dengan tangan di samping keningnya mengbil sikap hormat. Yang justru yingkah konyolnya itu membuat suami juga mertuanya terkekeh gemas. Dan Aulia pun ikut tertawa juga seolah tertawa kedua orang dihadapannya itu menular.
"Udah malam, kalian istirahat ya, mama juga udah ngantuk" ucap mama setelah ketiganya berhenti tertawa.
"Iya ma, besuk kami juga harus sekolah, masih ada classmeeting juga remidi, semoga aja kami ga perlu remidi ya ma" ucap Arka mengingat besuk masih harus sekolah sebelum akhirnya libur kanaikan kelas.
"Aamiin, iya Sayang, mama do'ain nilai kalian bagus semua jadi ga perlu remidi" mama Rita mengaminkan harapan dang putra dengan tulus.
__ADS_1
"Udah yuk tidur, biar besuk ga bangun kesiangan, biasanya kan kalau 0engantin baru suka bangun kesiangan"goda mama Rita kemudian berdiri menyudahi obrolan malam ini.
Nampak raut muka bingung di wajah Aulia mendengar ucapan sang mama mertua. Arka yang menyadari hal itu kemudian berkata.
"Udah ga usah dipikirin omongan mama" ucap Arka yang oasti sudah tak di dengar oleh sang mama karena mama Rita sudah hilang di balik pintu kamarnya.
"Ayo kita juga harus istirahat, dah malam" lanjut Arka menggandeng tangan sang istri yang masih bengong.
Keduanya pun berjalan beriringan menuju kamar. Sesampainya di lantai atas Arka berniat mengambil koper Aulia yang tadi di masukkan ke kamar Aulia.
"Yang kamu mau masuk dulu apa ikut kakak ambil barang-barang di kamar sebelah?" Tanya Arka pada sang istri.
"Auli ikut aja kak, biar bisa bantu bawain" jawab Aulia.
"Yaudah yuk" jawab Arka mendahului langkah Aulia tapi tetap dengan tangan yang bergandengan.
"Selain koper ada apalagi yang mau di bawa Yang?" Tanya Arka yang bingung setelah masuk ke kamar istrinya.
"Kakak bawa kopernya aja, biar Auli bawa yang ini" ucap Aulia sambil menunjuk buku sekolahnya yang sudah disiapkan dalam sebuah kardus.
"Cuma ini?" Tanya Arka.
"Masih ada baju-baju yang lain kak, tapi masih di dalam lemari, kan bisa diambil besuk-besuk lagi, kita bawa yang penting aja dulu" ucap Aulia yang memang sudah merasa capek kalau harus beberes lagi.
โโโโโ
Pertama nulis aku ga nyangka bakalan dapat 50 episode. Dan suprise banget ternyata cerita kali ini dah masuk episode 50. Makasih buat semua yang udah luangin waktu buat baca ceritaku. Makasih juga buat support dari para readers juga sesama Author. Support kalian baik berupa like๐, vote ataupun komen sangat mempengaruhi ceritaku. Berkat kalian semua buat aku makin semangat๐ช. Makasih. I Love You All ๐๐
Bersambung.....
__ADS_1