
Sepulang sekolah sesuai rencana tadi pagi. Aulia bersama dengan teman-teman satu kelas dan juga teman anggota PMR seangkatannya akan makan siang di cafe AA sesuai undangan dari Arka yang setahu mereka adalah pacar Aulia. Bahkan ada juga beberapa yang tahunya kalau Arka dan Aulia sudah bertunangan. Belum ada satupun dari mereka yang tahu kalau kedua sejoli itu sudah menikah termasuk para sahabatnya sekalipun.
Dan sesuai janji Arka juga tadi bahwa dia akan menjemput sang pujaan hati dan berangkat bersama menuju cafe. Tak lupa juga ada dua orang temannya yang ikut nebeng karena memang mereka biasanya berangkat sekolah dengan kendaraaan umum atau kadang juga ojol.
Selama di cafe mereka bukan hanya makan bersama, tapi mereka juga benar-benar memanfaatkan waktu kebersamaan mereka, sebelum mereka berpisah demi melanjutkan pendidikan masing-masing untuk meraih cita-cita dan mewujudkan masa depan yang lebih baik lagi.
Banyak hal yang dilakukan seperti bercerita, bernyanyi bersama, dan juga melakukan permainan bersama juga mengabadikan momen kebersamaan mereka dengan berfoto bersama. Sampai-sampai tak mengenal waktu hingga terdengar suara adzan ashar dari masjid yang letaknya tak jauh dari cafe baru menyadarkan mereka.
Setelah berpamitan dan berterima kasih dengan Aulia dan Arka yang telah merencanakan acara dadakan ini semua teman-teman Aulia pun pamit undur diri. Mengingat waktu sudah sore hari. Begitu juga dengan Aulia dan Arka yang juga ikut pulang bersamaan dengan teman-teman mereka dan meninggalkan kekacauan di cafe agar dibereskan oleh karyawannya sebelum mereka diijinkan pulang awal setelah membereskan semuanya.
"Ririn, Sisi, kalian bareng lagi aja pulangnya," ucap Aulia kepada kedua temannya yang tadi nebeng di mobilnya Arka. Tentunya setelah dapat ijin dari Arka gadis itu baru memberi tahu kepada kedua temannya itu.
"Gak usah Ul, nanti malah merepotkan, kita naik ojol aja," jawab Sisi.
"Iya Ul, kita udah makasih banget diundang di acara ini,"sahut Ririn membenarna ucapan Sisi.
"Ini udah sore lo, apalagi hampir jam pulang kerja, pasti susah buat cari ojol," bukan Aulia yang menjawab melainkan justru Arka yang menjawab.
"Eh tapi kak kita nanti malah merepotkan," jawab Ririn.
"Iya kak," Sisi pun mengiyakan.
"Enggak merepotkan kok, lagian kan searah, ya kan Sayang?" Ucap Arka mencari dukungan sang istri.
"Iya kak, udah santai aja kali kaya sama siapa aja sih," ucap Aulia meyakinkan.
"Kak Arka, Ul, kita pulang duluan ya," ucap Ninda menyela pembicaraan antara sahabat dan teman sekelasnya itu sembari cipika cipiki dengan Aulia yang diikuti Mita juga Sari dan tentu saja tak lupa tiga ajudan juga ikut serta berpamitan tapi tanpa cipika cipiki. Enak aja emang mau dipukul oleh Arka.
"Ok girl hati-hati ya, hai kalian tiga ajudan tolong jagain sahabatku ya," ucap Aulia kepada para sahabatnya.
"Siap bos," jawab Rafi semangat.
"Eh kalian belum balik?" Tanya Mita kepada Sisi dan Ririn.
"Belum," jawab Ririn dan Sisi kompak.
"Tau tuh mau diajakin bareng katanya gak enak, takut ngrepotin katanya," ucap Aulia membuat Sisi dan Ririn tersenyum canggung.
__ADS_1
"Udah santai aja kali, kalian nebeng aja di mobil kak Arka di jamin aman selamat sampai tujuan," ucap Ninda meyakinkan keduanya.
"Ehm ya udah deh asal gak merepotkan aja," jawab Ririn pada akhirnya.
"Nah gitu dong, baru namanya teman, ayo kita jalan" ucap Arka langsung menuju ke arah mobilnya dan membukakan pintu untuj sang istri tercinta.
"Kak kita pulang dulu ya," ucap Rafi mewakili yang lain.
"Sip, hati-hati kalian," ucap Arka mengacungkan jempolnya.
"Setelah Aulia masuk dan duduk di kursinya diikutu kedua temannya. Arkapun segera berjalan ke pintu kemudi dan duduk di sana lalu segera melajukan mobilnya turut berebut jalan dengan pengendara lainnya.
Setelah menurunkan kedua teman sang istri yang berbeda rumah itu akhirnya keduanya juga telah sampai di rumah dengan hati yang senang. Apalagi Aulia, baru kali ini gadis itu menikmati kebersamaan dengan teman-teman sekelasnya yang ternyata membuat kebahagiaan tersendiri dalam hatinya.
"Sayang, Mas perhatiin dari tadi kayaknya happy banget deh, kenapa sih?" Tanya Arka yang penasaran kepada sang istri.
"Masa sih Mas, emang kelihatan banget ya kalau lagi happy?" Tanya Aulia malu-malu.
"Iya lah Sayang, orang dari tadi kamu tuh senyum-senyum sendiri terus,"jawab Arka.
"Loh kok makasih, emang seneng kenapa sih?" Tanya Arka penasaran.
"Ya karena Mas udah bikin acara tadi, Aulia baru kali ini ikut acara kumpul-kumpul kayak tadi, biasanya kalau kumpul juga cuma kalau ada camping atau pesantren kilat aja, belum pernah yang kayak tadi, ini bener-bener masa masa indah di sekolah," jawab Aulia jujur.
"Oh itu, Alhamdulillah Mas seneng kalau kamu juga seneng," ucap Arka sembari menatap mesra sang istri. Sehingga mebuat sang pujaan hati salah tingkah. Apalagi saat ini wajah keduanya sudah semakin dekat hingga dapat saling merasakan deru nafas masing-masing.
"Eh, Mas ayo masuk, kita belum sholat ashar lo," Ucap Aulia tiba-tiba setelah berfikir keras untuk menghindari sesuatu yang akan terjadi yang selalu membuatnya melayang dengan perlakuan sang suami.
"Oh , iya ayok," ucap Arka yang sebenarnya kecewa. Namun segera dibuatlah senormal mungkin agar sang istri tak melihat rasa kecewanya.
"Siapa dulu yang mandi Yang?" Tanya Arka begitu keduanya telah sampai di kamar.
"Aulia duluan ya Mas?" Tanya Aulia.
"Ok, jangan lama-lama ya Sayang, bentar lagi waktu ashar hampir habis.
"Iya," kemudian gadis itu segera masuk ke kamar mandi. Tak butuh waktu lama dia pun keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
"Udah Mas," ucap Aulia begitu keluar dari kamar mandi.
"Ok," singkat Arka menjawab sembari berjalan ke kamar mandi.
Aulia segera menyiapkan pakaian buat sang suami serta perlengkapan sholat mereka. Tak lama Arka juga selesai mandi.
"Udah ambil wudlu Yang?" Tanya Arka yang melihat sang istri sudah siap denga mukenanya.
"Udah tadi setelah mandi biar sekalian Mas," jawab Aulia.
"Baiklah," jawab Arka.
Kemudian keduanya pun menjalankan kewajiban sebagai muslim secara berjamaah.
Saat ini sepasang pasutri muda itu sedang berada di ruang keluarga, setelah makan malam tadi mereka memutuskan untuk bersantai sejenak dan menikmati kebersamaan. Tentunya bersama dengan Mama dan Papa tersayang.
"Kamu udah selesai ujian kan Sayang?" Tanya Papa Tara tentunya ditujukan untuk sang menantu kesayangan, Aulia.
"Alhamdulillah Udah pa,"jawab Aulia tersenyum.
"Terus kapan mulai liburnya?" Giliran Mama Rita yang bertanya.
"Kayaknya sih minggu depan ma," jawab Aulia.
"Kuliah kamu lagi sibuk-sibuknya gak Nak?" Lanjut Mama bertanya kepada Arka.
"Masih Ma, namanya juga masih tahun pertama ma," jawab Arka.
"Emang kenapa sih Ma?" Lanjutnya bertanya balik.
○●●●○
Bersambung.....
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
@rahmahpratiwi85
__ADS_1