
Arka dan Aulia kini sudah sampai di taman yang ada di komplek perumahan tempat tinggal mereka. Karena hari ini hari minggu, sekarang di taman sangat ramai pengunjung.
Ada yang berolah raga yaitu ada yang lari-lari, badminton, juga ada anak-anak yang bermain sepatu roda. Selain ada yang berolah raga, ada yang sekadar mengajak jalan-jalan anaknya atau momong, ada juga yang sekedar duduk-duduk menikmati sore hari dengan keluarga, teman, atau bahkan pacar.
Setibanya di taman kedua pasangan muda yang halal itupun langsung berlari-lari kecil mengelilingi taman. Setelah beberapa putaran Aulia mengajak Arka untuk istirahat sebentar di kursi panjang yang memang tersedia banyak di bawah pohon di taman itu.
"Haduh capek kak, istirahat di situ yuk," dengan suara ngos-ngosan Auli mengajak Arka untuk duduk di sebuah kursi panjang.
"Ayo," jawab Arka singkat.
"Mau minum Yang?" Tanya Arka setelah keduanya duduk lalu menyandarakan punggung pada sandaran kursi.
"Mau," jawab gadis itu singkat meraih botol dari tangan Arka.
"Pelan-pelan Yang minumnya," tegur Arka saat Aulia minum seolah tergesa-gesa.
"He he, habis haus banget kak, kakak mau?" Aulia menyodorkan botol minumnya pada Arka.
"Boleh, sini," jawab Arka menerima botol dari Aulia.
"Kalau lama gak olah raga kerasa banget capeknya, ya kak," keluh Aulia sambil mengusap keringatnya dengan handuk kecil yang dikalungkan di lehernya.
"Iya, kakak juga ngerasain, gimana kalau kita usahain rutin seminggu sekali?" Usul Arka kemudian.
"Boleh, tapi kalau kakak sibuk gimana?" Tanya Aulia mengingat kesibukan Arka.
"Ehmm..., ya kalau pas ga sibuk aja, sebisa mungkin diusahain seminggu sekali minimal dua minggu sekali juga gapapa," setelah berpikir sejenak, Arka pun mempunyai ide.
"Ok siap," jawab Aulia.
"Pulang yuk Yang, gak usah lari lagi, nanti kalau dipaksain malah gak baik" ajak Arka setelah merasa nafasnya mulai teratur.
"Ok ayo," jawab Aulia. Lalu keduanya pun beranjak dari duduknya untuk pulang ke rumah.
__ADS_1
\=\=\=\=\=
"Assalamualaikum" salam Aulia dan Arka begitu keduanya sampai di rumah.
"Waalaikumsalam" jawab mama Rita yang baru selesai menyirami bunga tanam depan.
"Loh kok udah pulang?" Tanya mama Rita heran.
"Iya ma, udah lama gak olah raga jadi sebentar aja," ucap Aulia yang masih menunggu sang mama untuk masuk ke rumah bersama. Sementara Arka, laki-laki itu sudah masuk duluan.
"Mama udah masak belum?" Tanya Aulia saat kedua wanita beda usia itu berjalan menuju dapur.
"Belum, biar mama aja yang masak, Auli mandi aja sana."
"Auli masih keringetan ma, Biar Auli bantu mama dulu," ucap gadis itu menanggapi perintah sang mama.
"Yaudah, nih Auli potong sayurnya sama sosisnya, mama mau masak sop sama goreng tempe sama ayam, jadi masak sopnya nanti aja habis magrib. Yang penting sayurnya udah dipotong," ucap mama Rita sambil menyerahkan wortel, brokoli sama bunga kol.
"Iya ma" jawab Aulia patuh lalu memotong sayur. Sementara mama Rita memasak ayamnya di bumbu ungkep biar nanti tinggal goreng.
Setelah Sholat Magrib, Aulia dan mama Rita kembali ke dapur untuk melanjutkan masak memasak. Begitu sampai di dapur ternyata bik Yah sudah lebih dulu di sana sedang memotong tempe.
Kemudian ketiga wanita itu pun melanjutkan masak. Setelah selesai kemudian meletakkan di meja makan. Sebelum akhirnya melaksanakan Sholat Isya dulu. Baru makan malam bersama. Setelah selesai makan malam. Semua keluarga pun berkumpul di ruang keluarga.
"Ma, Pa, kakek, ada yang mau Ar sampaikan" ucap arka membuka obrolan dengan keluarganya.
"Mau ngomong apa Ar, kok kayaknya serius banget?" Tanya papa Tara mewakili mama Rita dan kakek.
"Gak serius-serius banget kok pa, Ar cuma mau minta izin kalau mulai besuk Auli akan ikut Arka ke caffe, gapapa kan?" Tanya Arka ragu takut tak diijinkan orang tuanya sehingga akan membuat Aulia kecewa.
"Itu kemauan Auli apa kamu yang suruh?" Tanya mama Rita.
"Kemauan Auli kok ma, Auli cuma mau ngisi waktu liburan aja biar ga di rumah terus," jawab Aulia cepat sebelum semuanya mengira Arka yang menyuruhnya.
__ADS_1
"Oh, kalau kemauan Auli sih mama gak masalah," jawab mama Rita tersenyum membuat Aulia sedikit lega.
"Kakek juga setuju, kasian Auli pasti bosen di rumah terus cuma saka kakek," jawab kakek mengerti.
"Papa juga ok kalau gitu," sambung papa Tara.
"Makasih ma, pa, kakek" jawab Aulia dengan senyum yang mengembang.
"Auli ke caffenya juga nungguin kak Arka pulang dari kantor kok kek, jadi dari pagi sampai sore Auli masih temani kakek," ucap Aulia membuat sang kakek tersenyum bahagia.
"Iya kakek ngerti kok Sayang, tapi ingat ya, jangan terlalu diforsir, kalau capek istirahat, Arka juga harus jagain jangan sampai istri kamu kecapekan" pesan kakek pada kedua cucunya.
"Iya kek," jawab keduanya kompak.
"Lagian Auli biasanya setiap pulang sekolah selalu bantuin bunda di toko kue," ucap Aulia mengenang kesehariannya saat sebelum menikah.
"Oh iya mama lupa Sayang, ok sekarang mama udah ga khawatir lagi kalau Auli kecapekan," ucap mama mengangguk-angguk mengerti kenapa sang menantu tiba-tiba ingin membantu Arka di caffe.
Setelah ada rasa tenang di hati masing-masih setelah mendengar penjelasan Aulia. Mereka pun membahas hal lain hingga akhirnya menyadari telah jam sembilan lebih.
"Gak terasa ternyata udah malam, lebih baik kita istirahat dulu," ucap mama Rita setelah melirik jam dinding di ruanga keluarga.
"Terlebih kakek, jangan kambuh lagi begadangnya, ini malah pada asyik ngobrol, gak ada yang mengingatkan kakek," omel mama Rita entah pada siapa.
"Iya-iya sudah jangan ngomel terus, nanti yang ada kakek gak jadi ngantuk," jawab kakek menghentikan omelan mama Rita. Yang membuat semuanya tertawa. Lalu beranjak ke kamar masing-masing.
"Selamat malam, ma, pa, kakek, kami ke atas ya," pamit Aulia mewakili Arka yang masih saja tertawa sambil berjalan mendahului Aulia.
"Iya Sayang, selamat malam," ucap ketiga orang tua itu. Yang kemudian juga meninggalkan ruang keluarga. Untuk menuju ke kamar masing-masing.
○●●●○
Bersambung.....
__ADS_1
Makasih buat readers yang masih setia mengikuti cerita Aulia dan Arka. Makasih juga buat semua yang udah dukung cerita ini dengan memberikan like, komen-komen yang bikin tambah semangat, dan juga yang udah Vote dan kasih poin.🙏
Terlebih buat sesama Author juga makasih udah saling dukung. 🙏