
"Masih pegel gak pinggulnya?" Tanya Bunda sembari mengelus-elus sekitar pinggul bagian belakang Aulia yang memang posisinya miring menghadap ke arah Bubda Risa duduk.
"Sedikit," jawa Aulia singkat, namun kali ini gadis itu sudah bisa tersenyum.
"Alhamdulillah, oh iya Bunda sama kak Arin masak soto, mau makan sekarang atau nanti Sayang?" Tanya Bunda.
"Nanti aja deh Bun, mau ke kamar mandi dulu," jawabnya sembari berusaha bangun dari tidurnya untuk ke kamar mandi.
"Mau Bunda bantu nak?" Tawar Bunda saat melihat sang putri berjalan membungkuk.
"Gak usah Bun, Auli bisa sendiri kok, ini udah gak sesakit tadi," jawab Aulia tersenyum, ternyata sang Bunda masih saja memperlakukannya masih sama seperti saat sebelum menikah.
"Ya sudah, Bunda ke bawah dulu ya Sayang, nanti suami sama kak Adri makan siang di rumah, Bunda mau tungguin mereka di bawah," Bunda Risa memberi tahu dan berpamit agar sang putri tak mencarinya saat keluar dari kamar mandi.
"Iya Bun," jawab Aulia yang kemudian berlalu masuk ke kamar mandi. Sedangkan sang Bunda segera keluar dari kamar sesuai dengan rencananya tadi.
Sesampainya Bubda Risa di lantai bawah saat akan menuju ruang makan ternyata Adrian juga Arka baru saja tiba di rumah. Setelah turun dari mobil keduanya langsung masuk rumah.
"Assalamualaikum," salam kedua laki-laki itu begitu memasuki rumah.
"Waalikum salam," jawab Bunda yang mendengar sembari berjalan keluar ruang makan.
"Oh kalian sudah sampai? Mau langsung makan atau mau istirahat dulu?" Tanya Bunda Risa setelah mengetahui bahwa yang datang putra sulung juga sang menantu.
"Adri ke kamar dulu aja Bun, mau bersih-bersih dulu," jawab Adrian sembari menyalami dan mencium punggung tangan sang Bunda.
"Baiklah," jawab Bunda singkat.
"Arka juga mau ke kamar dulu sebentar Bun, mau lihat Auli dulu juga mau ganti baju cuaca hari ini panas jadi keringetan," ucap Arka sembari menyalami dan mencium punggung tangan sang Bunda juga.
"Baiklah nak, Auli sudah kebih baik sepertinya," jawab Bunda memberi informasi mengenai kondisi sang putri.
"Alhamdulillah Bun," jawab Arka tersenyum.
"Oh iya Bun, Ayah gak bisa ikut pulang soalnya ada pertemuan di luar sekalian makan siang," ucap Arka memberitahu sang Bunda.
__ADS_1
"Iya gapapa, ya sudah sana kalau mau ke kamar, biar bunda angetin kuah soto dulu," ucap Bunda sembari berlalu menuju ke dapur begitupun Arka.
"Wah dah gak sabar makan nih Bun jadinya, ok Bun, kl gitu Ar ke atas dulu ya," ucap Arka gembira mendengar menu makan siang kali ini sembari berlari menuju ke kamarnya yang berada di lantai atas. Selain tak sabar ingin segera makan ternyata tak sabar juga untuk segera bertemu dengan sang pujaan hati.
Sementara Bunda Risa yang mendengar dan melihat tingkah sang menantu hanya tersenyum dan geleng-gelwng kepala sembari menuju dapur sesuai rencananya tadi.
"Sayang, gimana udah enakan?" Tanya Arka begitu memasuki kamar melihat sang pujaan hati sedang duduk di tempat tidur bersandarkan kepala tempat tidur yang diganjal bantal.
"Alhamdulillah dah kak,"jawab Aulia sembari tersenyum.
"Alhamdulillah, muach," ucap Arka yang sudah berada di samping gadis itu sembari mencium keningnya. Kemudian dengan pipi yang merona karena perlakuan Arka, Aulia menyalimi tangan sang kekasih hati lalu diciumnya punggung tangan sang kekasih hati.
"Kakak mau Sholat dulu ya Yang, habis itu kita makan siang bersama," ucap Arka yang diangguki oleh Aulia. Kemudian berlalu menuju kamar mandi untuk berwudlu laku melaksanakan kewajibannya.
Setelah selesai Sholat, masih dengan baju koko serta sarungnya, Arka mendekati sang istri.
"Mau makan siang di kamar apa di bawah Yang?" Tanya Arka menatap lembut sang istri.
"Auli di kamar aja ya kak, masih lemes buat jalan ke bawah," jawab Aulia tak enak hati.
"Bun, Arka temani Aulia makan di kamar aja bokeh ya?" Ucap Arka memohon.
"Kenapa enggak, tentu saja boleh," jawab Bunda Risa tersenyum.
"Makasih Bun," jawab Arka kemudian menyiapkan apa yang akan di bawanya ke atas.
"Sini biar Bunda bantu," ucap Bunda.
"Auli belum sembuh Ar?" Tanya Adria yang baru sampai meja makan dan tadi mendengar permintaan Arka untuk makan di kamar.
"Udah mendingan kak, tapi masih lemes kalau buat jalan ke bawah," jawab Arka.
"Oh Alhamdulillah kalau udah baikan, semoga cepet sembuh, gak tega kakak lihatnya kalau lagi kedatangan tamunya," ucap Adrian meringis membayangkan adik tersayang seolah merasakan sakitnya.
"Iya kak, Aamiin," jawab Arka.
__ADS_1
"Ya udah semuanya Ar ke atas dulu ya," ucap Arka membawa nampan berisi makan siangnya juga Aulia.
"Biar bibi aja yang bantu bawanya Bu, ucap Bik Yah saat melihat Bunda Risa mau membawa minuman untuk Arka dan Aulia.
"Baiklah bi, makasih ya," jawab Bunda Risa tersenyum sembari menyerahkan nampan berisi dua gelas air putih hangat juga segelas jeruk panas dan segelas teh panas.
"Sayang, ayo makan siang dulu," ajak Arka begitu meletakkan makan siang mereka di meja dengan satu sofa panjang di kamar Aulia. Diikuti Bik Yah yang juga meletakkan minuman lalu pamit keluar yang di jawab anggukan juga ucapan terima kasih oleh Arka.
"Iya kak," jawab Aulia.
"Bisa jalan ke sini kan Yang?" Tanya Arka khawatir.
"Bisa kok kak, cuma deket ini," ucap Aulia tersenyum melihat kekhawatiran sang suami.
"Ayo kakak bantu," ternyata tetap tak tega juga Arka membiarkan sang istri berjalan sendiri dari tempat tidur ke sofa padahal jaraknya yang memang tak jauh karena kamar Aulia lebih kecil dari pada kamarnya di kediaman keluarga Wijaya.
Kemudian sepasang suami istri remaja itupun memulai makan siang mereka dengan tenang. Begitupun dengan Bunda Risa dan juga Adrian beserta dengan keluarga kecilnya. Karena baby Aura pun sudah MP ASI. Jadi dibiasakan pula untuk ikut makan siang di meja makan.
"Kok gak dihabisin Yang nasinya," tanya Arka begitu melihat nasi di piring Aulia masih banyak dan hanya berkurang beberapa sendok saja.
"Takut enek kak, lagian sayuran di sotonya udah banyak kok," jawab Aulia yang memang nafsu makannya selalu berkurang setiap kali datang bulan.
"Ya sudah gapapa yang penting perutnya jangan sampai kosong," jawab Arka mengerti.
"Iya kak ini juga udah kenyang kok," sahut Aulia.
"Lanjutkan makannya kakak mau ganti baju dulu, sama mau siap-siap mau berangkat kerja lagi," ucap Arka mengusap usap rambut sang kekasih kemudian berdiri untuk bersiap-siap.
"Kakak balik ke kantor lagi?" Tanya Aulia menanggapi ucapan sang suami.
○●●●○
Bersambung.....
⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
IG: @rahmahpratiwi85