
Setelah beberapa menit berganti pakaian akhirnya Arka keluar dari ruangan yang ada di samping sofa tempat Aulia duduk.
"Yang, kamu laper ga? Kalau laper kamu order makan online aja ya" ucap Arka begitu keluar dari ruangan tempatnya berganti pakaian.
"Iya kak, kakak mau juga ga? Mau apa?" Tanya Aulia.
"Kakak samain aja deh sama pesenan Auli" jawabnya yang masih belum menyadari keberadaan Arman di ruangannya.
"Ok" jawab Aulia singkat kemudian fokus ke arah ponsel untuk mencari menu yang akan dia pesan.
"Eh mas Arman uxah di sini ya?, maaf mas Arka ga lihat tadi" ucap Arka begitu menyadari keberadaan Arman yang tengah duduk manis fokus dengan beberapa lembar kertas di tangannya.
"Iya gapapa pak" Arman menjawab dengan menampilkan senyumnya.
"Ini berkas yang harus bapak pelajari hari ini. Nanti kalau masih ada yang belum paham bisa langsung tanya saya pak, dan jadwal bapak hari ini nanti jam 3 pak Arka menggantikan pak Tara untuk rapat dengan petinggi kantor untuk membahas hal yang kemarin sudah pak Arka pelajari" Arman menjelaskan semua yang harus Arka lakukan.
"Baiklah, makasih atas bantuannya mas" ucap Arka kemudian melihat jam yang ada di pergelangan tangan kirinya.
"Sama-sama pak, sudah tanggung jawab saya" ucap Arman sopan.
"Ehm ini sudah hampir jam 3 mas, apa ga sebaiknya kita ke ruang rapat dulu baru nanti saya pelajari berkas ini?" Ucap Arka meminta pendapat Arman.
"Iya sebaiknya kita berangkat sekarang, semua berkas yang oak Arka butuhkan sudah saya siapkan" ucap Arman.
"Kalau begitu saya ke kembali ke meja saya dulu pak, saya mau mengambil berkasnya" pamit Arman.
"Silakan mas, nanti saya menyusul" kata Arka.
Setelah Arman keluar dari ruang kerjanya. Arka segera memakai jas yang belum di pakainya. Kemudian berjalan ke sofa mendekati Aulia yang masih sibuk dengan pilihan menunya.
"Bingung Yang mau makan apa?" Tanya Arka mengagetkan gadisnya.
__ADS_1
"Eh kakak bikin kaget aja, iya ni kak Auli bingung" jawab Aulia.
"Mau makan aja bingung" jawab Arka sambil mengacak-acak rambut gadisnya.
"Kakak tinggal rapat dulu gapapa kan Yang?" Tanyanya kemudian.
"Iya gapapa kak, semangat ya" jawab Aulia memberi semangat.
"Ada kamu makin bikin kakak semangat Yang" gombal Arka.
"Udah ga usah gombal, sana entar telat lagi rapatnya" jawab Aulia mengalihkan pembicaraan karena pipinya sudah merona gara-gara gombalan Arka.
"Iya-iya kakak tinggal dulu ya" pamit Arka kemudian.
Setelah Arka keluar tak lama dari itu Aulia pun menemukan menu pilihannya. Sambil menunggu pesanan makan dan juga Arka rapat, Aulia mengeluarkan buku pelajarannya. Aulia lebih memilih memanfaatkan waktunya untuk mengerjalan PR sambil menunggu.
Kurang lebih 30 menit kemudian terdengar suara pintu ruang kerja Arka diketuk dari luar. Ternyata seorang office boy yang mengantar makanan orderan makanan pesanan Aulia sampai.
"Masuk" jawab Aulia dari dalam.
"Permisi mba, ini pesanan makanannya sudah sampai" ucap office boy itu begitu masuk ke ruang kerja Arka.
"Oh iya pak makasih ya" Aulia berdiri menerima bungkusan yang dibawakan oleh office boy itu.
"Sama-sama mba, saya permisi" ucap OB itu kemudian meninggalkan Aulia sendirian lagi di ruanganan itu.
Setelah OB itu menutup pintu Aulia kembali ke tempat semula yaitu duduk di sofa. Tanpa menunggu Arka gadis itu membuka salah satu bungkusan dan segera memakannya. Setelah selesai makan Aulia melanjutkan mengerjakan PR nya yang sempat tertunda karena makan.
Satu jam lebih akhirnya Arka telah menyelesaikan rapat. Dengan segera laki-laki itu kembali ke ruang kerjanya. Begitu sampai di depan ruang kerjanya tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Arka langsung masuk ke ruangan yang saat ini ada tunangannya sedang menunggunya.
Begitu masuk Arka tersenyum melihat gadisnya yang sedang fokus mengerjakan PR dan sama sekali tak menyadari kedatangannya. Arka tak meyangka kalau selama menunggunya Aulia lebih memilih mengerjakan PR. Karena yang ada dalam pikirkan Arka bahwa gadisnya sedang bosan. Akhirnya Arka mendekati Aulia yang masih sibuk dengan buku-buku di depannya.
__ADS_1
"Assalamualaikum" sesampainya di depan sofa Arka mengucapkan salam yang membuat gadisnya kaget.
"Waalaikumsalam, ih kakak bikin kaget Auli aja deh" sambil mengusap-usap dadanya yang masih berdebar karena kaget dengan kedatangan Arka yang menurutnya tiba-tiba.
"Habisnya Auli serius banget sih, sampai-sampai kakak masuk aja ga denger " ucap Arka sambil duduk di samping gadisnya lalu mengambil bungkusan yang berada di atas meja.
"Ini buat kakak kan?" Tanyanya pada gadisnya. Aulia hanya mengangguk untuk memberikan jawaban dan kembali fokus lagi dengan buku-buku yang ada di depannya.
"Auli udah makan belum?" Tanya Arka yang melihat hanya ada satu bungkusan yang saat ini baru dibukanya.
"Udah, habisnya udah laper jadi makan duluan, kalau nunggu kakak yang ada lama" jawab gadis itu sambil tersenyum kepada Arka.
"Mau lagi ga?" tanya Arka sambil memberikan suapan dengam sendok yang sama.
"Ga ah masih keyang" sambil mengelus perutnya yang rata.
"Yaudah kakak makan dulu ya" ucap Arka yang lagi-lagi hanya dibalas anggukan gadisnya.
Setelah selesai makan. Arka langsung melanjutkan pekerjaannya. Banyak sekali berkas yang harus dipelajari karena dalam waktu satu bulan ini Arka belum meneliti semua laporan. Dia masih dalam tahab belajar. Dan sesekali menggantikan papa Tara untuk memimpin rapat saat papa Tara sedang tugas di luar kota seperti sekarang ini.
Hingga tak terasa sudah jam 5 sore. Kalau saja bukan karena Arman yang memberitahukan mereka berdua mungkin keduanya akan larut dwngan kegiatan masing-masing. Ya selama bekerja Arka pulang jam 5 kecuali ada hal harus diselesaikan saat itu juga. Jadi bisa-bisa Arka oulang kebih dari jam 5.
Akhirnya keduanya berkemas untuk segera pulang ke rumah. Saat Arka, Aulia juga Arman pulang. Keadaan kantor sudah sepi karena semua karyawan sudah oulang kecuali petugas keamanan juga OB yang bertugas menjaga kebersihan saat jam pulang kantor.
Sampai di parkiran Arman berpisah dari atasannya. Karena Arman mengendarai kendaraannya sendiri. Sementara Aulia bersama dengan Arka pun memasuki mobil Arka. Sesaat kemudian mobil pun melaju membelah jalanan sore yang masih saja ramai oleh pengendara yang juga baru pulang dari bekerja.
Karena sudah sangat lelah sesampainya mereka di rumah mereka langsung pamit pada mama Rita dan segera menuju ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri dan istirahat sebentar di kamar masing-masing juga menunaikan kewajiban sebagai umat muslim sebelum akhirnya makan malam dan tidur karena besuk pagi harus memulai segala aktivitas seperti biasanya.
\=\=\=\=\=
Bersambung...
__ADS_1