KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.92. Di rumah Ayah Bunda


__ADS_3

Akhirnya setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, mobil yang membawa Aulia dan Arka pun memasuki halaman rumah Ayah Restu.


Karena memang sudah dikabari kalau putri kecilnya itu akan datang, begitu mendengar suara mobil memasuki halaman, Ayah, Bunda, Kak Adrian serta kak Arin yang sedang menggendong Aura langsung menyambut kedatangan putri keluarga Kusuma.


Bahkan si kecil baby Aura pun nampak antusias seolah sudah paham kalau seluruh keluarganya sedang menyambut kedatangan putri keluarga Kusuma yang tak lain adalah tante satu-satunya yang dimiliki, adik dari Papanya yang tak lain adalah Adrian.


"Assalamualaikum," sapa Aulia dan Arka begitu keduanya turun dari mobil dan menghampiri keluarga yang sudah antusias menyambutnya di teras rumah.


"Waalaikumsalam," jawab seluruh keluarga yang menyambut bersamaan, bahkan terdengar celoteh baby Aura dengan bahasa planetnya seolah ikut serta menjawab salam dari om dan tantenya. Sontak semua tertawa melihat reaksi baby Aura yang sangat menggemaskan.


Kemudian Aulia dan Arka menyalami dan mencium punggung tangan keluarganya secara bergantian. Tak ketinggalan gadis itu mencium pipi kedua orang tua serta kakaknya. Lalu beralih pada baby Aura yang tak luput mendapat ciuman gemas darinya.


"Aduh-aduh keponakan tante seneng banget ya tante datang," ucap Aulia merespon kelucuan keponakan kandung satu-satunya sembari menciumi pipi gembul baby Aura.


"Iya dong tante, baby Aura udah kangen sama tante sama om," jawab kak Arin dengan menirukan suara anak kecil.


"Ta ta ta ta ta," celoteh baby Aura sembari menatap om dan tantenya bergantian dengan mengulurkan tangan seolah minta untuk digendong.


"Uluh-uluh mau digendong? Iya? Sini-sini digendong sama Om yaa," sahut Arka menanggapi celoteh baby Aura sembari mengambil alih baby Aura dari gendongan kakak iparnya.


"Ta ta ta ta ta," celotehan serta suara tawa baby Aura semakin menggemaskan dalam gendongan Arka seolah menunjukkan rasa kebahagiaannya.


"Ayo masuk dulu kita duduk di dalam saja," ucap Ayah Restu mengajak istri, anak, menantu dan cucunya untuk masuk ke dalam rumah.


"Oh iya Bun, ini ada titipan dari mama, sama ada kiriman rendang juga dari mama, katanya sih special masakin buat Bunda, ya kan kak? Ha ha," ucap Aulia sembari meminta persetujuan dari sang suami atas ucapannya.

__ADS_1


"Ha ha iya Bun, tadi kata mama itu special buat Bunda," jawab Arka menyetujui perkataan sang istri.


"Special? Tapi kenapa kalian berdua tertawa begitu?" Tanya Bunda yang heran mendengar putri serta menantunya yang tertawa saat mengatakannya.


"Gapapa Bun, cuma inget kejadian tadi pagi di rumah aja, ya kan kak?," jawab Aulia lagi-lagi meminta dukungan sang suami.


"Iya Bun, gapapa kok, cuma kejadian penting tapi lucu aja,"jawab Arka menyetujui ucapan Aulia.


"Ya sudah kalau menurut kalian gak penting," jawab Bunda Risa menyudahi obrolan gak jelas dengan kedua anak dan mantunya itu.


Akhirnya kehangatan keluarga yang sedang dalam formasi lengkap itu dilanjut dengan obrolan ringan lain juga bercanda dan bermain dengan baby Aura hingga si baby kelelahan dan tertidur.


Sampai terdengar suara Adzan dhuhur yang memanggil untuk segera melaksanakan kewajiban mereka sebagai seorang muslim. Setelah menjalankan ibadah berjamaah, semuanya langsung menuju ke meja makan untuk makan siang bersama.


Tentu saja selain makan bersama dengan masakan sang bunda juga dengan rendang kiriman dari Mama Rita yang langsung disambut bahagia oleh seluruh keluarga. Karena memang ternyata rendang adalah salah satu menu makanan favorit keluarga ini.


Meskipun masih terdengar sesekali suara rengekannya saat meminta sesuatu, tapi putri manjanya kini sudah menjadi dewasa mungkin karena kini statusnya yang sudah berubah menjadi seorang istri yang bisa mengubahnya secara perlahan.


Selasai makan siang semua kembali berkumpul untuk bercekerama bersama. Tapi kali ini di taman belakang. Di sana terdapat ayunan dan juga kursi kayu yang ditata melingkari meja bundar di tengah-tengahnya di sekitarnya ada empat tiang untuk menyangga atap agar disaat hujan ataupun masih bisa menikmati suasana taman belakang. Berbeda dengan di rumah keluarga Kusuma yang ada gazebonya.


Berkumpulnya seluruh anggota keluarga adalah kebahagiaan yang tak ternilai bagi orang tua . Bahkan tak dapat digantikan dengan apapun. Melihat anak-anak berkumpul, bercerita dan tertawa bersama membuat Bunda dan Ayah terlihat bahagia.


Kebutulan setelah makan siang tadi baby Aura terbangun dari tidurnya karena popoknya basah. Jadi saat ini bayi yang sudah berusia lebih dari 6 bulan itu ikut berkumpul di taman belakang.


"Kalian nanti nginap kan nak?" Tanya Ayah Restu di sela obrolan mereka.

__ADS_1


"Iya yah, besuk berangkat sekolah dari sini, baru pulang sekolahnya langsung ke rumah Papa," jawab Arka menjelaskan rencananya besuk.


"Baiklah ayah senang kalian menginap," jawab Ayah Restu.


"Tapi Ayah gak usah khawatir saat libur semester besuk kami akan menginap lebih dari semalam, ya kan Yang?," Lanjut Arka meminta dukungan Aulia saat melihat raut muka sang Ayah mertua yang sepertinya belum puas melepas rindu dengan putri kesayanggannya.


"Iya Yah, ayah tenang aja, besuk kita nginap tiga malam deh, ya kan kak?" Jawab Aulia yang juga sama meminta persetujuan sang suami.


"Iya Yang, besuk kalau Papa sama Mama kasih ijin malah kita nginap sampai liburan selesai juga gapapa, kan kakak bisa berangkat kerja dari sini. Lumayan kan Yang irit bensin bisa nebeng kak Adri atau Ayah, ha ha" ucap Arka mencoba melucu agar suasana kembali cair seperti tadi.


"Wah bener banget tuh kak, Auli setuju, lumayan uang bensinnya bisa kita tabung, ha ha," sahut Aulia.


"Hem dasar kalian pasangan pelit, gak mau modal, tapi boleh juga sih, nebeng kakak aja ya jangan Ayah, kan lumayan nih kakak ada sopir selama seminggu, ha ha ha,"ucap Adrian yang membuat semua terkekeh dan suasana seketika mencair lagi.


"Ok siap kalau cuma jadi sopir aja ma gampang, asal ada syaratnya, kakak jangan duduk di belakang, entar Arka kayak sopir beneran lagi, ha ha," jawab Arka menerima tantangan sang kakak ipar.


"Ok siap deal," jawab Adrian mengulurkan tangannya mengajak Arka salaman.


"Deal," jawab Arka menjabat tangan Adrian.


"Nah sekarang PR kamu buat bilang sama Papa Mama buat kasih ijin kalian nginap di sini," lanjut Adrian setelah keduanya berjabat tangan.


"Gampang itu kak, Ar udah ada ide buat ngerayu Mama tenang aja,"jawab Arka yakin.


○●●●○

__ADS_1


Bersambung.....


Maaf baru sempet up nih, jangan lupa dukungannya ya, like, komen ataupun Vote biar makin semangat upnya😍


__ADS_2