KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.124. Resepsi Pernikahan 2


__ADS_3

Akhirnya sang perias pun dengan sigap dan telaten segera merapikan lagi make up Aulia yang kelihatan bekas air mengalir di pipi sekitar hidungnya gara-gara tadi menangis terharu. Hingga kini makin cantik dan flowless.


"Yap sudah selesai," ucap sang perias tersenyum puas melihat hasil riasannya.


"Makasih mba," ucap Aulia tersenyum.


"Sama-sama cantik, semoga acaranya lancar ya, dan juga semoga langgeng sampai tua nanti," jawab sang perias sembari mendo'akan Aulia yang langsung di aminkan oleh Aulia dan yang lain yang ada di kamar itu.


"Ya udah sekarang Bunda sama Mama keluar ya Sayang, kamu tunggu di sini nanti suamimu yang jemput kamu, nanti kalau sudah di kasih tahu pihak WO kalian keluar sama-sama ditemani mereka," ucap Bunda Risa sembari tersenyum.


"Iya Bun, Ma," jawab Aulia tersenyum.


"Kalian nanti keluar bareng pengantinnya ya, nanti ikuti aja arahan pihak WO nya, Bunda sama Mama keluar duluan, udah ada tamu yang datang," ucap Bunda Risa kepada Ninda, Mita, Sari juga Vitria yang sudah duduk di sofa tak jauh yang ada di kamar itu sejak Aulia kembali di make up tadi.


"Iya Bun," jawab keempatnya serempak. Kemudian bunda Risa dan Mama Rita pun keluar dari kamar itu menuju ke tempat resepsi. Dimana sang suami sudah menunggu mereka.


Tak lama pintu kembali di buka dan muncullah Arka di ikuti oleh 4 orang di belakangnya yang tak lain adalah Dewa, dan trio ajudan yaitu Rafi, Andri dan Dino. Saking terpesonanya dengan sang istri Arka mematung di depan pintu. Tatapan matanya menatap lekat pada sosok cantik sang istri yang juga sedang memandangnya.


"Sadar Ar, nanti kalau udah selesai resepsinya juga bisa kok liat-liatannya, gak sabar bener sih, srkarang waktunya resepsi dulu," tegur Dewa yang berdiri tepat di belakang Arka, jadi dia bisa melihat apa yang terjadi dengan sahabatnya itu yang tiba-tiba berhenti di depan pintu kamar.


"Eh, apaan sih," jawab Arka gugup membuat para sahabatnya tertawa, kemudian mendekat ke arah sang istri.


"Sayang, kamu kenapa makin cantik banget sih," ucap Arka yang terus saja memandang lekat sang istri yang membuat sang istri merona pipinya dengan respon tersenyum malu malu happy.


"Waktunya pengantin keluar," ucap pihak WO yang langsung masuk ke kamar karena pintu yang bekum kembali ditutup sejak Arka masuk tadi.


"Oh iya mba," jawab Arka tersenyum canggung. Gugup ya yang sekarang dirasakannya adalag gugup seperti ketika pertama akad nikah mereka hampir 2 tahun yang lalu.


Kemudian rombongan pengantin dengan di iringi para sahabat sebagai bridemaids muncul di ballroom tempat diadakannya resepsi pernikahan Aulia dan Arka. Semua tamu menatap takjup kepada sepasang pengantin yang terlihat sangat serasi.

__ADS_1


Dengan menebar senyum kebahagiaan sepasang pengantin itu berjalan beriringan dengan langkah yang pelan nan anggun hingga ke pelaminan. Tak luput tatapan mata para tamu mengiringi langkah pengantin yang sedang berbahagia. Hingga auranya membuat para tamu ketularan merasakan kebahagiaannya.


Susunan acara dibawakan oleh sepasang MC hingga saatnya tiba sepasang pengantin menyalami para tamu yang hadir. Selain rekan kerja Papa Tara dan Ayah Restu, ada juga rekan kerja kak Adrian dan Arka, tak lupa karyawan kafe yang sudah seperti teman buat Arka dan Aulia. Ada juga sahabat dan teman teman sekolah Aulia serta Arka dan beberapa teman dekat Arka di kampusnya.


"Cape?" Tanya Arka saat ada sedikit jeda bersalaman dengan tamu yang hadir.


"Iya," jawab Aulia mengangguk.


"Sabar ya Sayang, Mas juga gak tahu kalau acaranya jadi semeriah ini, tapi ya mau gimana lagi udah terlanjur," sesal Arka yang mempercayakan sepenuhnya acara resepsinya kepada orang tua mereka. Jadinya ya begini semua tamu kebanyakan kenalan ataupun kolega orang tuanya termasuk teman arisan sang Mama.


"Iya gapapa ko Mas, Auli masih sanggup kok," jawab Aulia sembari tersenyum.


"Hai bro, aku kira kemarin kamu cuma bercanda pas ngasih undangan ke kita-kita, eh gak tahunya nikah beneran, btw selamat ya, semoga samawa langgeng sampai kakek nenek, dan cepet dapet momongan, ha ha," ucap Yudha salah satu teman dekat Arka di kampus.


"Makasih doanya ya Yud, dan makasih udah mau datang," balas Arka.


"Pasti datang dong, masa teman nikah gak datang sih, ya gak bro?" Jawab Yudha sembari bertanya kepada temannya yang lain.


"Iya betul banget mana banyak yang cakep-cakep lagi," sahut Rico si play boy.


"Iya apalagi cewek-cewek yang pakai kebaya kembaran sama Vitria ceweknya Dewa, beuah ada yang cantik banget," sambung Rasya si tukang godain cewek cantik tapi gak mau dibilang playboy, soalnya gak pernah gonta ganti pacar kayak Rico.


"Dasar kalian berdua paling cepet kalau soal cewek," ucap Damar geleng-geleng kepala.


"Eh sudah masih banyak yang antri salaman tuh di belakang,malah ngomong gak jelas, do'ain pengantennya kek," sambar Yudha yang heran dengan tingkah sahabatnya yang tak tahu tempat.


"Iya juga ya," ucap Damar setuju dengan Yudha.


"Sayang ini temana Mas di kampus yang sering Mas ceritain, yang ini Yudha, Damar, Rico sama Rasya," ucap Arka mengenalkan sahabat di kampusnya dengan sang istri.

__ADS_1


"Gays kenalin Aulia istriku," sambungnya.


"Hai kak aku Aulia," ucap Aulia bersalaman dengan keempat cowok heboh itu.


"Hai, aku Yudha."


"Hai, aku Damar."


"Hai, aku Rico cowok paling tampan sekampus," ucap Rico kepedean, Aulia pun hanya tersenyum.


"Iyain aja deh biar cepet," celetuk Damar.


"Hai cantik, kenalin aku Rasya cowok paling keren dan vaik hati sekampus," beuh Rasya gak sadar tuh istri teman sendiri masih aja di goda.


"Hemm kumat," ucap Yudha jengah.


"Udah deh bro, kita turun dulu sebelum nih panggung di bikin ambruk sama ni kunyuk," lanjut Yudha.


"Eh foto dulu dong, buat kenangan," ucap Arka sembari memberi kode pada pihak WO yang dengan sigap mengarahkan posisi yang pas biar hasil jepretannya bagus. Akhrinya setelah selesai foto, keempat cowok rusuh tadi turun panggung juga.


Setelah semua tamu sudah selesai bersalaman dan memberi do'a pada penganti, tibalah giliran para sahabat dan keluarga yang bergantian bersalaman serta mendo'akan tak lupa juga berfoto bersama dengan pengantin.


Dan tak terasa acara pun telah usai, tamu tamu semakin berkurang dan tinggallah keluarga inti serta para sahabat yang jadi bridemaids tadi. Karena telah membantu dalam acara ini. Mereka juga sudah dibookingkan kamar hotel agar bisa segera beristirahat.


Namun sebelum semua kembali ke kamar masing-masing. Mereka makan malam bersama terlebih dulu karena saking sibuknya menjamu tamu, mereka sampai belum sempat makan malam. Termasuk para sahabat yang bertugas menemani tamu teman-teman sekolah mereka.


○●●●○


Bersambung......

__ADS_1


⚘⚘⚘⚘⚘⚘


@rahmahpratiwi85


__ADS_2