KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.132. Sweet bangeet


__ADS_3

"Sayang, Apa perlu mas yang kesitu buat jemput kamu?" Pertanyaan Arka membuat Aulia segera berdiri. Sedangkan terbit senyum dibibir Arka saat melihat sang istri berdiri dan mulai mendekatinya.


Seluruh perhatian mengaraah kepada Aulia yang sedang berjalan mendekati Arka. Banyak bisikan bisikan suara yang terdengar. Mereka bertanya tanya akan hubungan Aulia si mahasiswa baru dengan Arka si senior yang banyak digilai mahasiswi senior juga mahasiswi baru.


"Siapanya sih?"


"Ceweknya ya?"


"Iya kali."


"Bukannya adiknya ya? Tapi ko sweet banget?"


"Bukannya tu cewek inceran kak Rasya ya?"


"Iiiih sweet banget."


"Bikin iriii."


"Mupeng."


"Cewek inceran ku, mundur teratur deh."


"Si cantik ternyata sudah ada yang punya, senior lagi."


"Kalah sebelum berperang ini mah."


Dan masih banyak lagi ucapan ucapan para mahasiswa mahasisiwi yang masuk ke indera pendengaran Arka juga Aulia. Namun gadis itu berusaha menulikan telinganya. Begitupun dengan Arka yang tak mempedulikan sekitar dan tatapannya hanya fokus pada seorang gadis yang tak lain adalah sang istri, Aulia.


"Kok gak bilang sih kalai mau ngajakin duet," ucap Aulia begitu sampai dihadapan sang suami.


"La tadi apa namanya kalau bukan bilang Yang," jawab Arka santai.


"Malu tahu Mas, dilihatin gini," ucap Aulia cemberut.


"Kan surprise Sayang, bira romantis"


"Romantis romantis, romantis apanya? Malu iya," ucap Aulia dengan kedua pipinya yang merona.


"Dasar kamu Yang, ngerusak suasana ih," ucap Arka mengusap rambut sang istri.


"Senyum, kalau gak mas cium nih," lanjutnya mengancam.


"Apaan sih, udah ah mau nyanyi apa nih?"tanya Aulia.


"Terima kasih Sayang sudah mau menemani," ucap Arka menatap lekat Aulia yang seketika membuat heboh suasana dengan jeritan mahasiswi. Tentu saja langsung membuat panas dingin sang istri saking malunya dengan kenekatan sang suami.


"Sekali lagi selamat malam semua," lanjut Arka menatap semuanya.


"Malaaam," jawab semuanya antusias.


"Terima kasih, ok di sini kami akan membawakan sebuah lagu dari BCL feat Ari Lasso 'Aku dan Dirimu'" yang seketika pandangan Arka beralih ke arah Aulia saat mengatakan Aku dan Dirimu dengan jarinya menunjuk ke dadanya lalu beralih ke dada sang Istri.


Arka segera mengajak Aulia untuk duduk di kursi yang telah disiapkannya. Kemudian mulai memetik gitar yang dibawanya sedari tadi. Semua pun tampak tenang menantikan penampilan dari pasangan duet di hadapan mereka.


Aku dan Dirimu


Tiba saatnya kita saling bicara

__ADS_1


Tentang perasaan yang kian menyiksa


Tentang rindu yang menggebu


Tentang cinta yang tak terungkap


Suara Arka dan petikan gitarnya mampu menghipnotis penonton yang tak lain adalah peserta makrab, baik senior maupun maba.


Sudah terlalu lama kita berdiam


Tenggelam dalam gelisah yang tak teredam


Memenuhi mimpi-mimpi


Malam kita


Bahkan setelah mendengar suara Aulia semua tampak terhanyut dalam lagu yang dibawakan keduanya.


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Dan kini hanya ada aku dan dirimu


Sesaat di keabadian


Keromantisan dan penghayatan saat pasutri muda itu menyanyikan secara bersamaan pun tak kalah dari penyanyi aslinya sewaktu membawakan lagu ini. Hingga suasana makin romantis.


Jika sang waktu bisa kita hentikan


Meleburkan semua batas


Antara kau dan aku


Kita ...


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Dan kini hanya ada aku dan dirimu


Sesaat di keabadian


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah


Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu


Dan kini hanya ada aku dan dirimu


Sesaat di keabadian


Prok prok prok.

__ADS_1


Tepuk tangan dan teriakan dari semua mengakhiri lagu yang dibawakan oleh keduanya. Hingga menambah jajaran para penggemar Arka dan Aulia. Bahkan dari yang tadinya tak menyadari keberadaan Aulia pun kini tiba-tiba menjadi mengaguminya. Berbeda dengan Arka yang memang sudah menjadi salah satu idola di kampus jadi semakin banyak yang suka setelah melihat sisi romantis dari laki-laki yang terkenal cuek tersebut.


"Terima kasih," ucap Arka dan Aulia kompak dengan menundukkan sedikit badannya.


"Sweet banget," ucap para mahasiswi yang seolah dikomando mengiringi kepergian pasangan duet tadi.


Kemudian dengan menggandeng tangan Aulia, Arka mengajak sang istri ke suatu tempat. Sementara acara makrab masih berlangsung karena masih ada beberapa penampilan dari mahasiswa yang berbakat tentunya.


"Kok Arka jadi romantis gitu sih, jangan jangan tuh cewek bukan adiknya lagi Far," ucap Dina membuat Farah yang tadi panas hatinya menjadi semakin panas.


"Selama janur kuning belum melengkung aku masih akan berusaha," ucap Farah membuat kedua temannya terkejut.


"Meskipun dia beneran pacarnya Arka?" Tanya Tia yang membuat Dina langsung menyenggolnya. Memberi kode agar bicara hati hati.


"Yah, meskipun dia pacarnya," ucap Farah yakin.


"Tapi kalau dia tunangan yang dimaksud Arka selama imi gimana?" Tanya Tia lagi lagi disenggol oleh Dina yang tak mau membuat Farah marah.


"Gak mungkin, itu pasti cuma alasan dia saja biar aku gak deketin karena takut terpesona," jawab Farah dengan percaya dirinya.


"Tapi kalau emang bener gimana?" Lagi lagi mulut Tia tak bisa di rem membuat Dina makin was was.


"Stop!! Kamu sengaja ya bikin hatiku makin panas!" Bentak Farah yang sudah tak bisa mengendalikan amarahnya kemudian meninggalkan kedua sahabatnya itu.


"Apa aku bilang," Sembari memegangi dadanya karena kaget dengan suara bentakan Farah, Dina bergumam namun masih bisa terdengar oleh Tia yang duduj disampingnya.


"Ya aku kan penasaran usaha Farah buat dapatin orang yang dia cintai," ucap Tia yang membuat Dina memutar bola matanya malas.


"Terus kamu mau contoh gitu usaha Fara apa aja?" Tanya Dina tak habis fikir dengan sahabatnya yang satu ini.


"He he tahu aja," jawab Tia cengengesan.


"Udah yok cari Farah daripada tar ngambeknya lama," ajak Dina.


"Ayo, mending kalau ngambeknya sama kita berdua kalau cuma sama aku kan berabe, he he," ucap Tia tanpa rasa bersalah.


"Dasar mau enaknya aja," sewot Dina lalu berjalan mendahului Tia.


Sementara di tempat lain. Yaitu dimana pasangan pasutri muda yang tak lain Arka dan Aulia berada.


"Mau kemana sih Mas?" Tanya Aulia yang hanya mengijuti langkah sang suami.


"Udah ikut aja, nanti pasti kamu suka sama tempatnya," ucap Arka yang tak melepaskan genggaman tangannya.


"Masih lama jauh gak? Aku gak mau kalau jauh, nanti kalau kita tersesat gimana? Mana udah malam lagi," tanya Aulia penuh kekhawatiran.


"Tenang aja Sayang selama kita bersama mau tersesatpun mas gak akan takut," ucap Arka.


"Tapi aku yang takut Mas, di sini kan sepi, kalau ada orang jahat gimana?" Tanya Aulia.


○●●●○


Bersambung.....


⚘⚘⚘⚘⚘


@rahmahpratiwi85

__ADS_1


__ADS_2