KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.34. Wawancara di Kantin


__ADS_3

Maaf telah membuat readars menunggu kelanjutan kisah Aulia dan Arka🙏.


SELAMAT MEMBACA📖


☆☆☆☆☆


Setelah selesai makan bakso, keduanya segera pulang ke rumah. Begitu sampai ternyata mama Rita sudah menyambut gembira kedatangan keduanya.


"Sayang kok masih pakai seragam?" Tanya mama Rita heran.


"Iya ma, tadi pulang sekolah Auli mampir ke rumah Ninda buat kerjain tugas, makanya belum ganti" jawab Aulia sambil mencium punggung tangan juga kedua pipi mama Rita.


"Oh, yaudah ayo masuk" ucap mama sambil menggandwng tangan calon mantunya.


Sementara Arka baru turun dari mobil "Assalamualaikum ma" mengucapkan salam kemudian menyusul dua wanita yang mendahului masuk.


"Waalaikumsalam" jawab kedua wanita itu kompak.


"Kebiasaan deh mama kalau kita pulang pasti langsung heboh sendiri sama putri tercinta. Sampai-sampai pada lupa ga ucapin salam" sindir Arka.


"He he maaf mama terlalu semangat Sayang" ucap mama Rita menanggapi sindiran putranya.


Sedangkan Aulia hanya cengar cengir kemudian "He he maaf" ucapnya singkat.


"Udah sana kalian mandi dulu baru nanti ngobrol lagi" ucap mama sambil menggerak-gerakkan kedua tangannya seperti mengusir.


"Siap ma" jawab Arka


"Kamu duluan Yang, kakak lupa, tasnya masih di mobil" ucap Arka mengingat tas berisi seragam juga buku sekolah Aulia masih tertinggal di mobil.


"Ok, Aulia ke atas dulu ma, kak" pamitnya.


"Iya Sayang, mama tunggu di ruang keluarga ya"


"Iya ma" kemudian lari ke kamar dan segera bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Yang, masih mandi?" Tanya Arka menenteng tas Aulia.


"Masih kak"


"Tasnya kakak taroh di sofa ya" teriaknya kemudian segera keluar dari kamar gadisnya. Ingin segera mandi. Karena sudah merasa gerak dan lengket.


Tak lama Aulia selesai mandi, segera memakai perawatan sederhananya seperti biasa setiap selesai mandi. Kemudian turun menemui calon mertua yang sudah menunggu di ruang keluarga.


\=\=\=\=\=


Sementara di tempat lain. Seorang gadis sedang menunggu kabar dari kedua sahabat rasa bawahannya. Siapa lagi kalau bukan Sita. Sita sedang menunghu Dewi juga Mega yang dia suruh untuk mengikuti Aulia dan Arka sampai rumahnya.


Derttt.... dertttt..... terdengar suara getar ponsel. Dengan segera gadis itu meraih ponsel dan melihat pesan yang diterimanya. Tersungging sebuah senyum puas atas kerja temannya. Dilihatnya temannya mengirim sebuah foto rumah Arka tampak dari depan beserta keterangan alamat.


"Sit, aku baru pulang dari ngikutin Arka ni foto rumahnya. Trus ini alamatnya perum bla bla bla no sekian" Dewi

__ADS_1


"Good job" Sita


"Dasar gadis ga tahu terima kasih. Cuma bilang good job aku juga bisa. Ga tahu apa perjuanganku sama Mega kaya apa buat ngikutin mereka. Untung aja bisa ketemu kalau ga pasti besuk marah-marah seenaknya" gerutu Dewi setelah membaca balasan pesan dari Sita.


Tadi sepulang sekolah Sita menyuruh Dewi sama Mega untuk mengikuti Arka juga Aulia agar tahu alamat rumah mereka. Namun ternyata Arka juga Aulia pulang terpisah. Maka dari itu Dewi sama Mega terpaksa membagi tugas, Dewi mengikuti Arka, sementara Mega menikuti Aulia.


Saat Dewi mengikuti Arka. Ditengah jalan tepatnya pas di lampu rambu lalulintas. Arka lolos lampu hijau, sedangkan Dewi terkena lampu merah jadi terpaksa dia berhenti dan akhirnya harus kehilangan jejak Arka. Untung saja Mega saat mengikuti Aulia. Jadi akhirnya Dewi mengirim pesan pada Mega agar memberi tahu posisinya. Kemudian Dewi menyusul Mega yang saat itu berada di dekat rumah Ninda. Jadi dari rumah Nindalah mereka berhasil mengikuti Arka juga Aulia sampai rumah Arka.


\=\=\=\=\=


Keesokan harinya keempat sahabat itu menjalankan misinya sesuai dengan rencana yang telah disepakati saat di rumah Ninda kemarin. Kini tepatnya jam istirahat kedua. Seperti biasa mereka selalu nongkrong di kantin sekaligus mengisi tenaga dengan berbagai menu yang tersedia di kantin sesuai selera mereka masing-masing.


"Cieee yang ditemani Yayang" goda Dewa saat ketiga kakak kelas bergabung duduk dengan Aulia juga sahabatnya yang kali ini bertambah Rafi, Andri juga Dino.


"Udah deh kak ga usah cie ciean" protes Mita.


"Nah kalau ramai gini kan makin seru, ya ga Ar?" Dewa meminta persetujuan Arka sambil mendudukkan badannya, tentu saja di samping Vitria.


"Yap, setuju" ucap Arka sambil mengacungkan jempolnya.


"Kemana aja Raf kok baru nongol? Ga takut Mita disamber orang lain ya?" Dewa mencoba membuat suasana cair dengan melibatkan obrolan dengan Rafi.


"Ada kak, kakak aja yang ga liat" jawabnya cengengesan.


"Widih udah tinggi aja ilmunya sampai ga keliatan" canda Arka.


"He he tahu aja kak" sahut Rafi.


"Eh iya beib, 5 cowok 5 cewek" sahut Dewa sambil tertawa.


"Bukan pasangan kak, cowokku sama Sari ga di sini kali" protes Ninda.


"Emang kamu punya cowok Nin?" Tanya Aulia.


"Engga, ha ha ha" jawab Ninda santai.


"Ha ha ha sama Nin, tos" ucap Sari bangga dengan statusnya yang jomblo.


"Jomblo aja bangga" celetuk Mita.


"Eeeh jangan salah jomblo tuh keren lo" sahut Sari.


"Yups, setuju aku Sar, kan Nanti sekali dapat langsung Nikah ya ga Sar?" Ucap Ninda antusias.


"Sip, betul banget tuh" Sari menyetujui perkataan Ninda.


"Emang kalian belum pernah pacaran sama sekali?" Tanya Vitria.


"Belum kak" jawab Ninda dan Sari kompak.


"Emang kakak udah pacaran berapa kali?" Tanya Ninda semangat karena mendapat celah untuk bisa mengorek info soal Arka.

__ADS_1


"Sekali, dari SMP malah" jawab Vitria bangga.


"Sama kak Dewa?" Tanya Mita.


"Iya lah siapa lagi?" Jawab Vitria.


"Lama banget kak, semoga langgeng sampai nikah deh kak" ucap Ninda mendoakan dan diaminkan semua yang ada di meja itu.


"Trus kalau kak Dewa pernah pacaran berapa kali?" Tanya Ninda.


"Sama kaya Vitria" jawab Dewa singkat.


"Yakin kak?" Tanya Mita.


"Yakinlah kalau ga percaya tanya aja sama kak Arka" jawab Dewa.


Semua mata memandang Arka.


"Loh kok pada liat aku semua sih? Perlu ya dijawab?" Tanya Arka yang mendapat tatapan dari semua orang.


"Iya kak" jawab Ninda.


"Ok, setahuku sih emang iya, tapi ga tahu ya kalau dibelakangku, hahaha" jawab Arka sambil tertawa.


"Ga lucu" sewot Dewa. Yang malah ditertawakan semua.


"Trus kalau kak Arka sendiri gimana?" Tanya Ninda yang berhasil menanyakan hal itu.


"Gimana apanya?" Tanya Arka belaga polos.


"Ya itu, udah pacaran berapa kali gitu" jawab Ninda semangat.


"Oh itu, tanya sama kak Dewa sama kak Vitria aja ya, nanti kalau kakak yang jawab kalian ga percaya" ucapan Arka yang berbelit-belit membuat Aulia menebak kalau apa yang dikatakan Sita kemarin memang benar adanya.


"Kok kami sih, jawab sendirilah, ya ga beib?" Protes Dewa.


"Iya ih" jawab Vitria singkat.


"Kok malah jadi saling lempar gitu sih kak, tinggal jawab aja susah amat" seru Ninda yang semakin penasaran.


"Iya ih, atau jangan-jangan kakak mantannya banyak ya" tebak Mita sambil melirik Aulia yang raut mukanya sudah berubah.


"Wah parah nih, kasian Auli dong kalau gitu" protes Ninda yang ga terima karena teringat cerita Aulia tentang Sita.


"......"


Bersambung


Kira-kira jawaban Arka apa ya? hemmm tapi sayang harus tunggu di cerita selanjutnya🙊


○●●●○

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca, like, komen juga vote🙏. Sampai ketemu di cerita selanjutnya readers tercintaku😍


__ADS_2