
Setelah masa liburan selesai sepasang suami istri remaja itu pun kembali ke kediaman keluarga Wijaya. Hari demi hari bulan demi bulan mereka lewati bersama dengan penuh kebahagian. Terlebih setelah terucap kata 'I Love You' dari kedua anak manusia yang telah menikah karena sebuah perjodohan yang dilakukan oleh sang kakek itu mampu merubah kehidupan keduanya. Kini keduanya pun tak ragu lagi untuk saling menunjukkan perhatian maupun kemesraan.
Hingga tibalah saat yang ditunggu-tunggu oleh Arka dan juga semua siswa kelas 12. Yakni hari dimana dirinya akan melepas statusnya sebagai seorang pelajar dan berubah menjadi mahasisiwa bagi yang melanjutkan studinya ke jenjang selanjutnya. Ya, hari ini adalah hari wisuda kelulusan siswa-siswa kelas 12. Setelah berjuang menghadapi ujian negara beberapa hari yang lalu. Kini saatnya mereka merayakannya dengan sebuah pesta kelulusan yang sering disebut dengan wisuda kelulusan serta perpisahan siswa kelas 12.
Dengan memakai pakaian resmi yaitu setelan jas untuk para siswa dan kebaya serta bawahan batik untuk para siswi. Mereka melangkah bahagia menuju sebuah bangunan yang sangat luas berupa gedung Aula di sekolah. Tentunya dengan di dampingi oleh kedua orang tua yang juga berpakaian resmi pula seperti mereka. Sedangkan para adik kelas, sesuai dengan adat kebiasaan si SMA Kebangsaan, mereka juga hadir dengan pakaian yang semi formal. Kemeja untuk para siswa dan dress atau gaun untuk para sisiwi kelas 10 dan 11.
Acara perpisahan berjalan dengan lancar. Semua nampak bahagia karena bisa lulus dan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi. Apalagi Arka, laki-laki itu bahagia karena bisa mendapat beasiswa untuk melanjutkan di universitas yang diinginkannya.
Setelah acara wisuda di sekolah selesai, Arka sekeluarga mampir ke studio foto untuk melakukan pengambilan gambar foto keluarga sebagai kenang-kenangan kelak saat acara wisuda ketika kelulusan SMA, sayangnya sang kakek tersayang sudah tak bisa mendampinginya lagi.
Setelah berbagai pose dilakukan tiba saatnya sesi pemotretan selesai. Kemuduan dengan mengendarai mobilnya, Arka segera menuju ke sebuah restoran yang sudah di pesan sebelumnya. Tanpa menunggu lama, Arka beserta seluruh anggota keluarga pun sampai di restoran tersebut. Ternyata Ayah Restu, Bunda Risa dan kak Adrian serta keluarga kecilnya telah sampai lebih dulu.
"Maaf kami terlambat," ucap Papa Tara begitu tiba di samping meja pesanannya.
"Tak masalah, kami juga baru saja tiba," jawab Ayah Restu berdiri kemudian menyalami Papa Tara berlanjut dengan mama, Arka juga Aulia yang diikuti seluruh keluarganya.
"Arka selamat ya nak atas kelulusannya, kata Auli nilaimu yang teratas dan dapat beasisiwa, Ayah bangga sama kamu nak" ucap Ayah Tara saat menyalami Arka kemudian memeluk menantunya itu.
"Makasih yah, semua juga berkat do'a dan dukungan dari kalian," jawab Arka.
"Sayang selamat ya nak atas kelulusannya, yang semangat nanti kuliahnya ya, semoga semuanya berjalan dengan lancar, Bunda do'akan semoga kamu bisa meraih cita-citamu kelak nak," ucap Bunda Risa pada menantu kecilnya.
__ADS_1
"Aamiin, makasih buat semua do'a-do'a Bunda buat Arka juga Auli ya Bun," jawab Arka sembari memeluk sang Bunda.
"Iya Sayang sudah tugas kami sebagai orang tua untuk mendo'akan anak-anaknya," jawab Bunda Risa tersenyum.
"Celamat lulus cekolah Om Arka, cemoga becuk Aura kalau udah gede juga pintel kaya Om Arka," ucapan selamat dari kak Arin yang seolah-olah baby Aura lah yang sedang berbicara membuat semua tertawa saat mendengarnya.
"Aamiin, makasih ya Sayang, Om Arka di'ain besuk kalau Aura udah gede bisa lebih pinter dari Om yaa," jawab Arka sembari mencium pipi gembul baby Aura.
"Makacih Om," lanjut Kak Arin menanggapi jawaban dari Arka.
"Wah selamat ya adik ipar, kakak bangga punya adik ipar pinter kayak kamu, gimana udah lega dong sekarang, kan udah lulus sekolah?" Ucapan Kak Adrian disertai pertanyaan.
"Alhamdulillah kak, mungkin karena Papa Mama pinter makanya Arka jadi kerularan kali ya, ha ha," jawab Arka.
"Loh buat apa nunggu setahun lagi Ar?" Tanya Papa Tara yang belum paham pembicaraan kedua pemuda di hadapannya.
"Oh itu Pa, soal resepsi pernikahan Arka sama Auli, kan masih setahun lagi nunggu Auli lulus, masak iya mau sekarang gak mungkin kan Pa?" Jawab Arka sekenanya. Sementara Adrian mengulum senyumnya mendengar jawaban Arka atas pertanyaan Papanya.
"Oh iya harus nunggu setahun lagi dong, kamu sabar aja Ar, meskipun bekum resepsi pernikahan kalian sudah sah dimata hukum dan agama, jadi kamu gak usah khawatir ya" ucap Papa Arka memahami keinginan sang Putra yang merasa belum bisa leluasa ketika keluar rumah bersama dengan Aulia.
"Jadi nanti setelah Auli lulus sekolah masih ada resepsi pernikahan kami Pa?" Tanya Aulia yang belum mengetahui rencana ini sebelumnya.
__ADS_1
"Iya dong Sayang, kan irang lain belum ada yang tahu kalau kalian sudah menikah, jadi harus diadakan resepsi nantinya supaya semua orang tahu kalau kalian adalah suami istri," jawab Papa Tara tersenyum.
"Oh gitu ya Pa?" Tanya Aulia tersenyum pula.
"Kenapa Yang, emang kamu gak mau resepsi Yang?" Kali ini Arka yang bertanya.
"Bukan gitu kak, Auli mau kok, tadinya Auli kira gak ada resepsi, jadi kita nikahnya ya cuma akad aja kaya kemarin gitu," jawab Aulia tak mau semua salah oaham karena mengira Aulia tak mau ada resepsi. Padahal dalam hatinya sedih karena acara menikahnya sama sekali tak ada pestanya.
"Ya gak dok Sayang, masak cuma akad aja sih, besuk ialau kamu lulus SMA langsung kita adain resepsi sesuai keinginan kamu ya," jawab Arka sembari memegang kedua tangan Aulia lalu mencium tangan itu berulang.
"Hem hem, udah ayo makan malah pamer keromantisan, celetuk kak Adrian yang membuat semuanya tertawa mendengarnya. Sedangkan Arka hanya mendengus kesal dibuatnya.
"Ish kak Adri sirik aja sih, bilang aja pengen romantis-romantisan sama kak Arin tapi gak bisa gara-gara keganggu sama Aura," sewot Arka yang juga disambut gelak tawa seluruh keluarga. Untung saja posisi meja yang di pesannya privasi jadi tak mengganggu tamu restoran yang lain.
"Sudah sudah kasian kak Arin tuh kalau sampai kak Adri ngambek nanti, masa harus ngurusi dua bocah sih, ha ha," celetuk mama Rita saat melihat Adri yang sudah cemberut.
"Iya iya bener tuh, ya sudah ayo kita mulai makan," sahut Papa Tara kemudian semua fokus dengan makanan masing-masing. Hingga akhirnya selesai lalu semua memutuskan untuk oulang ke rumah masing-masing. Karena ingin segera beristirahat setelah lelah dengan kegiatan yang padat namun penuh dengan kebahagiaan hari ini.
○●●●○
Bersambung......
__ADS_1
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
IG: @rahmahpratiwi85