
"Emang kenapa?" nah lo Arka malah memakai pertanyaan Dewa untuknya.
"Ehm... kita udah punya acara berdua, eh bentar-bentar, kok kamu pakai pertanyaanku sih?, protes Dewa setelah menyadari telah dipermainkan oleh Arka.
"Jadi kalau kalian kenapa gak ikut mereka?" Lanjut Dewa.
"Ya gak papa, emang harus ya ikut mereka?" Jawab Arka sekaligus bertanya pada Dewa sahabatnya.
"Ya engga sih, tapi..." jawab Dewa menggantung ucapannya.
"Tapi apa?" Tanya Arka.
"Tapi aku cuma kepo aja kenapa kalian gak ikut?" Jawab Dewa ragu.
"Oh cuma kepo," jawab Arka singkat.
"He he iya," ucap Dewa sembari cengengesan.
"Hai kak Arka, boleh gabung gak?" Tiba-tiba Angel datang membuat semua yang ada di meja itu menoleh ke arahnya.
"Sorry ya, aku di sini juga cuma gabung," jawab Arka malas.
"Yaaah ya udah deh kak, ehm gimana kalau kita cari meja lain aja kak, gak usah gabung sama mereka kak, berisik," ucap Angel yang memancing kemarahan tiga gadis heboh dan ajudannya.
"Eh maksud kamu apa ngomong gitu!" Bentak Rafi gak terima.
"Kok marah sih, emang bener kalian berisik kan!" Nyolot Angel menyahuti bentakan Rafi.
"Eh anak kecil! Urusannya apa sama kamu, hah?" Bentak Mita yang emang dasarnya gak suka sama gadis centil satu ini.
"Gak ada, cuma kasihan aja kak Arka yang ganteng kalau harus gabung sama kalian,"jawab Angel gak nyambung.
"Terus masalah buat kamu, kalau kak Arka aja maunya gabung sama kita-kita di sini, hah?" Jawab Mita tak mau kalah.
"Masalah lah," jawab Angel ketus.
__ADS_1
"Masalahnya apa? Teman bukan, Adik bukan pacar juga bukan!" Serang Mita.
"Emang bukan kak, tapi calon pacar, dengar ya kak, C A L O N, CALON," Jawab Angel kepedean yang langsung disambut kekehan dari seluruh penghuni meja Aulia dan kawan-kawan.
"Mimpi!" Seru Mita.
"Halu!" Seru Ninda bersamaan dengan Mita saat mengatakan "mimpi".
"Kepedean banget sih jadi cewek," lanjut Mita.
"Iiih Kak Arka kok diem aja sih, kan Angel di jahatin sama mereka kak," dengan suara sok manja, Angel mencoba mengadu sama Arka sembari menunjuk Mita dan Ninda bergantian.
"Ehm sorry ya dek, ehm siapa nama kamu?, tanya Arka.
"Angel kak," jawab Angel.
"Oh ya Angel, Kakak gak mungkin jadi pacar kamu, karena kakak sudah punya tunangan, jadi maaf ya," ucap Arka jujur agar tak memberi harapan pada gadis lain yang gak akan mungkin berpacaran dengannya. Meskipun Arka hanya mengatakan kalau sudah punya tunangan karena gak mungkin juga kan Arka mengatakan kalau dia dan Aulia sudah menikah.
"Gak usah bohong deh kak, masak masih sekolah udah tunangan sih," ucap Angel gak percaya.
"Oh jadi ini pacar kakak? Ya udah kakak putusin aja tunangan kakak," jawab Angel enteng, sama sekali gak mikirin perasaan orang lain.
"Eh enak banget kamu ya, ngomong gak pakai mikir dulu!" Bentak Mita tak terima sembari berdiri hendak mendekat ke arah Angel, entah apa yang akan dilakukannya, karena tangannya seolah hendak menampar atau mendorong.
"Udah Mit, aku gapapa kok," ucap Aulia menahan emosi sahabatnya itu yang langsung membuat Mita kembali duduk.
"Ehm maaf ya, saya gak bisa pisah dengan Aulia, apalagi kami sudah mendapat restu dari orang tua kami, jadi saya harap kamu bisa mengerti, dan tolong jangan ganggu kami lagi," ucap Arka masih berusaha tenang sembari menggenggam tangan Aulia karena Arka menyadari bahwa istri kecilnya itu kini sedang menahan emosinya.
"Ih kok gitu sih kak, kakak fikirin lagi deh Angel kasih waktu," jawab Angel semakin tak tahu malu.
Brakk!!!
Terdengar suara meja di gebrak dan pelakunya adalah Dewa. Sahabat Arka itu sudah muak mendengar ucapan Angel yang tak tahu malu. Sudah berapa kali Dewa memperingatinya agar tak mengganggu hubungan Arka dan Aulia. Tapi justru saat ini di depan matanya dengan tak tahu malunya gadis genit itu dengan terang-terangan meminta Arka putus dengan Aulia.
"Heh Angel, mau kamu apa sih? Hah!" Bentak Dewa setelah menggebrak meja.
__ADS_1
"Mau...." belum selesai Angel menjawab Dewa justru semakin membentaknya.
"Diam!!! Kakak belum selesai bicara sama kamu!" Bentaknya lagi yang langsung membuat Angel menunduk.
"Kalau sampai kamu berbuat nekat, kakak tak segan mengadukan pada orang tua kamu, mengerti!" Lanjutnya dengan suara yang lebih rendah, karena Vitria memegang tangannya mencoba memberi kode agar kekasihnya itu bisa lebih bersabar mengahadapi sepupu jauhnya itu. Ya, Angel ternyata masih ada hubungan saudara dengan Dewa.
"Tapi kak..." Angel berusah membela diri tapi tak dikasih waktu berbicara oleh Dewa.
"Tapi apa hah? Kamu mau pindah sekolah? Kalau kamu mau sekarang juga kakak telpon papa kamu," ancam Dewa sembari mengeluarkan ponsel dari saku celananya.
"Jangan kak, Angel mohon, kakak jangan kasih tahu papa, iya Angel nurut sama kakak," ucap Angel merebut ponsel Dewa yang sudah pegang.
"Asal kamu tahu ya Ngel, kakak malu punya saudara kayak kamu!" Ucap Dewa kecewa. Dia langsung merebut ponselnya dari tangan Angel kemudian kembali duduk sembari menghela nafasnya panjang.
"Apa? Angel saudara kakak?" Tanya Mita dan Ninda bersamaan, sementara yang lain menatap horor pada Dewa. Mendapati pertanyaan serta tatapan horor dari para sahabatnya Dewa hanya bisa mengangguk mengiyakan.
"Sudah sana kamu pergi," ucap Dewa mengusir Angel. Akhirnya mau tak mau Angel pun pergi meninggalkan Dewa beserta teman-temannya.
"Sory ya, bukannya aku gak mau cerita kalau Angel itu sepupu jauh ku, dia anak dari sepupu papaku," ucap Dewa tak enak hati.
"Gapapa Dew, pasti kamu punya alasan sendiri kenapa gak cerita," jawab Arka sembari tersenyum.
"Iya kamu benar Ar, aku memang punya alasan kenapa aku gak cerita, dan juga aku sengaja gak cerita sebenarnya karena aku udah ancam dia agar gak cerita ke siapapun agar dia gak pakai namaku setiap kali buat masalah," jawab Dewa.
"Tapi karena kalian udah tahu yaudah aku akan cerita sedikit," lanjutnya.
"Sebenarnya Angel itu anak yang baik, tapi karena kedua orang tuanya sibuk maka dia selalu cari perhatian, karena menurutnya orang tuanya akan peduli setelah dia berbuat onar, jadi ya gitu deh, hobi cari masalah, sampai akhirnya sama orang tuanya dititipkan pada mama papaku agar sekolah di sini dan tinggal di rumahku, karena mamaku sayang dan kasihan sama dia makanya mama setuju," cerita Dewa
○●●●○
Bersambung.....
Makasih dah baca, Jangan lupa dukung dengan like, komen atau vote🙏
IG : @rahmahpratiwi85
__ADS_1