
Drettt...
Drettt...
Ponsel Aulia pun bergetar ternyata pesan dari suami tercinta.
📩Mas Arka♡
"Sayang, maaf ya mas tadi pagi lupa ngasihnya, trus sekarang gak bisa ngasih sendiri makanannya, jadi mas titipin ke mereka, dimakan yaa sayang miss you😚❤."
📩My wife♡
"Iya mas gapapa kok, makasih ya, miss you too😙😙."
Sembari senyum senyum sendiri Aulia pun memasukkan ponselnya ke dalam tas tanpa menunggu balasan pesan dari sang suami.
"Cieee.... yang lagi happy senyum senyum sendiri," goda para sahabat yang menebak pasti dapat pesan dari Arka.
"Apaan sih, biasa aja kali," jawab Aulia salah tingkah.
"Udah gak usah salah tingkah gitu kali, kita tahu kok, pasti dari mamas tercinta kan?" Goda Mita.
"Sayang dimakan ya, miss you," tambah Ninda menebak nebak isi pesannya.
"Ih sok tahu, jangan bilang kalian ngintip ya?" Sewot Aulia.
"Ciee brarti bener dong kalo pesannya itu, ha ha ha," ucap Sari diiringi kekehan dari ketiga sahabat Aulia. Sedangkan Rafi dan Andre hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah mereka.
"Sudah sudah lanjutkan makannya sebentar lagi jam istirahat selesai, kalau telat kumpul bisa bisa nanti dihukum kalian," ucap Andre menghentikan aksi menggoda Aulia.
"Siap pak ketos," ucap keempat gadis itu serempak kemudian kembali serius dengan makannya. Tak lupa Aulia menawari para sahabatnya makanan kiriman dari sang suami. Tentu saja mereka semua tak menolak.
__ADS_1
Sementara di tempat lain. Dari tadi ada tiga gadis yang memperhatikan interaksi antara Aulia dan sahabat dengan Rasya dan ketiga sahabatnya yang tak lain Rico, Yudha dan Damar.
"Ih siapa sih mereka. Bisa bisanya lagi itu cowok-cowok terkeren sekampus mendatangi cewek kayak mereka, mana sok akrab banget lagi, awas aja kalau sampai godain Yudhaku,"ucap salah satu dari ketiga gadis itu.
"Tahu nih, kecentilan banget sih jadi cewek, baru juga sehari ospek udah godain Rasyayang aku," ucap satunya lagi.
"Udah lah guys, kita pantau aja dulu, jangan sampai kita salah langkah, siapa tahu aja salah satu dari mereka adiknya, mungkin yang dikasih bekal tadi adiknya Rasya," ucap Farah sedikit santai karena Arka tak ada dalam rombongan cowok cowok itu coba aja kalau ada, sudah pasti lebih kebakar hatinya. Ya ternyata ketiga gadis itu adalah Farah and the gank.
"Iya bener juga Far, siapa tahu itu adeknya Rasyayang, kalau bener kan aku bisa deketin adiknya dulu buat dapetin hati kakaknya, oh Rasyayang aku, im coming, emuah emuah emuah," ucap teman Farah yang bernama Dina dengan lebaynya.
"Eh bentar deh Far, aku kok kaya gak asing ya sama cewek itu," ucap Tia sembari mengingat ingat.
"Cewek yang mana?" Tanya Farah.
"Yang kemungkinan adiknya Rasya," jawab Tia.
"Eh iya Ti, tunggu tunggu, itu bukannya cewek yang nolongin aku waktu di mall ya?" Tanya Farah ragu.
"Eh iya bener Far, itu cewek yang nolongin kamu waktu kesenggol sama ABG gila di mall itu, ya ampun calon adik ipar aku baik banget sihh, pantesan kakaknya juga baik," ucap Dina heboh.
"Iya bener Far kalau gak salah Aulia apa ya namanya?"lanjut Tia menebak sekaliagus bertanya.
"Ya benar Aulia," jawab Farah.
"Ya udah kita fokus sama ospek dulu, jangan sampai reputasi kita hancur gara gara kita gegabah ngurusin mereka," ucap Farah.
"Iya bener, bentar lagi jam istirahat habis, mendingan kita kembali ke ruang panitia ospek aja," ajak Dina. Akhirnya ketiga gadis itu pun beranjak menuju ke ruang panitia ospek.
Tak lama dari itu semua maba mulai berkumpul lagi dan melanjutkan kegiatan ospek hari ini hingga selesai sampai sore hari. Dan kembali lagi ke hari berikutnya sampai selesai. Dan nanti diakhir ospek akan ditutup dengan acara makrab. Seperti biasanya, acara makrab akan diadakan camping di puncak selama 2 malam.
Dan hari ini adalah hari terakhir ospek. Baru saja semua maba selesai dikumpulkan untuk membahas acara camping dan juga diberikan arahan kegiatan selama camping. Kini acara ospek sudah selesai dan tinggal menunggu besuk berangkat ke puncak untuk pelaksanaan camping. Jadi, para maba bebas melakukan apa saja. Ada yang masih asyik ngobrol dengan teman baru, ada yang langsung ke kantin karena lapar ada juga yang pergi dari kampus, entah mau mencari kebutuhan untuk besuk atau sekedar jalan jalan dengan teman baru. Bahkan ada juga yang langsung pulang ke rumah atau kost mereka.
__ADS_1
Sedangkan Aulia dan para sahabat mereka memilih duduk santai di taman kampus untuk beristirahat sejenak serta bercengkerama. Bahkan sekarang ada tambahan personil baru dalam persahabatan mereka yaitu Naya teman satu fakultas mereka yaitu fakultas kedokteran. Entahlah kenapa cuma para gadis yang mendapat teman baru sedangkan Rafi dan Andre masih berdua saja hanya mereka berdua yang tahu. Sudah nyaman berdua atau memang susah cocok dengan orang baru.
Di saat mereka asyik ngobrol tiba tiba muncul rombongan kakak tingkat mereka yang datang. Naya yang belum tahu kalau Aulia dan sahabat mengenal baik kakak tingkat itupun terkejut. Dalam hatinya takut kalau mereka ada berbuat salah dan membuat jengkel kakak tingkat makanya mereka ke sini untuk melabrak. Dengan was was gadis itu lebih memilih diam dan menunggu apa yang akan terjadi.
"Hallo cantik... udah lama ya nunggunya?" Tanya Rasya yang sengaja ditujukan pada Aulia untuk membuat jengkel sang sahabat yang tak lain Arka.
"Ih ge er, siapa yang nungguin kakak?" jawab Aulia spontan membuat semua tertawa.
"Ya ampun dede cantik kok gitu sih, patah hati kakak," ucap Rasya dengan ekspresi dibuat seperti orang patah hati.
"Ehemm," merasa panas hatinya, Arka pun berdehem.
"Ada yang kepanasan ternyata Ras, ha ha," celetuk Rico terkekeh melihat ekspresi Arka.
"Biasa aja," ucap Arka dingin lalu mendekati Aulia.
"Gimana Sayang? Mau berangkat sekarang?" Tanyanya lembut pada sang istri sembari mengecup kening sang istri tak peduli tempat. Sehingga membuat Aulia malu. Sedangkan sang sahabat baru yang tak lain Naya begitu terkejut melihatnya, dalam hati hanya bisa bertanya tanya.
"Kalian gak bawa mobil sendiri sesuai rencana kan?" Tanya Arka pada Ninda dan yang lain.
"Engga kak, tadi kita semua ikut mobil Rafi," jawab Ninda mewakili yang lain.
"Ok good, jadi bisa berangkat sekarang?" Lanjut Arka bertanya.
"Ehm sebentar Mas," ucap Aulia menyela pembicaraan mereka.
"Kenapa Sayang? Apa da yang ketinggalan, hem?" tanya Arka penuh perhatian yang semakin membuat Naya penasaran hubungan keduanya.
○●●●○
Bersambung.....
__ADS_1
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
@rahmahpratiwi85