
"Masih sakit banget ya Yang?" Tanya Arka begitu sampai di kamar dan mendekati sang pujaan hati yang masih terbaring lemah. Dan hanya dijawab anggukan oleh Aulia
"Kamu pucat sekali Yang, apa kakak gak usah berangkat kerja aja ya?," Tanya Arka entah pada dirinya sendiri atau pada Aulia.
"Aku ga apa-apa kak, nanti lama-lama juga sembuh, kakak berangkat kerja aja,"jawab Aulia dengan suara yang lemah karena memahan sakit.
"Tapi kondisi kamu kayak gini Yang, apa perlu ke rumah sakit?" Tanya Arka khawatir.
"Gak usah kak, kalau udah bisa bobo nanti juga enakan, lagian di rumah kan ada bunda," jawab Aulia sembari tersenyum agar sang suami tak khawatir lagi akan kondisinya.
"Ya udah kalau iti mau kamu, tapi janji kalau ada apa-apa panggil Bunda atau hubungi kakak ya," pesan Arka kemudian yang memilih pasrah dengan keinginan sang istri.
"Iya kakak jangan khawatir aku baik-baik aja kok," jawab Aulia meyakinkan dengan tersenyum.
"Baiklah Sayang, kakak berangkat kerja dulu ya, kamu istirahat aja dulu semoga cepet sembuh, muach," akhirnya Arka pamit pada Aulia sembari mencium kening sang kekasih hati yang terbaring lemah di tempat tidur.
"Iya hati-hati kak," jawab Aulia yang mendapat anggukan kepala dari sang kekasih hati.
Setelah berpamitan dengan sang pujaan hati di kamarnya, Arka segera keluar kamar untuk berpamitan dengan sang bunda yang ternyata sudah berada di teras rumah karena mengantarkan Ayah Restu yang ternyata sudah berangkat terlebih dulu.
"Loh Ayah udah berangkat Bun?" Tanya Arka begitu sampai di teras dan tak mendapati sang Ayah mertua.
"Sudah, baru aja berangkatnya," jawab Bunda sembari tersenyum.
"Kenapa gak bareng kita aja Bun?" Tanya Arka lagi.
"Habisnya nungguin kamu pamit aja lama banget sih," bukan suara dari bunda yang menjawab pertanyaan Arka, melainkan suara kak Adrian yang sudah duduk manis di kursi penumpang bagian belakang. Bahkan sampai membuat kak Arin harus berdiri di samping pintu mobil belakang karena baby Aura masih mau main sama sang Papa sebelum benar-benar berangkat bekarja. Benar-benar niat sekali akan menjadikan Arka sebagai sopir pribadi sesuai keinginannya dalam perjanjian sebelum Arka dan Aulia menginap di rumah Ayah Bunda.
__ADS_1
"Masa lama sih kak, perasaan cuma sebentar deh," protes Arka menjawab, namun saat kak Adrian hendak menyahut lagi justru Arka malah berbalik dan kemudian berbicara pada sang Bunda. Membuat Papa muda itu berdecak kesal karena dicuekin oleh Arka.
"Oh iya Bun, Ar titip Auli ya, soalnya tadi pas Arka pamit mau kerja, muka Auli kelihatan pucat banget, sebenarnya sih Ar gak tega lihatnya, tadi saat Arka bilang gak jadi berangkat kerja aja, tapi malah gak dibolehin sama Auli," ucap Arka menjelaskan pada sang Bunda.
"Kalau ada apa-apa jangan lupa Bunda kabari Arka ya," lanjut Arka lagi sebelum sang Bunda menjawab semua ucapannya.
"Pakai titip segala kayak apa aja kamu ini nak, sudah gak usah terlalu khawatir pasti nanti juga baikan, lebih baik sekarang kalian berangkat kerja aja, masa kalian kalah sama Ayah, Ayah aja udah berangkat dari tadi, he he," jawab Bunda Risa diakhiri candaan agar sang menantu tak terlalu kepikiran istrinya.
"Tau tuh Bun, kebanyakan drama ketularan Auli kali ya," celetuk Adrian namun lagi-lagi tak dihiraukan oleh Arka.
"Iya bun, ya udah kami berangkat dulu Bun, jangan lupa kalau ada apa-apa segera kabari Ar, Assalamualaikum" pamit Arka lagi sembari mencium tangan sang Bunda.
"Waalaikum salam," jawab Bunda Risa dan kak Arin bersamaan.
"Kalian hati-hati ya nak, gak usah ngebut" lanjut Bubda berpesan.
"Dada om, hati-hati om, dada Papa," jawab kak Arin seolah mewakili baby Aura dengan menirukan suara anak kecil dengan melambai-lambaikan tangan mungil bayi gembul itu.
Setelah mendengar ucapan sang memantu tadi, Bunda Risa juga merasa khawatir dengan kondisi putri kesayangan nya. Sehingga Bunda Risa memutuskan untuk segera melihat kondisi putrinya itu yang masih terbaring di kamarnya.
"Aurel mau ikut Uti nengok tante Auli gak Sayang?" Tanya Bunda yang sebenarnya ditujukan pada mama bayi gembul itu.
"Mau ikut ding Uti, dede Aulel juga pengen liat tante Uli," jawab Arin menirukan suara anak kecil.
"Ya udah ayo sini gendong sama Uti," ajak Bunda dengan segera bayi gembul itu mengulurkan tangannya ke arah bunda Risa. Mendapat respon sang cucu yang sangat semangat untuk beralih ke dalam gendongannya membuat Bunda Risa tertawa senang.
"Tante lagi atit yaa, cini Aulel pijitin," ucap Bunda Risa begitu sampai di kamar Aulia, dan ikut-ikutan menirukan suara anak kecil seolah baby Aura lah yang sedang berbicara.
__ADS_1
"Buun," lirih Aulia memanggil sang Bunda.
"Sini Bunda pijitin ya," tawar Bunda Risa yang mendapat anggukan dari putrinya.
"Aurel pijitin tente ya,"ucap Bunda sembari mendudukkan baby Aureldi dekat Aulia.
"Ma ma Ta te, ucap Aurel melihat ke arah sang mama bergantian ke arah tantenya seolah memberitahu sang mama kalau tantenya sedang sakit.
"Iya tante sakit, Aurel pijitin ya," jawab Arin s3mbari memijit telapak kaki Aulia sedangkan Bunda Risa memijit pinggang Aulia dan diikuti oleh Aura setelah mendapat arahan dari sang mama.
"Ta te muach muach," ucap Aura mencium pipi Auliadi sela mijitin ala baby Aura yang tak lain hanya ditepuk-tepuk menggunakan tangan mungilnya.
"Aura pijit tante lagi ya, biar tante bisa bobo, nanti kalau tante udah sembuh kita main lagi," ucap Aulia yang sudah merasa lebih baik berkat pijitan dari sang bunda dan kakak ipar. Apalagi pijitan kak Arin di telapak kakinya bisa membuat sakit perutnya sedikit reda sehingga merasa nyaman.
Selain karena nyaman dengan pijitan, mendengar celotehan baby Aura yang entah membicarakan apa dengan sang mama dan juga dengan Utinya meskipun kedua orang dewasa itu hanya asal menjawab justru membuat Aulia merasa seperti mendengar dongeng sebelum tidur. Hingga akhirnya tertidur. Setelah dirasa Aulia telah nyenyak. Bunda mengajak menantu serta cucunya untuk keluar kamar.
"Udah nyenyak ya Rin?" Tanya Bunda Risa kepada sang menantu.
"Kayaknya udah deh Bun," jawab Arin.
"Ya udah kita tinggal keluar aja, biar Aulia bisa istirahat, nanti kalau udah bangun pasti merasa enakan," ajak Bunda Risa yang diangguki oleh Arin.
○●●●○
Bersambung
⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
IG: @rahmahpratiwi85