KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Satria kembali


__ADS_3

"Selamat pagi." Yufan yang baru keluar dari kamarnya.


"Selamat pagi." jawab Safira yang melihat putranya begitu bahagia ketika keluar dari kamarnya.


"Kelihatannya putra-putra Mama ini bahagia sekali ya." canda Safira kepada Yufan yang baru turun dari lantai 2.


"Apaan sih ma." jawab Yufan sambil tersenyum.


"Iya pastilah bahagia dong Ma, Mama ini bagaimana sih. dua abangku itu baru menemukan jodohnya, kedua abangku juga sudah melamar kekasihnya, Masa tidak bahagia ma." sindir Sheila yang membuat Yufan dan Ivan melirik Putri permata Hati mereka.


"Suatu saat jika kamu sudah dilamar oleh kekasihmu kamu pasti akan bahagia seperti ini." ucap Ivan.


"Iya, kalau aku pantas bang, aku memang wanita cantik yang dipinang oleh kekasihku. lah kalian itu kan laki-laki masa raut wajah kalian itu seperti perempuan, merah merona seperti buah jambu yang hendak dipetik." sindir Sheila yang membuat Yufan dan Ivan malah membuat adiknya itu mendapatkan pukulan di pundaknya.


PUK..


"Aduh sakit banget, masak dipukul sih, katanya Abang berdua itu sayang padaku." ucap Sheila yang tidak terima karena dipukul oleh kedua kakaknya. padahal mereka berdua memukul secara perlahan teramat sangat.


"Sudah, jangan banyak bicara cepat pakai pakaianmu itu, setelah itu pergi sekolah kamu ini kan sudah kelas 3 mau lulus kok cerewet banget sih." ucap Ivan yang membuat Sheila mencibirkan bibirnya.


"Dari tadi kan aku sudah pakai pakaian bang, abang kira aku ini bugil apa! punya Mata kok nggak buat melihat." ucap Sheila yang kemudian melanjutkan makannya.


Pagi ini Yufan dan Ivan pergi lebih pagi karena ada acara rapat di salah satu perusahaan. "Oh ya, Apa kamu jadi pergi ke hotel marine?" tanya Ivan kepada Yufan.


"Tentu saja, jadi aku ada rapat dengan salah satu pemegang saham, apalagi katanya Perusahaan kita akan bekerjasama dengan mereka mengenai beberapa proyek, bukan?" tanya Ivan.

__ADS_1


"Iya." jawab Yufan.


Pagi itu Ivan sudah pergi ke hotel tempat mereka akan melakukan perjanjian, terlihat di sana Yufan sedang menatap beberapa proposal yang sudah dia bawa. "Kelihatannya kita akan mempunyai sedikit pekerjaan." ucap Yufan.


Beberapa anak buah Yufan juga ikut ke tempat tersebut, Seorang pria nampak menatap Yufan yang sudah berada di tempat itu. "Kamu sudah datang, Yufan?!" tanya seorang pria kepada Yufan.


"Sudah Tuan." jawab Yufan.


Sesaat kemudian seorang wanita juga datang bersama seorang pria yang bekerja sama dengan perusahaan Gunawan.


"Oh ya, perkenalkan namanya adalah Melodi. dia adalah pembicara ku." ucap pria tua yang bernama tuan Satya.


"Aku senang berbicara dengan anda, Tuan. maaf karena saya tidak terlalu memahami mengenai beberapa proposal yang anda ajukan kepada perusahaan kami." Yufan yang mencoba untuk mengkonfirmasikan mengenai beberapa berkas yang mungkin tidak bisa disepakati oleh Yufan.


Seorang pria yang bernama Satya, seorang pengusaha yang mungkin seumuran dengan Safira ataupun Gunawan. seorang pria yang mungkin sudah merubah dirinya, entah bagaimana pemikiran yang dimiliki oleh Gunawan dan Safira jika mereka bertemu.


"Saya mohon maaf, tuan. saya tidak bisa menerima kontrak kerjasama ini. saya harap anda tidak marah dan jika ada waktu saya akan melakukan kontrak kerjasama dengan Anda lagi." ucap Ivan yang kemudian pergi meninggalkan hotel.


Terlihat raut wajah tidak suka tunjukkan oleh pria tua yang bernama Tuan Satya, pria itu terlihat menatap kepergian Ivan. "Apa yang terjadi, Tuan?" tanya melodi kepada tuan Satya.


"Mulai sekarang ini adalah pekerjaanmu, kamu harus membuat pria itu bertekuk lutut padamu. tidak boleh ada satu kesalahan sekecil apapunpun. Jika kamu berani melakukan kesalahan maka aku akan membuatmu menerima akibat yang harus kamu tanggung." ucap Tuan Satya yang ternyata memang adalah Satria. pria itu memberikan sedikit sentuhan di wajahnya, rasa sakit hati kepada Gunawan karena telah mengambil Safira membuat pria itu benar-benar tidak bisa melupakan dendamnya.


"Tenang saja Tuan, Saya akan melakukan pekerjaan ini dengan sangat mudah. pria itu tidak akan mungkin lepas dari genggaman saya. pria itu tidak akan mungkin bisa lepas dari semua yang akan saya lakukan." jawab Melodi.


Dendam yang dimiliki Satria benar-benar dendam Kesumat, pria itu tidak membiarkan Gunawan beserta keluarganya hidup bahagia. Semua yang dia inginkan adalah sebuah kehancuran, Semua yang dia mimpikan adalah kenyataan yang harus dia dapatkan. terlihat Satria membuat sebuah rencana untuk menghancurkan anak-anak Gunawan, dengan begitu anak-anaknya hancur maka pria itu akan hancur.

__ADS_1


Setelah itu rencana awalnya adalah untuk merebut Safira kembali, entah bagaimana pemikiran Satria selama ini mereka sudah berumur sudah mempunyai anak. tapi entah kenapa dia selalu saja mempunyai cita-cita untuk mendapatkan Safira dan menjadikan wanita itu sebagai istrinya.


Tidak pernah sekalipun Gunawan melepaskan semua informasi mengenai Safira dan Gunawan, setelah terakhir kali dia berada di kampung halaman Safira sebuah cerita yang begitu dramatis. sebuah penolakan yang tidak bisa diterima oleh Satria hingga sekarang ini.


"Apa yang Tuan inginkan dari kedua pria itu?" tanya Melodi kepada Satria.


"Aku hanya ingin menghancurkan ayah dari kedua orang itu, jika kamu ingin bersenang-senang maka silahkan. Aku tidak akan pernah melarangmu untuk melakukan hal itu, Tapi kamu harus tahu jangan pernah menyebut Namaku sekalipun. jika sampai kamu menyebut Namaku maka kamu tahu sendiri kan apa akibatnya?" tanya Gunawan yang membuat melodi menganggukkan kepalanya. seorang wanita yang mempunyai ambisi untuk menjadi istri pria kaya untuk selamanya.


Melodi selalu ingin mempunyai kebahagiaan bukan hanya menjadi simpanan dari para pria kaya termasuk Satria, umurnya memang masih 25 tahun namun jika ditanya mengenai cinta dan semua permasalahan itu maka melodi adalah wanita yang begitu kenyang dengan percintaan para pria kaya. namun tidak ada satu pria pun yang ingin menjadikan melodi istri mereka, para pria itu hanya menginginkan kesenangan semata tanpa ikatan apapun, dia mempunyai segalanya Dia menginginkan Sebuah Cinta dari seorang pria, namun yang membuat semua cerita ini akan sedikit rumit adalah Melodi menginginkan Yufan menjadi miliknya, apalagi Ivan adalah mantan kekasih dari Zaskia dan wanita itu adalah temannya. sama-sama menjadi simpanan para pria kaya untuk mendapatkan semua keinginan mereka.


"Tenang saja Tuan, saya akan melakukan Seperti yang anda inginkan. saya akan melakukan perintah anda." jawab melodi yang kemudian meninggalkan Satria yang masih dalam khayalan tingkat dewanya. sebuah cinta yang tidak bisa didapatkan namun Satria begitu menginginkan hal itu.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian

__ADS_1


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2