KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Trik licik melawan siasat licik.


__ADS_3

Ivan membawa sang istri mendekati Tuan Satya Alia Satria. "Jadi, pria ini yang menyukai Mama, Kata papa dia pria kaya raya." guman Indah dalam hati sambil melihat Satria dari ujung kepala sampai sepatunya. Kalau dibilang ujung kaki kakinya ketutupan sepatu loh.


"Hallo, Yufan." ucap Satria sembari tersenyum menatap wajah Yufan dan Indah.


"Maaf, tuan. saya harus mencari isteri saya dahulu." jawab Yufan.


"It's ok." jawab Satria.


Indah menatap Satria dari ujung rambut sampai ujung sepatunya, wanita itu benar-benar tidak akan menyangka kalau pria tua itu masih mengharapkan cinta seorang wanita yang sudah mempunyai anak-anak dewasa. Indah menggelengkan kepalanya, wanita itu terus berpikir dengan semua pertanyaan sekaligus keanehan itu.


Ini orang pasti lahirnya bukan di dunia ini, bagaimana tidak, dia sudah tahu kalau wanita yang dia sukai itu sudah mempunyai istri kok malah terus-menerus dikejar. dia itu punya ambisi Bagaimana sih otaknya itu kok tidak terlalu berjalan." guman Indah dalam hati yang kemudian menjabat tangan Satria.


Di tempat lain tentu saja Melodi menatap Indah bersama sang suami yang terus bercanda gurau dengan Satria. "Lihat saja, aku pasti akan mempermalukanmu. aku tidak akan memaafkanmu berani sekali kamu melakukan hal ini padaku." ucap Melodi yang menatap Indah dengan tatapan mata yang benar-benar sangat kesal. wanita itu tidak bisa mencapai tujuannya, namun dia pasti akan balas dendam.


"Istrimu cantik juga Yufan." ucap Satria.


"Terima kasih, Tuan. terima kasih atas pujiannya." jawab Yufan yang kemudian berbincang-bincang dengan Satria.


Sedikit namun pasti Indah melihat kondisi yang ada di tempat itu, tatapan matanya menatap beberapa dekorasi. "Tuan, bolehkah saya berjalan-jalan di sekitar tempat ini. saya tidak terlalu suka dengan pesta." ucap Indah.


"Tentu boleh saja, silakan kamu jalan-jalan di tempat ini. jika kamu menginginkan sesuatu Bilang saja kepada salah satu pelayan." jawab Satria. Setelah diperbolehkan dan tanpa curiga sama sekali Satria mempersilahkan indah untuk jalan-jalan di sekitar tempatnya.


Indah nampak berjalan-jalan di sekitar tempat tersebut, wanita itu melihat-lihat apa yang bisa dia lihat dan apa yang bisa dia jadikan bukti. langkah kaki Indah menatap beberapa foto yang terpajang di tempat itu, Sedangkan Melodi tentu saja wanita itu tidak akan membiarkan Indah melakukan sesuatu yang membuatnya seperti wanita tidak berguna.


Langkah kaki Melodi mendekati Yufan yang sedang bersama dengan Satria. "Tuan." Panggil Melodi yang sudah berada di samping Satria.


"Halo Melodi." sapa Satria yang kemudian mengajak wanita itu untuk berbicara dengannya dan Yufan rencananya memang satria akan membuat Yufan memiliki hubungan gelap dengan Melodi. rencananya itu mungkin sudah terbaca oleh Yufan dan sang istri, karena itu mereka lebih bersikap diam untuk membuktikan apakah pemikiran mereka itu benar atau tidak. dengan begitu mereka akan mengetahui rencana apa yang akan dilakukan oleh Satria dan Melodi.

__ADS_1


"Halo melodi." sapa Yufan.


"Hai mas." jawab Melodi dengan senyum yang begitu merekah merona Indah mempesona.


"Di mana istrimu, Mas? Kenapa dia tidak bersamamu?" tanya Melodi yang terlihat tengok kanan kiri untuk mencari keberadaan Dari Indah.


"Istriku sedang jalan-jalan di sekitar tempat ini, kamu tahu kan Kalau istriku itu bukanlah wanita yang suka dengan pesta karena itu dia akan berjalan-jalan di sekitar tempat ini." jawab Yufan.


"Oh begitu ya." ucap Melodi yang terlihat begitu biasa namun di dalam hati wanita itu benar-benar bahagia. bahagia karena dia mempunyai kesempatan untuk menggoda Yufan dengan semua pesonanya. pesona seorang wanita cantik namun murahan.


"Oh ya Yufan, kamu berbincanglah dengan Melodi aku akan menyapa beberapa tamu yang ada di tempat ini." ucap Satria.


"Baiklah Tuan." jawab Yufan yang memberikan waktu kepada istrinya untuk melihat-lihat di sekitar tempat Satria.


Melodi yang tidak tahu hal itu wanita itu nampak bahagia saat berbicara dengan Yufan dengan semua pesona yang di miliki pria itu.


"Oh ya Mas, aku seneng banget deh waktu kamu mau menerima kerjasamaku." ucap Melodi.


"Tentu saja aku harus menerima semua permintaanmu, karena aku tahu kamu bukanlah wanita sembarangan. kalau dari tetap bicaramu dan semua cara kerjamu itu kamu adalah wanita luar biasa, bahkan di bisa dibilang kamu adalah wanita sempurna." ucap Yufan yang membuat Melodi tersenyum bahagia dengan semua rayuan-rayuan yang dikatakan oleh Yufan. wanita itu tersenyum malu dan menunjukkan ekspresi yang benar-benar jatuh cinta.


Suara canda tawa dan semua rayuan yang selalu ditunjukkan oleh Yufan kepada Melodi, pria itu benar-benar akan membuat Melodi melayang seperti di angkasa setelah sampai di titik pertengahan mungkin saja Yufan akan langsung melemparkan Melodi ke titik paling terdalam.


"Oh ya mas, ngomong-ngomong kapan-kapan kamu bisa menemani aku untuk menemui salah satu klien kita nggak?" tanya Melodi.


"Memangnya kita akan menemui Siapa?" tanya Yufan yang sedikit kebingungan.


"Aku ingin menemui seseorang, kelihatannya orang itu mempunyai beberapa bisnis yang akan menguntungkan kita." ucap Melodi.

__ADS_1


"Mungkin aku akan menemanimu tapi untuk beberapa waktu ini aku tidak bisa, karena aku harus mengurus beberapa pekerjaan dengan papaku." ucap Yufan.


"Baiklah kalau begitu." jawab Melodi yang kemudian tersenyum.


Melodi benar-benar begitu bahagia, wanita itu serasa berada di atas angin. bayangannya semua keindahannya bahkan wanita itu terasa berada di alam yang begitu luar biasa, dia terus menikmati semua cerita cinta yang diberikan oleh Yufan dia tidak tahu apakah cerita cinta itu akan membawanya pada kebahagiaan atau cerita cinta itu akan menenggelamkannya.


Melodi tidak mau tahu yang penting cintanya akan disambut oleh Yufan, sedangkan di tempat lain seorang wanita nampak menyusuri tempat tersebut. wanita itu terus menjelajahi tempat Satria, dia mencari sebuah bukti untuk ditunjukkan kepada kedua mertuanya.


"Ini pria ternyata mempunyai sesuatu yang sangat luar biasa." ucap Indah yang sudah menyambungkan video call dengan Gunawan. wanita itu memberikan informasi kepada ayah mertuanya mengenai pria yang bernama Satria beberapa foto, beberapa bingkai beberapa tempat yang ada di rumah rumah Satria yang Sekarang sudah diketahui oleh Gunawan. Gunawan yang berada di rumahnya sedang menatap tempat-tempat yang ada di rumah Satria. pria itu Bersama sang istri melihat beberapa bingkai foto yang begitu dikenal oleh Safira.


"Pria itu benar-benar Satria Mas." ucap Safira.


"Apakah kau yakin, sayang?" tanya Gunawan.


"Tentu saja aku yakin Mas, aku pernah menatap beberapa foto itu. yang aku lihat foto-foto itu adalah foto-foto masa muda Satria bersama dengan keluarganya." jawab Safira yang membuat Gunawan sangat yakin apa yang dia takutkan selama ini itu benar.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2