
"Dasar kurang ajar!" bentak Sheila yang kemudian memutar tubuhnya dan mulai membanting tubuh Ryan KW.
BRUKK..
BRAKKK...
Ryan KW yang dibanting oleh Sheila di pembatas yang ada di ruangan tersebut.
"Dasar pria tidak tahu diri, sudah wajahmu menjijikkan kamu mau main-main denganku ya!" bentak Sahara yang kemudian membenarkan kebaya yang dia pakai.
"Huff..," Reno menghela nafas lega.
Orang-orang yang ada di persidangan dibuat melongo dengan semua yang dilakukan oleh Sheila. wanita itu benar-benar memberikan pelajaran yang sangat luar biasa.
"Sudah aku bilang kan kalau aku bukan lawan wanita lemah yang akan bisa kamu tindas." Sheila yang kemudian menarik kera pakaian Ryan KW.
"Pak hakim, Lihatlah wajah pria ini. pria yang sudah membunuh Tuan konglomerat dan berusaha untuk melakukan sesuatu kepada putranya. wajahnya sangat mirip dengan Tuan buta yang membuat dia yakin kalau semua yang dia lakukan tidak akan ada yang mengetahuinya." sesaat kemudian meminta beberapa polisi untuk menangkap Ryan KW.
Dengan segera pak polisi menangkap Ryan KW kemudian memberikan keputusan di pengadilan. "Baiklah, karena semuanya sudah jelas dengan ini dua pria ini akan dibebaskan dan pria itu akan membusuk di penjara dengan hukuman 20 tahun penjara."
TOK.
TOK..
TOK..
Pak hakim yang memberikan keputusan.
"Tidak bisa, aku tidak boleh mendekam di penjara." seru Ryan KW.
"Kalau tidak mau dipenjara maka istirahatlah di hotel prodeo itu, akan lebih bermanfaat untukmu." ujar Sheila yang kemudian memukul Pria tua yang wajahnya sangat mirip dengan pria buta.
Suara teriakan dan kebahagiaan dapat terlihat di wajah dua pria yang sekarang sudah dibebaskan.
"Terima kasih Mbak." ucap keluarga dari pria buta dan pria bisu.
"Berterima kasihlah kepada Tuhan, karena berkat dia kita mendapatkan barang bukti dan penjahatnya." jawab Sheila yang kemudian berjalan mendekati sang suami, apalagi yang bisa dikatakan oleh Reno ketika melihat istrinya wanita yang sangat luar biasa dengan semua kecerdasannya.
Dicky nampak menatap istri dari temannya itu, pria itu menggelengkan kepalanya sambil memberikan Dua jempol untuk Sheila.
__ADS_1
Setelah dari pengadilan Sheila dan Reno kembali ke pernikahan mereka, sepasang suami istri yang baru sah itu nampak tertawa begitu bahagia. mereka mendapatkan sebuah hadiah yang begitu istimewa, ketika Sheila benar-benar membantu dua orang berkebutuhan khusus tersebut.
"Aku sangat bangga padamu, sayang." Reno yang memuji istrinya atas semua yang dia lakukan.
"terima kasih ya Mas, tapi kalau tidak ada bantuan darimu mungkin tidak akan terjadi." jawab Sheila sambil tersenyum kemudian memberikan kecupan di pipi suaminya.
"Aku benar-benar tidak salah memilih seorang wanita untuk menjadi pendampingku, seorang wanita yang sangat luar biasa. begitu cerdas begitu hebat." puji Reno kembali.
Terlihat Reno mencium tangan sang istri. "Terima kasih ya Mas, karena kamu selalu percaya padaku. jika kamu tidak percaya padaku mungkin aku tidak akan mampu melakukan hal ini, semuanya seperti jalan yang begitu terjal. sesuatu yang sangat menakutkan tersimpan di dalam kasus ini." ucap Sheila yang kemudian meminta sang suami untuk segera melajukan mobilnya.
Sekitar 30 menit kemudian mereka sudah sampai di rumah keluarga Gunawan. pesta hari itu terjadi dengan begitu meriah, apalagi kabar mengenai Sheila yang mampu menolong seorang pria yang dituduh membunuh. suatu kebanggaan bagi Gunawan dan Safira mempunyai Putri yang begitu luar biasa.
SATU BULAN KEMUDIAN
"Ada apa Dicky?" tanya Reno kepada Dicky.
"Kamu dalam masalah besar." jawab Dicki.
"Memangnya ada apa?" Reno yang bingung.
"Kelihatannya pria itu sudah menemukan keberadaanmu, pastinya dia juga menemukan keberadaan istrimu." jawab Dicky.
"Kamu tahu kan ke mana arah pembicaraan seorang pria yang adiknya jatuh cinta padamu namun kamu tolak." jawab Dicky.
Seketika pemikiran Reno langsung melayang kepada pria yang bernama Alvaro.
"Mau apa lagi pria itu mencariku?" Reno yang terlihat berusaha untuk mencari tahu mengenai Alvaro.
Dulu mereka sangat dekat namun setelah kejadian adik Alvaro bunuh diri pria itu bertekad untuk membalas dendam kepada Reno.
"Bagaimanapun caranya tentu saja pria itu ingin membalas dendam padamu, Kamu tahu kan bagaimana dia? dia pasti berusaha untuk melakukan sesuatu padamu," jawab Dicky.
"Aku tidak pernah melakukan kejahatan itu, Aku tidak pernah membunuh adiknya. Lalu kenapa dia terus-menerus mengejarku? Jika dia berani melakukan sesuatu kepada Istriku makan aku bisa menjamin kalau dia akan menderita." Reno yang kemudian menelepon salah satu temannya untuk mencari bukti keberadaan Alvaro di Indonesia.
TUT...
Reno menelfon salah satu anak buahnya.
"Ada apa, Tuan Reno?" tanya salah satu anak buah Reno yang berada di Indonesia.
__ADS_1
"Hubungi teman-temanmu yang ada di Amerika, pastikan keberadaan Alvaro di sana atau tidak. jika kalian tidak bisa melakukan perintahku maka kalian tahu bagaimanakah sifatku." ujar Reno yang kemudian mematikan ponselnya. pria tuh harus mencari keberadaan Alvaro di Amerika, jika pria itu memang benar-benar tidak ada di sana berarti benar apa yang dikatakan Dicky Kalau pria itu ada di Indonesia.
"Dicky, bisa aku minta tolong?" tanya Reno.
"Siap, memangnya apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Dicky.
Jika Alvaro sudah mengetahui keberadaanku berarti yang lain juga sudah mengetahui keberadaanku di sini, aku minta padamu untuk mencari tahu orang-orang itu, jika mereka berani melukai istriku akan kupastikan mereka membusuk di alam bakah." Reno yang kemudian pergi meninggalkan tempat Dicky.
"Itulah yang kita takutkan Reno, kita ini adalah orang-orang yang bekerja di dunia gelap, jika kita mencintai seseorang maka kita harus berani menanggung semua yang telah kita lakukan di masa lalu." guman Dicky yang melihat Reno pergi dari tempatnya.
Di tempat lain beberapa musuh Reno sudah membuat rencana untuk membunuh pria itu, tak tanggung-tanggung mereka melakukan penjebakan untuk membuat pria itu hancur. bisnis mereka sudah dihancurkan Reno sampai tidak berwujud sama sekali. karena itu mereka akan membalas dendam kepada Reno dengan semua kebahagiaan yang sekarang dia miliki.
"Hufff.., aku juga takut jika terjadi sesuatu dengan keluargaku. kita bekerja di dunia gelap di masa lalu, sekarang ketika kita mencoba untuk bertobat mereka memburu kita seperti kita ini target kejahatan." ucap Dicky yang kemudian meminta beberapa temannya untuk mencari tahu mengenai Alvaro.
Dia juga tidak ingin pria itu melakukan sesuatu kepada keluarganya, masa lalu yang kelam itu biarlah tenggelam. namun masa lalu yang gelap itu nampak muncul ke permukaan dengan semua dendam yang begitu membara.
TUT...
"Bagaimana?" tanya Dicky.
"Benar, pria itu ada di sini dia mempunyai tempat di wilayah dekat dengan tempatku." jawab teman-teman Dicky.
"Baguslah kalau begitu, terus pantau pria itu." pinta Dicky.
"Oke." jawab teman-teman Dicky.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
__ADS_1
-Isteri simpanan bos kejam