KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Kabar angin


__ADS_3

"Jangan beri tahu Safira terlebih dahulu." pinta Bu Esti.


"Kenapa kami tidak boleh mengatakannya, Bu? Bagaimana jika Safira terus-menerus dibohongi oleh suaminya?" tanya Amel kepada bu Esti.


"Untuk saat ini jangan diberi tahu dulu, kita harus menunggu waktu yang tepat. Safira akan sangat terpukul Jika tiba-tiba dia mendapat kabar Kalau suaminya sudah berselingkuh, jadi aku mohon kepada kalian untuk tidak memberitahu Safira terlebih dahulu. biarkan dia tenang sebentar setelah itu kita akan memberikan berita ini sedikit demi sedikit." jawab Bu Esti.


"Baiklah, Bu." jawab Amel.


Tanpa disadari oleh mereka yang ada di gudang ternyata Safira mendengar apa yang mereka katakan, memang jantung Safira benar-benar tersentak. dia tidak akan pernah percaya dengan apa yang dikatakan oleh semua orang, bukan hanya orang-orang yang ada di Toko swalayan Tapi beberapa orang terdekat Amel juga mengatakan kalau Rudi sering sekali keluar bersama dengan seorang wanita.


Safira hanyalah seorang wanita yang begitu mencintai suaminya, dia tidak akan mudah percaya dengan apa yang dikatakan oleh orang-orang itu. kepercayaan Safira kepada suaminya begitu luar biasa, tidak akan ada orang yang mampu membuat Safira curiga kepada suaminya. begitu pula hari ini, Safira yakin kalau teman-teman yang selama ini dia percaya itu mungkin salah melihat. mungkin ada seorang pria yang sedikit mirip dengan suaminya karena hal itu mereka mengira pria itu adalah suaminya.


"Akan ku buktikan kalau apa yang mereka katakan itu salah, Mas Rudi bukanlah orang seperti itu. mas Rudi adalah orang yang sangat baik tidak mungkin dia membohongiku, tidak mungkin dia selingkuh di belakangku." ucap Safira dalam hati. wanita itu masih bersikukuh kalau suaminya adalah orang yang sangat baik dan tidak akan pernah menghianatinya. Safira yakin cintanya yang begitu tulus kepada sang suami tidak akan mampu membuat suaminya berpaling darinya. cinta yang semurni lautan akan membuat Rudi selalu bertahan dengannya.


Setelah mendengar pembicaraan dari teman-temannya Safira keluar dari gudang secara perlahan-lahan, wanita itu tidak ingin membuat teman-temannya merasa tidak enak dengan apa yang mereka katakan.


** 10 menit kemudian **


"Oh ya Safira, nanti kamu mau makan bersama kami tidak?" tanya Amel kepada ke Safira.


"Tentu saja, Memangnya kenapa?" tanya Safira.


"Tadi aku sudah membawa beberapa makanan, Aku ingin kita memakannya bersama ibu bilang Pasti kalian suka dengan masakan ibu." ucap Amel.


"Tentu saja, ayo." jawab Safira.


Siang itu secara bergantian para karyawan yang ada di Toko swalayan beristirahat, sekarang giliran Amel, Lala dan Safira. ketiga wanita itu nampak berbicara begitu bahagia, mereka sedang memakan makanan yang dibawa oleh Amel.


"Fiira, apa kamu percaya dengan suamimu!" tanya Lala yang tiba-tiba.

__ADS_1


Amel yang mendengar pertanyaan dari Lala tentu saja wanita itu langsung tersedak. "Uhuk-uhuk, Apaan sih kamu Lala." ucap Amel.


"Aku kan cuma tanya, kita itu sebelum menikah sedangkan Safira kan sudah menikah. maka dari itu aku tanya sama dia." jawab Lala sembari tersenyum. rasa penasaran Lala begitu luar biasa, mereka sudah melihat perselingkuhan suami dan temannya namun Safira selalu saja menganggap suaminya adalah orang yang sangat luar biasa.


"Tentu saja aku sangat percaya dengan mas Rudi, dia adalah pria yang begitu baik dan dia adalah pria yang sangat mencintaiku." jawab Amel.


"Benarkah, lalu kemarin saat kamu ulang tahun kamu dua hadiah apa?" tanya Lala kepada Safira.


Safira memperlihatkan kalung yang dia pakai, wanita itu tersenyum sembari ingin mengatakan kepada teman-temannya kalau mereka salah paham terhadap suaminya. pria yang sudah menikahinya itu adalah pria yang baik pria jujur dan sangat mencintainya.


"Lihatlah Amel, cincin kalungnya bagus banget loh..," ucap Lala.


"Tentu saja bagus, kalau kamu mau beli.., ya beli aja." jawab Amel.


"Kata Mas Rudi ini adalah kalung limited edition, cuma ada dua di tempat ini. satu aku beli tapi satunya kata Mas Rudi kurang tahu." jawab Amel.


"Ya udah kalau begitu, kita makan dan jangan banyak bicara. Setelah itu kita kembali bekerja nanti para pembeli bahannya kita masih di sini." ucap Lala.


"Tentu aja nanti kita dimarahi sama teman-teman kita karena kita lelet di sini." jawab Amel.


Safira hanya bisa tersenyum, wanita itu pasti akan membuktikan kepada teman-temannya kalau mereka berdua itu salah. suaminya tidak akan pernah menghianati Safira, suaminya adalah orang yang sangat baik dan orang pria yang paling jujur yang ada di dunia ini entahlah mungkin itu benar atau tidak.


"Hahaha..., ayo." Amel yang mengajak Safira pergi.


Di tempat ini mereka sedang bersenang-senang, Safira bekerja keras untuk melanjutkan kehidupan yang selalu mendapat cobaan orang-orang terdekat. Safira selalu mengatakan kalau suaminya itu adalah orang yang tidak benar.


Di tempat lain juga sepasang orang brengsek sudah berada di sebuah tempat mereka sedang menghabiskan waktu mereka di salah satu hotel, mereka sedang bersenang-senang dan bercinta sampai kelelahan. Bahkan mereka berdua sekarang sedang saling menatap satu sama lain.


"Kamu tahu sayang, kau benar-benar membuatku sangat puas. kau benar-benar membuatku selalu melayang saat berada di ranjang." ucap Putri yang sudah berada di sebuah kamar bersama dengan Rudi.

__ADS_1


"Tentu saja aku akan memberikanmu sebuah kepuasan, aku akan selalu memberikanmu sesuatu yang benar-benar akan membuatmu selalu merindukanku." jawab Rudi.


Kedua orang tidak bermoral dan tidak tahu malu itu sekarang berada di satu kamar, mereka selalu mengaku sebagai sepasang suami istri bahkan dengan sangat bodohnya Rudi membuat sebuah surat pernikahan palsu dengan Putri. karena hal itu mereka dengan bebas bisa menginap di salah satu hotel.


"Nanti kamu pulang tidak?" tanya Putri kepada Rudi.


"Memangnya kenapa?" tanya Rudi.


"Kita menginap lagi aja di sini, aku nggak mau pulang. aku males banget." jawab Putri.


"Lalu, kamu mau melakukan apa di sini jika tidak mau pulang?" tanya Rudi sembari mengatakan kata-kata yang begitu romantis dan menggoda.


"Tentu saja kita di sini akan membuat suasana semakin hidup, kita bisa melakukan adegan ranjang terus-menerus.' ucap Putri.


"Kamu aja sudah tidak berdaya saat aku membuatmu terus mengerang. Apa kamu ingin lagi?" tanya Rudi yang membuat Putri memberikan ciuman bertubi-tubi kepada Rudi.


Entahlah dunia semakin lama semakin tidak mengenal dosa, sepasang suami istri akan selalu mengikat janji namun sekarang Salah satu pasangan itu melakukan perbuatan tercela dengan wanita lain tanpa merasa berdosa sama sekali.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu

__ADS_1


__ADS_2