KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Menampar Melodi.


__ADS_3

"Ya Allah, jangan biarkan wanita itu melakukan sesuatu yang dia inginkan." ucap Indah.


"Ada apa mbak?" tanya sekertaris Yufan.


"Kalau suamiku kembali tolong katakan padanya kalau aku mencarinya, minta suamiku untuk segera meneleponku, bisa kan?" tanya Indah kepada sekretaris Yufan.


"Tentu, mbak." jawab sekertaris Yufan.


Setelah mengatakan hal itu Indah langsung pergi dari kantor dan keluar dari perusahaan, dengan keadaan yang gugup Indah mengambil ponselnya, dua mobil yang dimiliki oleh Yufan sudah diberi alat pelacak. Indah dan suaminya saling mengetahui di mana keberadaan mobil mereka.


"Ya Allah jangan sampai terjadi sesuatu kepada Suamiku, aku tidak ingin wanita ular itu melakukan sesuatu kepada suamiku." ucap Indah.


"Apa kita akan pergi ke tempat itu, Nyonya?" tanya sopir Indah.


"Tolong percepat laju mobilnya, Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada suamiku." jawab Indah dengan kecepatan yang lumayan. wanita itu takut jika terjadi sesuatu kepada suaminya, Indah yakin kalau Melodi sudah merencanakan sesuatu kepada suaminya.


Indah yakin Melodi sudah melakukan sesuatu. "Pak, tolong percepat mobil laju kendaraannya. ya Ada sesuatu yang benar-benar gawat." ucap Indah.


Di tempat lain ternyata yang dipikirkan oleh Indah itu ada benarnya, sesuatu yang begitu menyakitkan sesuatu yang begitu membuat wanita akan murka dengan semua kelakuan para wanita penggoda. di sebuah tempat yang ada di sekitar proyek pembangunan Apa yang dipikirkan Indah itu ada benarnya. Melodi mencoba untuk melakukan sesuatu kepada Yufan, wanita itu sudah mencampurkan obat ke dalam jus dan kopi yang sudah dibuatkan oleh wanita itu.


"Ada apa mas?" tanya Melodi kepada Yufan.


"Entahlah, kepalaku sakit dan pusing." jawab Yufan.


"Mas menepi dulu, kita cari tempat untuk beristirahat dahulu. kenapa tiba-tiba kepalamu merasa pusing?" tanya Yufan.


"Entahlah." jawab Yufan. seperti yang sudah sudah terjadi Yufan tahu kalau Melodi berusaha melakukan sesuatu kepadanya, pria itu melakukan video call dengan sang istri untuk memberitahukan dimana keberadaannya. dia tidak akan membiarkan Melodi berhasil melakukan pembusukannya, dia sudah berjanji kepada istrinya akan menjadi pria sejati dan pria yang selalu setia kepada wanita yang dia cintai.


"Ya Allah Apa yang dilakukan oleh wanita itu, Aku tidak akan membiarkan dia melakukan sesuatu kepada Suamiku. aku tidak akan membiarkan semua rencananya berjalan." ucap Indah yang kemudian meminta sang supir untuk memarkirkan mobilnya.


"Ayo pak cepat ikut aku!" seru Indah. wanita itu segera menarik tangan Pak sopir dan mengajak pria itu untuk mencari keberadaan suaminya di salah satu bangunan yang ada di dekat proyek. memang bangunan itu diperuntukkan untuk pemilik perusahaan atau konstruksi agar bisa beristirahat di sana. Indah terus berusaha untuk mencari keberadaan sang suami.


"Pak, Apa kamu tahu Pak Yufan tadi kemari?" tanya Indah kepada salah satu satpam.


"Iya Bu, Tadi Pak Yufan kemari. tadi Pak Yufan masuk ke salah satu ruangan Katanya pusing dia dibantu sama Bu Melodi." jawab Pak satpam.

__ADS_1


"Pak, Tolong tunjukkan di mana keberadaan Suamiku, cepat!!" seru Indah yang meminta Pak satpam untuk memberitahu Di mana keberadaan suaminya. jantung Indah berdebar begitu kencang dia takut terjadi sesuatu kepada suaminya, dia takut terjadi hal-hal yang tidak dia inginkan. tubuh Indah begitu gemetar kedua tangan dan kedua kakinya benar-benar bergetar dengan semua pemikiran yang ada di otaknya.


"Aku tidak akan membiarkan wanita itu melakukan sesuatu, ya Allah tolonglah jaga suamiku, tolonglah dia ya Allah." guman Indah dalam hati yang kemudian berhenti di salah satu ruangan.


"Kalau tidak salah tadi Pak Yufan dan wanita itu berada di sini Bu." jawab Pak satpam.


"Pak, tolong dobrak pintu ini." pinta Indah.


"Tapi Bu," Pak satpam yang takut.


"Pak supir, Pak satpam tolong dobrak pintu ini. jika kalian tidak mampu melakukannya akan Aku pastikan kalian dipecat karena ini adalah tempat proyek suamiku!" perintah Indah.


Melodi yang berada di dalam kamar bersama Yufan nampak wanita itu benar-benar ingin melakukan sesuatu kepada Yufan. sedangkan Yufan sendiri pria itu terlihat berusaha untuk mempertahankan dirinya, dia dengan sekuat tenaga menahan sesuatu yang mulai menjalar ke dalam tubuhnya.


"Ya Allah, lindungilah aku lindungilah keluargaku, lindungilah pernikahanku aku tidak ingin pernikahanku hancur." guman Yufan dalam hati.


BRAKKK...


Pak sopir dan Pak satpam langsung mendobrak pintu kamar yang ditempati oleh Yufan, ketika berada di tempat itu sebuah pemandangan yang sangat mengerikan hampir terjadi. Melodi sudah bersiap-siap untuk melakukan sesuatu, Wanita itu sudah hampir melakukan rencananya namun tiba-tiba dua pria sudah mendobrak pintu kamar tersebut.


Sesaat kemudian masuklah seorang wanita yang tidak lain adalah Indah, wanita itu menatap Melodi yang sudah membuka blazer pakaiannya dan hendak mendekati Yufan. Yufan terlihat meringkuk dan menahan sesuatu yang ada di dalam tubuhnya, tatapan mata Indah menatap Melodi, dengan sangat marah.


"Apa yang kamu lakukan di sini!" teriak Melod.


"Dasar wanita murahan!!" seru Indah yang melihat pemandangan yang hampir terjadi.


PLAKKK..


PLAKKK...


BRAKK..


Indah langsung memberikan dua tamparan ke wajah Melodi, bahkan wanita itu mendorong tubuh wanita itu dengan sangat kasar.


"Aku pasti akan memberikanmu pelajaran, Pak sopir Tolong bantu suamiku masuk ke dalam mobil. bawa dia!!" perintah Indah.

__ADS_1


"Baik nyonya." jawab Pak sopir yang kemudian membantu Yufan bersama Pak satpam.


Tatapan mata penuh kemarahan ditunjukkan oleh Indah ketika melihat Melodi berusaha melakukan sesuatu kepada suaminya. "Dasar wanita murahan, wanita pelacur tidak tahu diri!!" teriak Melodi dengan begitu keras. wanita itu menatap Melodi dengan tatapan ya begitu menghina, begitu jijik bahkan wanita itu seperti wanita sampah.


"Berani kamu melakukan hal itu padaku, berani Kamu menghinaku!!" teriak Melodi.


"Dasar pelacur murahan!!" seru Indah dengan suara yang begitu menggema.


PLAKKK...


PLAKKK..


BRAKKK..


GREPP...


seorang wanita yang sudah murka akan bisa melakukan apapun, seorang wanita yang sudah kehilangan kesabarannya akan bisa melakukan semua yang terjadi. Indah menampar, mendorong bahkan menjambak rambut Melodi dengan begitu kasarnya. Wanita itu benar-benar sudah kehilangan kendali, wanita itu benar-benar seperti seorang pembunuh bayaran yang sangat luar biasa.


Dengan kedua bola matanya Wanita itu menatap Melodi yang berusaha untuk menyentuh suaminya. "Dasar wanita murahan!!" teriak Indah dengan suara yang begitu keras. wanita itu kemudian mencakar wajah Melodi dengan sangat kasarnya. Wanita itu benar-benar sangat marah dengan semua yang terjadi, wajah Melodi mengeluarkan darah karena cakaran yang dilakukan oleh Indah, wanita itu tidak akan membiarkan wanita murahan seperti Melodi berusaha untuk melakukan sesuatu kepada suaminya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2