
Setelah Gunawan yakin kalau pria yang bernama Satria adalah Satya. maka Gunawan akan menjalankan rencana sesuai apa yang diminta oleh Yufan. Indah yang berada di rumah yufan Bersama sang suami nampak Wanita itu sudah berjalan-jalan di tempat itu. tatapan mata Indah menatap sebuah tempat yang begitu menyedihkan.
"Iya ini adalah orang yang benar-benar sangat menakutkan, aku yakin jika sampai dia melakukan sesuatu seperti itu pasti dia sudah memikirkan kalau dia akan mendapatkan keinginannya." guman Indah dalam hati yang kemudian mematikan ponselnya.
Tak berselang lama terlihat wanita itu kembali ke tempat sang suami, tatapan mata Indah menatap Melodi yang tersenyum begitu bahagia saat dia bersama dengan sang suami. langkah kaki Indah mendekati sang suami, wanita itu menunjukkan senyumnya seolah dia tidak cemburu dengan kedekatan Melodi dan suaminya.
"Mas." Panggil Indah.
"Kamu sudah selesai keliling tempat ini, Sayang?" tanya Yufan.
"Sudah Mas, aku sudah selesai jalan-jalan sekitar tempat ini. tempat Tuan Satya benar-benar sangat mewah luar biasa, bahkan tempat ini begitu istimewa." jawab Indah.
Yufan menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian pria itu meninggalkan melodi begitu saja dan berjalan-jalan Bersama sang istri.
"Mas Yufan mau ke mana?" tanya Melodi kepada Yufan.
Yufan yang sedang berjalan itu pun seketika Dian menghentikan langkahnya, pria itu menatap Melodi yang terlihat begitu tidak suka saat dirinya bersama dengan sang istri.
"Tentu saja aku mau berjalan-jalan di sekitar tempat ini, Melodi. Aku mau menyapa beberapa rekan bisnisku." jawab Yufan.
Hati melodi benar-benar seperti tersiram air panas begitu mendidih, tadi dia merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa. namun sekarang dia harus merasakan kekesalan luar biasa karena pria yang dicintai itu dibawa pergi oleh bininya.
"Kelihatannya Wanita itu sangat senang sekali saat dia bersamamu, Mas?" tanya Indah yang tidak menunjukkan kemarahan sama sekali.
"Buat apa aku harus bersama wanita itu, Sayang. Aku mempunyai seorang wanita yang luar biasa dan sempurna, buat apa aku harus mengejar sesuatu yang begitu terlihat tidak sedap dipandang." jawab Yufan.
"Kamu ini bagaimana sih Mas, kamu bilang dia adalah wanita yang tidak sedap dipandang. kamu kira dia itu wanita apaan, Lihatlah dia adalah wanita cantik wanita luar biasa bahkan begitu banyak pria mencoba untuk mendekatinya." ucap Indah yang terlihat mencoba untuk menanyakan mengenai perasaan sang suami.
__ADS_1
"Wanita itu tidak hanya untuk dipandang, sayang. wanita itu mempunyai 1000 kharisma 1000 perumpamaan dan seribu tanggung jawab. mungkin seorang pria hanya mempunyai dua tanggung jawab menafkahi dan menuntun keluarganya, namun seorang wanita mempunyai begitu banyak tanggung jawab mengurus rumah tangga, bertanggung jawab kepada anak-anaknya membesarkan anak-anaknya, menuntun keluarganya jika salah jalan dan banyak sekali." jawab Yufan.
"Kamu tahu Mas, kata-katamu itu mengatakan seolah kamu itu sedang melakukan kesalahan dan kamu mencoba untuk menggodaku." ucap Indah.
"Aku tidak akan pernah melakukan hal itu, Sayang. aku bukanlah seorang pria pembohong yang suka menabur janji dan suka melakukan kesalahan." jawab Yufan yang kemudian membawa sang istri untuk berbicara dengan beberapa pengusaha.
Melodi yang berada di tempat itu dari tadi terus menatap Yufan dan istrinya, ingin sekali Melodi melakukan sesuatu namun sesaat kemudian terlihat wanita itu mempunyai sebuah ide luar biasa Untuk mempermalukan Indah dengan semua kelicikannya.
"Kamu tahu kamu Indah, kamu hanyalah seorang wanita lulusan SMA. akan aku lihat seberapa pintar kamu akan kubuat kamu malu di depan para pengusaha itu." ucap Melodi yang kemudian berjalan mendekati Yufan dan sang istri yang sedang berbicara dengan para pengusaha. wanita itu nampak tersenyum dengan semua kebusukannya. Bahkan dia sudah memikirkan mengenai bagaimana dia akan menghancurkan Indah.
bagaimana dia akan menghancurkan rumah tangga Yufan dan segalanya.
"Hahaha.., ternyata istrimu sangat cantik, Yufan." ucap beberapa pengusaha.
"Terima kasih Tuan, Terima kasih atas pujiannya." jawab indah yang terlihat berbicara begitu santai kepada para pengusaha. walaupun Indah adalah wanita desa tapi dalam segala pemikiran wanita itu adalah wanita modern. Indah memang selalu bersikap sopan bukan berarti kesopanan itu adalah hal yang kuno.
"Dari kecil kami hidup di desa, Tuan. Kami selalu menjunjung tinggi kesopanan dan cara berbicara kami kepada yang lebih tua." jawab Yufan yang kemudian menunjukkan senyumnya ketika berbicara dengan para pengusaha.
Sesaat kemudian tiba-tiba saja Melodi mendekati Yufan sembari melirik Indah yang berada di sana. "Halo tuan." sapa Melodi yang sudah berada di tempat itu.
"Halo Nona melodi." jawab beberapa pengusaha.
"Tuan Salam benar-benar sangat dermawan dengan semua berita yang sudah aku dengar." ucap Melodi.
"Berita apa tanya tuan Jaka, apakah Tuan Jaka tidak tahu Tuan Salam membuka beberapa yayasan amal untuk menolong beberapa orang-orang terlantar bahkan yayasan itu sekarang semakin berkembang." ucap melodi.
"Hahaha.., kamu bisa saja melodi. Aku hanya bisa membantu seperti apa yang bisa aku lakukan." jawab tuan salam.
__ADS_1
Melodi terus menunjukkan Bagaimana caranya berbicara dengan para pengusaha kaya, Melodi ingin mengukuhkan dirinya di pandangan para pengusaha. wanita itu akan menunjukkan di mana kelasnya dan di mana kelas dari Indah.
"Aku benar-benar sangat menyukai pujianmu, Nona melodi."'ucap salah satu pengusaha.
"Maafkan saya, jika saya mengatakan hal ini, Tuan. anda adalah orang yang bijaksana namun kalau bisa kebijaksanaan yang anda miliki itu bermanfaat bagi orang lain. Anda tahu sendiri kan begitu banyak orang tidak mampu, begitu banyak orang-orang yang kekurangan pekerjaan di tempat Anda. ada baiknya jika anda mau menolong mereka, membuka usaha-usaha kecil untuk mereka dan memberikan mereka tempat untuk berkreasi."'perkataan yang diucapkan oleh Indah serasa bom nuklir bagi Melodi.
"Kamu benar sekali Nyonya Yufan. apa yang Anda katakan itu sangat luar biasa, memang saya mempunyai beberapa tempat yang sudah terlantar." ucap tuan Salam.
"Bagaimana kalau Tuan salam memberikan mereka kompensasi memberikan mereka bimbingan kemudian memberikan mereka tempat yang bisa menaungi mereka. setelah itu Tuan bisa mengarahkan mereka menjadi anak buah anda, membuat usaha-usaha yang anda miliki itu semakin berkembang." ucap Indah yang membuat Tuan salam malah tepuk tangan. pria tua itu sangat menyukai ide dari istri Yufan. sedangkan Melodi yang tadinya ingin mempermalukan Indah nampak wanita itu tidak bisa melakukan apapun.
Skatmat untuk Melodi, rencananya untuk mempermalukan malah dia sendiri yang dipermalukan dengan kata-katanya yang begitu sombong seolah Dia adalah orang kaya.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan
__ADS_1