KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Reno Anggara


__ADS_3

** Beberapa hari kemudian **


"Apa maksudmu?!" seru Satria.


"Maaf tuan, ada sesuatu yang harus anda ketahui." ucap salah satu anak buah Satria.


"Ada apa?" tanya Satria.


"Beberapa perusahaan milik Nyonya Mirasti yang anda pegang dulu sekarang sudah berganti kepemilikan." jawab anak buah Satria.


"Maksudmu?" tanya Satria yang sedikit terkejut.


"Yang Saya dengar kalau Nyonya Mirasti memberikan dua perusahaan kepada putranya yang baru pulang dari Amerika." jawab anak buah Satria. terlihat pria itu berdiri dari kursinya, pria itu benar-benar tidak pernah mengira kalau dua perusahaan yang dulu dia kelola itu sekarang sudah dipegang oleh Putra Mirasti.


"Bagaimana mungkin perusahaan itu sudah dipegang oleh pria itu?" tanya Satria.


"Saya tidak tahu, Tuan. tapi yang Saya dengar Nyonya Mirasti sudah memberikan perusahaan itu, bahkan Para pemilik saham juga sudah diperkenalkan dengan pria itu." jawab anak buah Satria.


Pria tidak tahu diri dan sangat menyebalkan itu tentu saja dia tidak terima dengan semua kenyataan yang dia dengar hari ini. sebuah perusahaan yang hampir hancur sekarang sudah berdiri tegak dengan semua ambisi yang dimiliki oleh Satria itu sekarang sudah berpindah kepemilikan.


"Reno, Aku tidak akan pernah melepaskan anak itu. aku pasti akan membuat anak itu hancur." ucap Satria.


"Heh..," suara hembusan nafas yang begitu memburu nampak terlihat. Satria tidak pernah mengira kalau anak tirinya itu sekarang sudah berani untuk menantangnya.


Reno Anggara Putra Mirasti yang sudah berusia 25 tahun, Seorang pria yang ditempa oleh ayahnya untuk menjadi pengusaha dan menjadi pria tangguh agar bisa menghancurkan oleh Satria. terlihat pria itu sekarang sudah berada di salah satu perusahaan yang dimiliki oleh Mirasti. wanita kaya itu berambisi untuk menghancurkan mantan suaminya yang tepatnya sebentar lagi akan menjadi mantan suaminya.


Reno Anggara terlihat memasuki perusahaan dengan arogansi yang dia miliki, seorang pria yang mempunyai tinggi 182 cm itu benar-benar sangat luar biasa.


"Apa Mama yakin aku bisa memegang perusahaan ini?" tanya Reno kepada Mirasti.


"Tentu saja kamu harus membuat perusahaan ini semakin berjaya, Reno. kamu sudah bilang Kan kamu akan menghancurkan pria itu, maka kita akan lakukan, kita tidak boleh membiarkan pria brengsek seperti dia terus-menerus membuat kita seperti orang tidak berguna." jawab Mirasti.


"Baiklah kalau begitu Mama, aku pasti akan menghancurkan pria itu, dua perusahaan itu sekarang sudah aku pegang Sebentar lagi kita akan lihat Bagaimana pria itu berdiri dengan semua rencana yang ada di tanganku." jawab Reno.

__ADS_1


Seorang pria yang memiliki ambisi luar biasa, seorang pria yang memiliki dendam karena sudah disakiti oleh ayah tirinya. terlihat Reno masih mengingat dengan benar bagaimana perlakuan Satria kepadanya dahulu, seorang pria yang selalu menatap foto wanita lain dengan semua keinginannya tersebut.


"Oh ya mama, Apakah mama sudah bertemu dengan wanita itu?" tanya Reno.


"Tentu saja sayang, mama sudah bertemu wanita itu, dia adalah wanita yang sangat baik sangat penyayang bahkan dia adalah wanita yang kuat." jawab Mirasti.


"Baguslah kalau begitu, aku suka karena wanita itu tidak terpengaruh dengan pria brengsek seperti Satria. sebentar lagi aku pasti akan membuat pria itu membusuk di penjara, aku akan membuat dia mendapatkan balasan karena berusaha untuk melenyapkanku dan papa." ucap Reno.


"Mama benar-benar merasa bersalah dengan semua yang terjadi kepada papamu, Reno. Mama ingin melakukan sesuatu Mama ingin memperbaiki segalanya, 18 tahun aku menyia-nyiakan hidupku hanya untuk pria brengsek itu." ucap Mirasti.


"Tentu saja mama, apalagi Mama tahu sendiri kan selamat 18 tahun Papa tidak pernah sekalipun berusaha untuk mencari wanita, setelah mengetahui semua kelicikan pria itu papa benar-benar sangat merasa bersalah kepada Mama. karena Papa menuduh Mama berselingkuh." ucap Reno.


"Mama ingin menemui papamu kapan-kapan, Karena Mama ingin melihat pria yang dulu mama cintai." ucap Mirasti.


"Baiklah kalau begitu, mari kita Lakukan semuanya dengan baik Mama. aku akan menghancurkan pria itu dan aku akan membuat dia membusuk di penjara."'jawab Rino.


Salah satu perusahaan yang dimiliki Mirasti sudah berada di tangan Reno, Putra kandung Mirasti itu akan menghancurkan Satria dan memberikan pelajaran kepada pria itu.


"Oh ya Reno, apa nanti kamu ada waktu tidak?" tanya Mirasti.


"Mama mau bertemu dengan teman Mama yang bernama nyonya Safira. Apa kamu mau mengantar Mama?" tanya Mirasti.


"Boleh juga Ma, aku juga ingin melihat dengan kedua mataku. wanita yang membuat pria itu gila." jawab Reno.


"Kamu jangan macam-macam, dia itu wanita baik-baik Dia mempunyai suami dan 4 anak yang sangat luar biasa." ucap Mirasti.


"Aku tidak mempunyai pikiran macam-macam, aku hanya ingin melihat wanita yang mampu menolak pria itu dengan semua kekayaan yang dia miliki." jawab Reno.


Sekitar beberapa jam kemudian akhirnya Mirasti mengajak putranya tersebut ke rumah Gunawan dia ingin bertemu dengan Safira dan mengobrol panjang lebar bersama dengan wanita itu. setelah perjalanan hampir 1 jam akhirnya sudah sampai di rumah Safira, terlihat wanita itu menatap rumah yang begitu menyenangkan dengan semua kebaikan dari seluruh orang yang ada di dalam tempat itu.


"Selamat pagi." sapa Mirasti kepada salah satu pembantu.


"Selamat pagi, oh Nyonya Mirasti." ucap salah satu pembantu.

__ADS_1


"Ada, Nyonya. nyonya Safira sedang menanam bunga di taman belakang." jawab Salah satu pembantu.


"Bisa antarkan aku ke sana atau kamu bilang sama nyonyamu kalau aku datang?" tanya Mirasti.


"Baik nyonya, Mari masuk dulu, Nyonya. Saya akan memanggil kan Nyonya Safira dulu." ucap pembantu yang kemudian pergi ke kebun belakang rumah.


Terlihat Mirasti dan Reno sudah berada di ruang tamu, sedangkan seorang wanita muda turun dari lantai 2 menuruni anak tangga sembari bernyanyi dengan suaranya yang memang merdu. langkah kaki Sheila menuruni anak tangga dan berjalan menuju ruang tamu.


"Lalalala..," Sheila yang sedang menyanyikan lagu kesukaannya. langkah kaki wanita itu berjalan tanpa melihat ke arah manapun.


"Sheila." Panggil Mirasti.


Seketika Sheila menghentikan langkah kakinya, wanita muda itu menatap Mirasti yang sudah berada di ruang tamu.


"Tante Mirasti." sapa Sheila. tatapan mata seorang pria nampak menatap Sheila yang mendekati mamanya. sedangkan Sheila sendiri tentu saja wanita itu menatap seorang pria yang duduk bersama dengan Mirasti. tatapan mata mereka saling beradu pandang kemudian menimbulkan sesuatu yang sangat luar biasa.


"Kamu, lagi ngapain kamu kemari?!" seru Sheila.


Saat melihat Reno berada di rumahnya ternyata Reno adalah pria yang sudah menabraknya, seorang pria yang tidak mempunyai kelakuan baik sama sekali. tidak meminta maaf dan langsung pergi meninggalkan Sheila.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian

__ADS_1


- Terlempar ke dimensi KerajaanIvan


__ADS_2