KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Di jemput Gunawan


__ADS_3

DEG...


jantung Safira berdebar begitu kencang saat tiba-tiba Gunawan mengendong Safira.


"Mas, tolong turunin aku." pinta Safira.


"Kalau kamu bergerak-gerak seperti itu terus nanti kamu jatuh." jawab Gunawan.


"Tapi mas, turunkan. aku tidak enak dilihat orang-orang." ucap Safira.


"Memangnya tidak enak sama siapa? yang aku tahu kamu itu istriku." jawab Gunawan.


Sekarang ini Safira selalu saja dibuat kebingungan oleh Gunawan, sikapnya benar-benar aneh setiap hari pria itu tiba-tiba memberikan dia perhatian, memberikan dia kata-kata yang romantis sehingga terkadang membuat Safira tersedak dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh Gunawan.


"Kamu tidak apa-apa?" tanya Gunawan kepada Safira.


"Mas turunin aku, nggak enak dilihat para karyawan." minta Safira.


"Apa kamu ingin aku melakukan sesuatu lagi agar kamu tidak memberontak?" tanya Gunawan.


"Memangnya kamu mau melakukan apa, Mas?" tanya Safira.


"Kalau kamu bergerak seperti ini dan terus meminta aku untuk menurunkanmu Maka jangan salahkan aku jika aku tiba-tiba memberikanmu ciuman." jawab Gunawan yang membuat Safira langsung terdiam.


"Jadi, bagaimana?" tanya Gunawan.


"Apanya." jawab Safira.


"Kamu pilih yang mana? kamu aku gendong atau kamu ku cium?" tanya Gunawan yang membuat Shafira kembali terdiam.


"Jangan ngaco lho Mas." ucap Safira.


"Siapa yang ngaco, Aku beneran mengatakan hal itu. jika kamu memaksa untuk turun Maka jangan salahkan aku jika aku tiba-tiba menciummu." jawab Gunawan yang membuat Safira langsung terdiam dan menutup mulutnya dengan rapat.


Langkah kaki seorang pria menggendong istrinya, hal itu membuat beberapa karyawan yang ada di sana nampak menatap sepasang suami istri itu.


"Apakah itu suami kedua, Bu Fira?" tanya beberapa karyawan.


"Iya benar, namanya adalah Pak Gunawan Chandra dia pengusaha yang sangat terkenal." jawab karyawan yang lain.


"Wow.., kalau begitu Bu Vira benar-benar mendapatkan rezeki yang sangat luar biasa ya." ucap karyawan A.


"Maksudmu?" tanya karyawan B.

__ADS_1


"Bagaimana tidak, setelah diselingkuhi Tuhan malah memberikan dia suami yang begitu kaya dan baik." jawab karyawan B.


"Kamu benar juga ya, Tuhan memang adil." ucap karyawan A.


Pembicaraan beberapa karyawan membuat Satria yang ada di kantornya tidak bisa mengatakan apapun. "Ada apa, Tuan?" tanya salah satu karyawan Satria.


"Tidak apa-apa." jawab Satria yang kemudian berjalan ke tempat para karyawan yang lain.


Terlihat di sana ternyata Gunawan sudah menjemput Safira, pria itu sudah membawa Safira pergi dari perusahaan.


"Aku tidak akan membiarkanmu mengambil Safira dari ku, lihat saja aku pasti akan melakukan sesuatu dan aku tidak akan membiarkan kamu berhasil dengan semua rencanamu." ucap Satria yang kemudian masuk kembali ke kantornya.


Di tempat lain Gunawan sudah membawa Safira masuk ke dalam mobil, terlihat pria itu memegang erat tangan Safira. sekitar 45 menit kemudian Gunawan sudah kembali ke rumahnya, pria itu terus menatap Safira hingga membuat Safira benar-benar salah tingkah.


"Ada apa sih Mas, kenapa dari tadi melihatku?" tanya Safira.


"Memangnya aku tidak boleh melihatmu ya?" tanya Gunawan kembali.


"Ya kayak gitu, seperti ada sesuatu di wajahku hingga membuatmu menatapku seperti itu terus." jawab Safira yang membuat Gunawan tersenyum.


Waktu terus berjalan Safira terus memberikan pembalasan kepada Rudi dan Putri, Safira membuat Putri dan Rudi selalu bertengkar dengan semua kedekatannya kepada Rudi. sedangkan Rudi sendiri tentu saja pria itu tidak akan melepaskan kesempatan saat dia bisa mendekati Safira, setelah beberapa hari terlihat Safira sudah berada di salah satu tempat.


TOK..


TOK...


TOK...


"Masuk!!" seru Safira.


Rudi terlihat sudah memasuki kantor Safira, Hal itu membuat Safira menoleh sembari menatap Rudi.


"Mas Rudi, ada apa?" tanya Safira.


"Nanti siang bisa makan bersama nggak?" tanya Rudi.


"Nggak bisa, Mas. nanti kepalaku botak karena dijambak oleh istrimu itu." jawab Safira .


"Aku tidak akan membiarkan Putri menyakitimu lagi." jawab Rudi.


"Bagaimana mungkin istrimu tidak mungkin menyakiti aku, Mas buktinya beberapa waktu yang lalu dia menjambahku Dan hampir menghajarku. kalau aku tidak dibantu oleh para karyawan mungkin saja istrimu itu sudah menghabisi aku." ucap Safira yang membuat Rudi benar-benar sangat kesal.


"Nanti bisa makan berdua kan?" tanya Rudi kepada Safira.

__ADS_1


"Kalau ingin mengajakku makan itu kamu ajak aku di luar jam kerja, itu lebih baik daripada di perusahaan nanti malah menjadi gunjingan para karyawan." jawab Safira yang membuat Rudi terdiam untuk sesaat.


"Bagaimana kalau aku akan mengajakmu keluar kapan-kapan?" tanya Rudi.


"Entahlah Mas, aku belum tahu karena aku juga harus melihat kondisi anak-anakku kan." jawab Safira yang membuat Rudi kembali terdiam.


Rudi harus ingat Bagaimana kondisi Safira, pria itu membiarkan Safira jatuh ke tangan pria lain hingga membuat Safira tiba-tiba harus mempunyai dua anak. putri yang berada di ruangannya terlihat pria itu wanita itu sangat geram luar biasa, dia mencari keberadaan suaminya namun saat dia baru keluar dari kantor bagian pemasaran terlihat Rudi baru keluar dari kantor Safira. Hal itu membuat Putri benar-benar sangat marah.


"Kamu dari mana saja mas?!" seru Putri.


"Kamu tahu dari mana kan, kenapa harus tanya lagi." jawab Rudi.


"Kamu berani selingkuh dariku, Mas?" tanya Putri.


"Kamu saja dulu membuat aku selingkuh, lalu Kenapa sekarang aku tidak boleh selingkuh lagi!" tanya Rudi yang membuat Putri langsung terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh suaminya itu.


"Apa maksudmu Mas, kamu benar-benar mau mengkhianatiku dengan mantan istrimu itu?" tanya Putri.


"Kalau dia mau kembali padaku Kenapa tidak, Setelah dia memaafkanku dan kembali bersamaku maka aku akan menjadikannya istriku juga." jawab Rudi dengan jawaban yang begitu santai. pria itu benar-benar sangat menyebalkan sekaligus menjengkelkan, enak sekali Dia mengatakan hal itu seolah dia itu adalah pria paling tampan yang ada di dunia ini.


"Jika kamu berani melakukan hal itu, mas?" tanya Putri.


"Aku tidak akan membiarkanmu, aku akan membawa anakmu itu pergi darimu." ancam Putri.


"Kalau kamu mau membawa anak itu pergi silahkan, itu adalah urusanmu." jawab Rudi yang kemudian meninggalkan Putri.


Satu tahun pernikahannya dengan Rudi hal itu tidak membuat suaminya benar-benar mencintainya, mungkin saat berselingkuh ada sebuah tantangan yang membuat mereka berdua begitu asik. namun ketika mereka sudah menjalin hubungan dengan sewajarnya perasaan tantangan itu sudah hilang hingga membuat mereka harus merasakan api cinta yang sudah mulai meredup.


"Aku tidak akan membiarkanmu kembali kepada wanita itu, lihat saja aku pasti akan melakukan sesuatu hingga membuat kalian berdua hancur." ucap Putri.


Safira yang berada di kantornya nampak dia mempelajari beberapa berkas yang sudah menumpuk di mejanya, sesaat kemudian terlihat Satria memasuki kantor Safira dengan membawa beberapa makanan di tangannya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


__ADS_2