KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Ada jalan


__ADS_3

"Maafkan aku, tapi Jika kamu ingin menangkap orang yang sudah membunuh ayahmu maka aku minta tolong bekerja sama lah denganku jika salah satu dari dua pria itu yang membunuh ayahmu. maka aku sendiri yang akan menjebloskan dia ke penjara, tapi jika ada sesuatu yang kamu sembunyikan kemungkinan besar Kamu tidak akan bisa melanjutkan hubunganmu dengan putri dari pria bisu itu." kata-kata yang dikeluarkan oleh Sheila seolah mengancam putra dari konglomerat itu


"Kenapa kamu berpikir kalau aku mempunyai hubungan dengan putri dari pria bisu itu?" tanya Putra konglomerat.


"Sebenarnya tanpa sengaja tadi kamu sudah mengatakan mengenai hubunganmu dengan pria bisu itu, tapi aku bisa menjamin Jika kamu benar-benar mempunyai hubungan dengan Putri atau saudara pria bisu itu mereka dalam bahaya. karena jika pria bisu itu membuka suara maka keluarganya bahkan wanita yang kamu cintai itu mungkin akan mati mengenaskan." ucap Sheila kembali.


Seketika Putra konglomerat itu menatap Sheila dengan tatapan mata yang penuh tanda tanya, dia tidak akan pernah mengira kalau wanita muda yang ada di depannya itu pemikirannya sungguh cerdas luar biasa. dia bisa menangkap kata-kata seseorang bahkan menjadikan satu perkataan itu hingga terbentuklah suatu kenyataan.


Tanpa memikirkan apapun seketika pria itu mulai menceritakan mengenai hubungannya dengan putri dari pria bisu.


"Aku tanya padamu dan tolong jawab dengan jujur, pernahkah kamu melihat kelakuan aneh atau janggal dari pria buta itu? karena pria bisu itu mengatakan kalau dia pernah melihat pria buta itu memainkan video di ponsel?" tanya Sheila yang membuat Putra konglomerat benar-benar terkejut.


"Tidak mungkin kalau orang buta bisa melihat atau memainkan ponsel." sarkis si pria yang tidak percaya dengan kata-kata yang diucapkan oleh Sheila.


"Aku mempunyai pemikiran yang mungkin akan kamu pahami, pria buta itu memiliki kembaran. satu mungkin dia berada di sini dan dia masih di sini sembari menunggu waktu yang tepat untuk kabur. kedua memang Jika benar pria buta itu pembunuhnya maka dia mempunyai kawanan atau kelompok untuk membungkam mulut pria bisu." setelah menjelaskan kronologi yang ada di pikiran nya.


"Apa mungkin jika pria bisu bisa melakukan hal itu atau apa mungkin jika dia berusaha untuk melakukan sesuatu kepada papaku? karena yang aku tahu Papa mempunyai bisnis gelap dan tanpa sengaja waktu itu aku melihat dia berbicara dengan pria buta itu di suatu tempat." jawab Putra konglomerat.


Akhirnya Sheila mendapatkan jawaban yang sedari tadi dia ingin dengar. "Bagus, maka kamu harus memperingatkan keluarga kekasihmu untuk tidak pergi dari tempat ini. satu kemungkinan besar papamu mempunyai bisnis gelap dan bekerja sama dengan pria itu lalu papamu menghianatinya. kedua kemungkinan besar pria buta itu mempunyai masa lalu dan papamu ingin menjebaknya namun yang terjadi malah dia sendiri yang terjebak pada permainannya." ujar Sheila.


Putra konglomerat benar-benar dibuat bingung dengan semua penjelasan Sheila, namun jika dilihat dari segi kebenaran kemungkinan besar iya.


Pria konglomerat itu mempunyai kekayaan yang sangat luar biasa, namun tidak pernah sekalipun anak-anaknya mengetahui dari mana hasil kekayaan yang dimiliki oleh ayahnya. Hal itu membuat Putra konglomerat itu memikirkan apa yang dikatakan oleh Sheila.

__ADS_1


"Beberapa hari lagi akan ada sidang di pengadilan, aku minta padamu datanglah sebagai saksi. aku sudah mengerti trik apa yang digunakan dalam pembunuhan ini, Oh ya jangan lupa kamu harus berhati-hati karena pembunuh itu masih berada di sekitarmu. jangan sampai kamu terjebak oleh permainannya, jika tidak seluruh kekayaan yang dimiliki oleh papamu ini akan lenyap semuanya." Sheila yang mencoba untuk memperingatkan.


Ketika Sheila pergi dari tempat itu sebuah senyum terukir di bibir seorang pria, nampak Putra konglomerat tersenyum karena dia sudah membuat pengacara itu mempunyai alibi untuk memberikan hukuman kepada pria bisu. dengan begitu semua rencananya akan berjalan lancar, langkah kaki tak bersuara berjalan ke sebuah ruangan. pria itu nampak membuka pintu yang sudah dikunci itu.


"Sebentar lagi aku akan keluar dengan semua kekayaan yang dimiliki oleh papamu, lihat saja si bisu dan Si buta itu akan mendekam di penjara. setelah itu aku akan memiliki kekayaan yang dimiliki oleh papamu." ucap seorang pria yang kemudian membuka topengnya.


Suara tawa yang begitu menggemang keluar dari mulut pria yang mempunyai wajah seperti pria bisu. apa yang dikatakan oleh Sheila itu ternyata benar adanya.


"Aku sudah membantu papamu untuk menjadi kaya, kami sudah merampok bank dengan nilai yang sangat fantastis. Namun nyatanya dia menghianatiku, aku masuk penjara tapi dia bersenang-senang dengan kekayaan hasil perampokan kami." ucap si pria yang terlihat duduk di depan Putra konglomerat.


Ternyata pria itu menyamar menjadi Putra konglomerat untuk mendapatkan jalan bebas keluar dari rumah besar itu. "Sebentar lagi aku akan mengambil seluruh harta ini, kedua orang itu akan masuk ke dalam penjara setelah itu tidak akan ada lagi yang mengingat namaku. aku akan pergi dengan kekayaan yang banyak ini setelah itu aku akan bersenang-senang dengan semua harta yang sudah ada di tanganku." ucap si pria yang kemudian berdiri meninggalkan Putra konglomerat yang diikat tubuhnya. dilakban mulutnya hingga dia tidak bisa melakukan apapun.


"Ummmm!!" teriak pria putra konglomerat. dia tidak bisa berteriak karena mulutnya masih dilakban.


Siara tangisan, suara teriakan yang ada di kamar itu tidak mungkin didengar oleh siapapun.


Persidangan mengenai pembunuhan konglomerat itu dimajukan satu minggu, Hal itu membuat Sheila dan Paman Ferdi sedikit bernafas lega karena mereka tidak ingin membuat kedua pria itu membusuk terlalu lama di penjara.


"Kamu siap, sayang!" tanya Reno kepada Sheila.


"Pak penghulu, tolong ijab kabulnya sedikit dipercepat ya. aku harus segera menolong nyawa seseorang, jika tidak Tuhan akan marah padaku karena tidak bisa menolongnya." ucap Sheila yang membuat Pak penghulu malah menggelengkan kepalanya.


"Baiklah kalau begitu, kita mulai ijab kabulnya." ucap pak penghulu.

__ADS_1


Akhirnya ijab qobul itu diucapkan dengan begitu lancarnya, Reno melakukan ijab qobul tanpa kesalahan sama sekali.


"Apakah sah para saksi?" tanya Pak penghulu.


"Sah!!" teriak para saksi yang membuat mereka tertawa begitu bahagia. akhirnya secara resmi hari ini Sheila menikah dengan Reno. Wanita itu sudah menjadi Nyonya Reno.


"Sayang, 1 jam lagi persidangan akan segera dimulai, Bisakah aku meninggalkan pesta ini. aku mohon, Setelah dari persidangan Aku akan kembali. aku akan memenangkan perjuanganku ini." ucap Sheila.


"Baiklah kalau begitu, aku akan selalu di sampingmu." jawab Reno yang kemudian berpamitan kepada orang tuanya dan mertuanya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


-Isteri simpanan bos kejam


- Aku mencintai isteri yang ku benci


__ADS_2