KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Zaskia menampar Aisyah


__ADS_3

Hari ini Ivan dan yang lain pergi bersenang-senang dengan semua kebahagiaan yang terjadi hari ini.


Sebuah kebahagiaan yang baru dirasakan oleh Ivan selama ini, Entah mengapa jantung Ivan berdebar begitu kencang saat dia bersama dengan Aisyah. keesokan hari semuanya sudah kembali normal dan Aisyah serta Ivan kembali ke posisi mereka masing-masing.


"Oh ya tuan, nanti ada pertemuan dengan beberapa mahasiswa yang ingin meminta Anda mengadakan konseling di salahkah satu kampus mereka." ucap Aisyah.


"Konseling?" tanya Ivan yang sangat terkejut.


"Ya Tuan, mereka mengundang anda ke seminar kampus mereka." jawab Aisyah.


"Waduh kalau masalah itu lebih tepatnya harusnya CEO perusahaan ini, karena dia yang lebih pantas untuk melakukan seminar. Kalau aku sih aku males banget mengatakan sesuatu di depan orang banyak." jawab Ivan.


"Apakah perlu saya berbicara dengan Tuan Gunawan?" tanya Aisyah.


"Oh ya hari ini papaku ada di perusahaan, mungkin agak siangan dia akan ke perusahaan G2. Tolong kamu berbicara dengan Tuan Gunawan dan tolong bicarakan mengenai hal ini kalau menjadi pembicara di seminar kampus. aku belum siap tata bicaraku masih sempoyongan bisa-bisa Aku pingsan di atas podium." jawab Ivan sembari tersenyum yang membuat Aisyah juga menahan senyumnya.


Ketika Aisyah membereskan meja kerjanya seorang wanita tiba-tiba masuk dengan raut wajah yang benar-benar sangat kesal luar biasa.


BRAKKK...


Seketika Zaskia membuka pintu kantor Ivan kemudian masuk dan memperlihatkan raut wajah yang begitu marah. "Apa yang kamu lakukan di sini? Kenapa kamu langsung masuk ke kantorku?" tanya Ivan kepada Zaskia.


"Tentu saja aku harus langsung masuk untuk melihat Seperti apakah seorang wanita yang sudah berani menghianatiku." jawab Zaskia.


"Ada apa denganmu, Kenapa kamu tiba-tiba masuk dan membicarakan sesuatu yang tidak jelas seperti itu." ucap Ivan.


"Tentu saja." Jawab Zaskia yang kemudian menatap adiknya dengan tatapan mata yang benar-benar tidak terkatakan bagaimana perasaannya.


"Mbak Zaskia, Ada apa Mbak?" tanya Aisyah yang melihat kakaknya sudah ada di ruangan Ivan.


Tanpa mengatakan apapun seketika salah satu tangan Zaskia terangkat dan membentuk sebuah gambaran indah di pipi Aisyah.


PLAKK..

__ADS_1


PLAKK..


Dua tamparan langsung melekat di pipi Aisyah dengan sangat kerasnya, Ivan yang melihat hal itu seketika pria itu mendekati kekasihnya. "Apa yang kamu lakukan, Zaskia?!" seru Ivan yang mencoba untuk menghentikan Zaskia.


"Apa Kenapa, kenapa memangnya kamu tidak terima kalau aku menampar wanita ini?!" teriak Zaskia.


"Ada apa denganmu, Kenapa kamu tiba-tiba menampar adikmu?!" teriak Ivan yang tidak suka dengan perlakuan dari Zaskia.


"Memangnya kamu tidak terima, Tentu saja aku marah aku baru mengetahui kalau kemarin kamu berkencan dengan wanita ini. kamu sudah berselingkuh dan menghianatiku!" teriak Zaskia dengan suara yang benar-benar begitu keras cetar membahana.


Pintu kantor yang tidak tertutup sepenuhnya itu nampak membuat para karyawan yang lain Mendengar pembicaraan dari wanita sok dan tidak punya sopan santun tersebut. "Kenapa, kenapa? kamu kaget ya kalau aku tahu kamu itu sudah berselingkuh dariku." ucap Zaskia.


"Selingkuh, Siapa yang selingkuh?" tanya Ivan kepada Zaskia.


"Iya kemarin kamu dan wanita itu keluar bersama kan? kalian berjalan-jalan dan melakukan sesuatu kan?!" seru Zaskia yang tidak terima.


"Kamu ini apa-apaan sih, datang-datang menuduhku selingkuh datang-datang menuduh saudaramu selingkuh menampar dia dan membuat keonaran di perusahaanku. kamu ini memangnya mau apa!!" seru Ivan.


"Aku mau apa? Baiklah kalau begitu dengarkan Aku baik-baik, aku mau kamu pecat wanita ini dan buang dia dari perusahaanmu." jawab Zaskia yang terlihat melipat kedua tangannya di dada.


"Aku mau sekarang kamu pecat wanita itu dari perusahaanmu, Jika kamu berani menolak keinginanku Jangan harap kamu bisa menemuiku!" teriak Zaskia.


"Kamu ini apa-apaan sih Mbak, jangan bicara seperti itu." ucap Aisyah.


Seketika Zaskia mendorong tubuh Aisyah hingga wanita itu terbentur di pinggiran meja kerjanya.


"Memangnya kenapa aku tidak boleh mengatakannya, kamu ini wanita murahan berani sekali kamu mengganggu kekasih kakakmu. kamu itu mempunyai otak tidak sih?!" teriak Zaskia dengan kata-kata yang begitu keras.


Aisyah nampak tidak mengeluarkan sepatah kata pun, wanita itu menatap kakaknya dengan tatapan mata yang begitu sedih karena dia dituduh selingkuh dengan kekasih saudaranya.


"Ini semuanya salah paham Kak." ucap Aisyah .


"Salah paham apanya, Tentu saja aku tidak salah paham. kamu ini mempunyai pikiran untuk mengambil kekasihku, tentu saja kamu itu kan wanita tidak laku Jadi kamu ingin menjadikan kekasihku itu menjadi kekasihmu. kamu ingin menjebaknya, bukan?" tuduh Zaskia sembari menunjuk wajah Aisyah.

__ADS_1


Entahlah apa yang harus Aisyah katakan, sudah berulang kali dia bilang kalau dia ada hubungan apapun dengan Ivan. namun selalu saja Zaskia menuduhnya, sekarang kamu keluar dari perusahaanku kenapa aku harus keluar dari perusahaanmu sayang.


"Seharusnya kamu mengusir wanita ini, aku adalah pacarmu. Dia adalah wanita murahan." ucap Aisyah.


"Pergilah dari perusahaanku sebelum aku menyeretmu keluar dari perusahaanku ini!" seru Ivan.


"Kamu gila ya!" teriak Zaskia.


"Kenapa aku harus gila, Oya.. aku sebenarnya memang sudah gila, karena pacaran dengan wanita sepertimu. kamu tidak mengerti Bagaimana kehidupanmu kamu tidak pernah mengerti bagaimana capeknya diriku menghadapimu. pernahkah kamu mencoba untuk mengerti aku? pernahkah kamu mencoba untuk menjadi wanita yang lebih baik, kamu selalu mementingkan keinginanmu kamu tidak pernah berusaha untuk menghargaiku. kamu adalah wanita yang selalu meminta lebih dan lebih, pernahkah kamu berusaha untuk menjadi wanita bijaksana? tidak." ucap Ivan yang kemudian menarik Zaskia keluar dari perusahaannya.


"Tuan jangan lakukan itu," minta Aisyah.


"Kamu diam, Aisyah. Aku harus menyelesaikan masalah ini agar aku tidak semakin terpuruk." jawab Ivan.


Setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Ivan, seketika Aisyah terdiam dia tidak bisa menghentikan Ivan dengan semua perasaan yang dia tekan selama ini. terlihat pria itu menyeret Zaskia keluar dari perusahaannya. "Apa yang kamu lakukan sayang, berani sekali kamu melakukan hal ini padaku!" teriak Zaskia.


"Memangnya kenapa? kenapa aku tidak boleh melakukan hal ini." jawab Ivan.


"Kamu lebih memilih adikku daripada aku?" tanya Zaskia.


"Itulah yang aku tidak suka darimu, kamu selalu saja menyudutkan aku dan Aisyah. mungkin karena kamu menyudutkan aku dan dia Aku akan mencoba untuk memahami adikmu itu, kamu tidak pernah mencoba untuk memahami aku, membantuku menjadikan aku lebih tenang. tapi sangat berbeda dengan adikmu yang mempunyai hati begitu tulus, begitu baik dan begitu bijaksana." jawab Ivan yang kemudian meminta salah seorang petugas keamanan membawa Zaskia keluar dari perusahaan.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2