KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Putri menjadi office girl


__ADS_3

Seorang wanita masuk ke area lantai 16, terlihat beberapa pria menatap seorang wanita yang masuk ke salah satu ruangan.


"Ada apa?" tanya seorang wanita yang bertanya kepada seorang pria.


"Lihatlah wanita itu." tunjuk karyawan pria yang ada di lantai 16.


"Siapa?" tanya karyawan wanita.


"Wanita itu." jawab karyawan pria yang terlihat menatap seorang office girl yang baru masuk.


Tatapan mata seorang wanita nampak menatap seorang wanita yang sedang membersihkan salah satu ruangan.


"Bukankah dia adalah Putri, kepala bagian pemasaran?" tanya karyawan wanita.


"Iya, itulah yang tadi aku katakan." jawab karyawan pria.


"Wow..., ini benar-benar sangat menakjubkan." ucap karyawan wanita.


Ketika melihat Putri berada di ruangan itu tentu saja sifat licik dan pikiran jahat mereka langsung keluar, mereka akan melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh Putri kepada mereka.


"Lihatlah saat ini Wanita itu sudah menjadi office girl, karena dia sudah menjadi tenaga kebersihan kita bisa menyuruhnya untuk melakukan sesuatu kan?" tanya karyawan pria yang membuat karyawan wanita nampak tersenyum.


"Kalau begitu kita buat wanita itu merasakan apa yang telah kita rasakan, menderita, sakit bahkan kita akan buat wanita itu merasakan pembalasan yang setimpal." ucap karyawan wanita yang kemudian berjalan mendekati Putri.


"Oh ya Mbak, nanti tolong kamu buatkan kopi untuk para karyawan pria, teh hangat untuk karyawan wanita." pinta karyawan wanita kepada putri.


"Memangnya aku ini pembantumu, kau berani menyuruh-nyuruh aku." jawab Putri.


"Kamu ini, pekerjaanmu itu ya untuk melayani kami Jika kamu tidak mau melakukannya. lebih baik kamu keluar dari tempat ini." ucap karyawan wanita yang membuat Putri langsung menoleh dan menatap karyawan wanita itu dengan tatapan mata yang benar-benar sangat kesal luar biasa.


"Dengar ya, aku bukanlah pembantu kalian Jika kamu mengatakan itu maka kamu salah. aku tidak akan melakukan apa yang kamu perintahkan." ucap Putri.

__ADS_1


"Jadi kamu tidak mau melakukan apa yang kami perintahkan? Baiklah kalau begitu, aku akan mengadu kepada kepala bagian kebersihan dan aku akan mengatakan kalau kamu itu tidak mau membuatkan kami teh." jawab karyawan wanita yang berjalan mendekati mejanya.


Putri yang melihat hal itu seketika wanita itu berjalan. "Baiklah, aku akan membuatkan kamu teh. memangnya ada berapa orang di sini?" tanya Putri.


"Kamu kan punya mulut dan punya tangan, gunakan mulut dan tanganmu itu untuk menghitung para karyawan di sini. kalau kamu tidak mau melakukannya ya tidak apa-apa, namun jika kamu melakukan kesalahan maka kami akan memberikanmu hukuman." ucap karyawan wanita yang membuat Putri benar-benar harus merasakan kesal luar biasa di pagi hari ini.


Para karyawan di lantai 16 benar-benar akan membuat Putri kesal. tentu saja mereka semua tersenyum dengan semua yang dilakukan oleh Putri, sekitar 10 menit kemudian Putri membawa beberapa gelas kopi untuk para karyawan pria.


"Salah satu karyawan pria mengambil kopi itu dan meminum kopinya, sesaat kemudian tampak raut wajahnya benar-benar begitu tidak menyenangkan.


BYURR...


kopi yang sudah diminum oleh salah satu karyawan pria langsung disemburkan ke wajah Putri, terlihat Putri benar-benar sangat terkejut dan langsung terdiam.


"Apa yang kamu lakukan!!" teriak Putri sembari menatap salah satu karyawan pria.


"Kamu gila ya, Kamu ini bisa membuat kopi apa tidak sih?! kamu membuat kopi tanpa gula, Kamu kira aku ini aki-aki tidak suka kopi manis!" teriak karyawan pria yang kemudian meminta Putri untuk meminum kopi yang sudah dia minum.


"Kamu ini punya sopan santun nggak sih?!" seru Putri.


"Tentu saja kami punya sopan santun, Seharusnya kamu yang berpikir punya sopan santun apa tidak. kamu memberikan kami kopi tanpa gula, jangan-jangan teh manis yang kamu berikan itu tanpa gula juga ya?!" teriak salah satu karyawan wanita yang kemudian meminum teh yang sudah dibuatkan putri.


Sama seperti halnya karyawan pria, karyawan wanita itu juga langsung menumpahkan tehnya ke lantai. "Kamu ini gila apa, masak membuat teh tidak diberi gula sama sekali. kamu memberi garam di teh ku, kamu kira kamu ini punya penyakit sehingga tidak bisa meminum yang manis-manis, kamu gila karena teh kamu beri garam!!" seru karyawan wanita.


Putri adalah seorang wanita yang tidak pernah masuk ke dalam dapur, Tentu saja dia tidak melihat perbedaan antara garam dan gula halus. Putri memberi garam di teh manis milik karyawan wanita, sedangkan kopi tidak diberi gula sama sekali.


"Sialan, dasar wanita brengsek!" guman putri dalam hati.


Di tempat lain terlihat seorang wanita bersama dengan sekretarisnya sedang melihat Apa yang dilakukan oleh Putri di lantai 16. Safira tentu saja tersenyum dengan semua pemandangan yang dia lihat.


"Bagaimana, bagus bukan Bu pemandangannya?" tanya Nia.

__ADS_1


"Tentu saja sangat bagus, kita akan lihat bagaimana acara selanjutnya. jika sampai wanita itu masih bisa bertahan pasti wanita itu luar biasa." ucap Safira.


"Mungkin dia tidak berani pergi karena dia takut ibu akan mendekati suaminya." ucap Nia yang membuat Safira sedikit tersenyum.


"Kau benar sekali, wanita licik seperti dia tidak akan memikirkan mengenai sebuah kebaikan. dia selalu membuat orang lain di sekitarnya terluka, wanita itu tidak pantas disebut seorang wanita karena dia adalah orang brengsek yang tidak pantas memiliki kebahagiaan." ucap Safira yang kemudian pergi.


Sedikit demi sedikit Putri sudah mendapatkan hukumannya, dia akan merasakan apa yang sudah dia lakukan dahulu. terlihat wanita itu dipermainkan oleh para karyawan yang ada di tempat itu, dia benar-benar dipermainkan oleh begitu banyak karyawan perusahaan.


Sekitar pukul 12.00 siang para karyawan sudah mulai beristirahat, mereka makan siang bersama di sebuah ruangan apa yang harus dia lakukan. Dia tidak membawa bekal makanan sedangkan perutnya benar-benar sangat lapar, tatapan matanya menatap salah satu karyawan wanita yang sedang makan bersama dengan teman-temannya. ayam goreng Laos itu adalah makanan kesukaan Putri.


"Kenapa kamu menetap kami?" tanya pegawai bagian kebersihan.


"Memangnya Kenapa aku tidak boleh melihatmu? Memangnya kamu itu cantik tidak boleh dilihat." jawab Putri.


"Dasar wanita tidak tahu diri." cibir si wanita.


KRUYUKKKK....


Putri benar-benar sangat kelaparan, teman-temannya sedang makan Dia hanya bisa melihat saja. sesaat kemudian salah satu tangan putri mengambil ponselnya, dia menelpon Rudi untuk meminta pria itu membelikannya makanan. bukannya memberikan makanan malah Rudi bilang dia sedang berada di luar perusahaan bersama para karyawan bagian pemasaran.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


__ADS_2