
SATU JAM KEMUDIAN
"Mas, tunggu aku sebentar." pinta Sheila.
"Kamu mau ke mana?" tanya Reno.
"Mau cuci tangan dulu." jawab Sheila.
"Ya sudah." Reno yang terlihat menatap kepergian Sheila.
Seorang pria nampak berdiri dan mengikuti Sheila yang sudah berjalan menuju toilet, Reno yang melihat hal itu seketika dia langsung berdiri untuk mengikuti sosok pria yang tadi mengikuti Sheila.
"Apakah tadi aku sudah diikuti oleh anak buah mereka?" guman Reno dalam hati ketika melihat Seorang pria sudah berdiri mengikuti Sheila.
Langkah kaki Reno berjalan begitu santai agar tidak disadari oleh pria tadi, ketika dia berada di depan toilet wanita terlihat pria itu hendak melakukan sesuatu kepada Sheila yang sudah berada di pintu luar toilet.
"Sayang!!" seru si pria yang tiba-tiba membuka celana yang dia pakai.
"Aaa!!!"
BUGG..
ZDAKK..
BRAKKK...
seketika Sheila langsung memberikan tendangan mematikan kepada pria mesum yang sudah melakukan perbuatan menjijikkan tersebut. Reno yang melihat hal itu seketika dia terdiam membeku saat melihat calon istrinya itu menghajar habis-habisan pria yang melakukan tindak asusila tersebut.
"Dasar pria brengsek, kamu benar-benar mau aku bunuh ya!" seru Sheila yang kemudian memberikan pukulan bertubi-tubi kepada pria hidung belang itu.
Reno yang melihat hal itu dia langsung membekuk si pria dan menariknya keluar dari toilet wanita.
"Ada apa Tuan?" tanya salah satu petugas keamanan.
"Bawa pria Kurang ajar ini keluar, berani sekali dia melakukan tindakan tidak senonoh!" seru Reno.
Beberapa wanita yang ada di toilet wanita nampak sangat histeris ketika pria itu melakukan tindakan tidak manusiawi. Bagaimana tidak, dia tiba-tiba saja membuka celananya dan memperlihatkan miliknya kepada para wanita yang membuat para wanita itu berteriak.
"Panggil Pak polisi." minta Sheila.
Pihak restoran langsung menelpon polisi dan menangkap pria itu, ternyata pria itu mengalami gangguan Eksibisionisme.
**Eksibisionisme adalah satu bentuk Parafilia. Parafilia adalah gangguan emosional yang ditandai dengan adanya fantasi atau dorongan tertentu agar bisa bergairah secara seksual. Penderita eksibisionisme kerap mengekspos alat kelamin mereke ke orang lain dan merasa sangat bersemangat saat melakukannya.**
"Wow, kamu benar-benar sangat luar biasa." puji Reno.
__ADS_1
"Terima kasih, mas." jawab Sheila.
Seorang pria nampak menatap seorang wanita dan seorang pria yang tersenyum begitu ceria, pria itu memandang Reno dengan pandangan yang begitu benci.
"Kamu bisa bersenang-senang seperti ini, Reno. kamu sudah membunuh adikku, akan kupastikan Kalau kamu tidak akan pernah hidup bahagia Bersama siapapun. Kamu sudah menelantarkan dan menghancurkan hati adikku, lihat saja kamu pasti akan menderita dengan semua yang sudah kamu lakukan." guman seorang pria yang kemudian pergi dari tempat tersebut.
Satu jam kemudian
"Hati-hati ya mas." ucap Sheila.
"Iya, kamu Tenang saja." jawab Reno.
Sheila melambaikan tangannya dan melihat calon suaminya itu pergi dari rumahnya, wajah tersenyum ceria dengan semua emosi yang tadi sudah dia keluarkan. tatapan mata Sheila terus menatap kepergian mobil Reno yang sudah tidak terlihat, setelah melakukan hal itu dia langsung masuk ke rumah.
Sebuah mobil hitam mematikan lampu mobilnya, Dia menatap Reno yang baru keluar dari rumah Gunawan. "Kamu mencoba untuk mencari kebahagiaan, lihat saja aku pasti akan menghancurkan kebahagiaanmu." ujar si pria yang kemudian pergi dari tempat itu.
Tatapan mata yang tajam dengan sorot mata yang begitu menakutkan, seorang pria yang memiliki dendam yang begitu dalam kepada Reno.
Sheila sudah masuk kamarnya kedua orang tuanya sudah tertidur karena ini sudah pukul sembilan malam.
TOK..
TOK..
"Ya." jawab Sheila.
"Kamu barusan pulang, sayang?" tanya Safira dari luar pintu kamar putrinya.
"Iya Ma, Sheila mau mandi dahulu." jawab Sheila.
"Ya sudah, Mama mau tidur dulu." jawab Safira yang kemudian kembali ke kamarnya.
Sekitar beberapa menit kemudian Sheila mandi, setelah itu dia beristirahat sedangkan Reno yang berada di rumahnya nampak pria itu menatap beberapa foto yang diberikan oleh Sheila.
"Apa yang diinginkan oleh mereka, aku yakin mereka tidak hanya mencari target sasaran. aku yakin mereka diutus oleh Alvaro untuk mencariku." ucap Reno yang terlihat menatap foto empat pria itu. beberapa kenangan masa lalu mengenai kehidupan Reno.
EMPAT TAHUN YANG LALU
"Reno!" seru seorang wanita.
"Ada apa lagi?" tanya Reno.
"Kenapa kamu keluar dengan wanita itu?!" seru seorang wanita.
"Memangnya kenapa aku tidak boleh keluar dengan wanita itu, aku bebas melakukannya Aku adalah seorang pria yang tidak mempunyai status hubungan, aku berhak mendapatkan wanita yang aku cintai." jawab Reno.
__ADS_1
"Kamu tidak bisa melakukan hal itu, Reno. kamu ini adalah calon suamiku!!" teriak seorang wanita yang bernama Laila.
"Dengarkan Aku, Aku tidak ada hubungan denganmu dan kenapa kamu selalu saja mengatakan kalau aku ini adalah calon suamimu. kita tidak berhubungan dan kita tidak ada hubungan. jadi aku minta padamu jangan selalu merusak kebahagiaanku." Reno yang marah.
"Kamu tidak bisa melakukan hal ini, Reno. kamu tidak bisa melakukan hal ini, Kamu tidak boleh bersama wanita lain dan kamu tidak boleh mencintai wanita lain selain aku!!" teriak Laila.
"Aku tidak ada hubungan apapun denganmu dan aku tidak ingin berhubungan denganmu. aku tidak mencintaimu, Laila. Lalu kenapa kamu selalu saja mencoba untuk memaksakan kehendak mu?" tanya Reno dengan raut wajah yang begitu tidak suka dengan kedatangan Layla ke apartemennya.
"Aku tidak peduli, aku tidak akan membiarkan kamu bersama dengan wanita lain. aku mencintaimu dan kamu harus bisa mencintaiku!!" teriak Laila.
"Kamu ini benar-benar wanita gila, aku tidak pernah menyangka kalau kamu mempunyai kegilaan seperti ini!" bentak Reno.
Laila sangat marah ketika dirinya dikatakan seperti itu oleh Reno, dia meninggalkan apartemen Reno dengan kemarahan yang sangat besar.
Beberapa jam kemudian Wanita itu sudah sampai di rumahnya, ketika berada di kamarnya Laila membanting seluruh barang-barang itu tidak terkecuali.
"Aku tidak akan membiarkan kamu bersama wanita lain!!" teriak Laila yang berada di kamarnya.
Alvaro yang berada di luar kamar Laila nampak pria itu membuka pintu kamar adiknya, Alvaro menatap Laila yang berteriak dengan begitu histeris.
BRAKKK..
"Apa yang kamu lakukan, Laila. Kenapa kamu membanting barang-barang ini!!" teriak Alvaro.
"Dia tidak ingin mencintaiku, Kak. Dia tidak mau mencintaiku!!" seru Laila.
"Apa maksudmu?" tanya Alvaro.
"Reno, Reno tidak mau bersamaku, Kak. Dia tidak ingin bersamaku, padahal dia tahu kalau aku benar-benar begitu mencintainya. dia menolakku, dia menolakku Kak!" teriak Laila dengan suara yang begitu keras hingga membuat kedua tangannya itu membanting apapun yang ada di dalam kamarnya.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan
__ADS_1