KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Zaskia di putuskan Ivan


__ADS_3

Ivan tidak tahu apa yang harus dia lakukan, pikirannya seolah tidak bekerja sama sekali. terlihat pria itu harus segera membuat keputusan agar kehidupannya kembali berjalan dan tidak terus-menerus dihancurkan oleh Zaskia.


Beberapa hari kemudian terlihat Zaskia pergi ke rumah Gunawan untuk mencari keberadaan Ivan. Hari ini adalah hari Minggu tentu saja keluarga itu berkumpul dan saling bercanda gurau di sana, Zaskia dengan sangat lancangnya pergi ke rumah Gunawan. wanita itu ingin mencari tahu mengenai keberadaan Ivan karena sudah beberapa hari ini dia tidak bisa dihubungi sama sekali, bahkan kemungkinan besar nomor Zaskia diblokir oleh pria itu.


"Apakah majikanmu ada di rumah?" tanya Zaskia kepada salah satu pembantu yang ada di rumah Ivan.


"Memangnya ada apa ya Mbak?" tanya si pembantu.


"Aku ingin bertemu dengan Majikanmu, katakan padanya aku ingin menemuinya." jawab Zaskia.


Suara kegaduhan yang ada di luar rumah itu membuat Safira keluar untuk melihat apa yang terjadi, terlihat di sana seorang wanita sudah membuat keributan di rumah tersebut. "Ada apa?" tanya Safira kepada salah satu pembantunya.


"Ini loh nyonya, wanita ini ingin bertemu dengan Mas Ivan." jawab si pembantu.


"Zaskia, masuk sini." ajak Safira.


Zaskia masuk ke dalam rumah itu dengan raut wajah yang begitu bahagia, wanita itu nampak menatap rumah super mewah yang dalam pikirannya sebentar lagi akan menjadi miliknya.


"Di mana Mas Ivan, ma?" tanya Zaskia kepada Safira.


"Ivan ada di rumah, Dia sedang beristirahat. kelihatannya dia tidak enak badan." jawab Safira.


"Bolehkah aku menemuinya?" tanya Zaskia.


"Boleh, masuklah." jawab Safira yang mengajak Zaskia masuk ke ruang tengah.


Saat berada di ruang tengah tatapan mata Sheila, Raihan, Yufan dan Gunawan menatap wanita itu dengan tatapan mata yang sedikit kesal.


"Raihan, Tolong panggil abangmu sana." pinta Safira kepada Putra terkecilnya.


"Kelihatannya bang Ivan lagi keluar ma." jawab Sheila.


"Loh, tadi kan dia ada di dalam. sudah keluar ya?" tanya Safira kepada anak-anaknya.


Terlihat mereka benar-benar tidak suka dengan kedatangan Zaskia yang selalu membuat mereka kesal luar biasa.

__ADS_1


Sesaat kemudian terlihat Ivan baru masuk ke dalam rumahnya, pria itu membawa beberapa obat yang tadi dia beli dari apotek.


"Sayang." Panggil Zaskia ketika melihat Ivan sudah berada di rumahnya.


Seketika tatapan mata Ivan menatap Zaskia yang sudah berada di sana, tatapan mata yang benar-benar menunjukkan ketidaksukaan, tatapan mata yang benar-benar menunjukkan kekesalan luar biasa.


"Apa yang kamu inginkan di rumahku?" tanya Ivan yang secara tiba-tiba hingga membuat Zaskia langsung terdiam.


"Ivan, Lihatlah Zaskia berkunjung di rumah. ajaklah dia masuk." ucap Safira.


Bukannya mengajak Zaskia Masuk malah Ivan menarik Zaskia keluar dari rumahnya. "Aku keluar dulu, ma!!" seru Ivan.


"Iya hati-hati." jawab Safira.


Yufan yang berada di tempat itu nampak menatap saudara kembarnya yang menarik kasar tangan Zaskia.


"Mau ke mana mereka?" tanya Gunawan kepada Yufan.


"Itu urusan mereka." jawab Ivan.


Safira ataupun yang lain hanya bisa terdiam dengan semua perkataan yang diucapkan oleh Yufan. memang seharusnya Ivan segera melakukan apa yang harus dia lakukan. Dia tidak seharusnya terus terhimpit pada semua permasalahan yang selalu membelenggunya. Ivan mengajak Zaskia masuk ke dalam mobil dengan sangat kasarnya.


Tak Ada jawaban dari mulut Ivan. pria itu melajukan mobilnya dengan sangat kencang, sekitar 5 atau 10 menit kemudian dia menghentikan mobilnya di salah satu taman yang ada di dekat rumahnya.


"Kita mau jalan-jalan ke mana, apa kita mau jalan-jalan di sekitar taman ini?" tanya Zaskia dengan raut wajah yang begitu bahagia. dia berpikir kalau Ivan akan mengajaknya bersenang-senang.


"Jangan pernah kamu mencariku, menemuiku atau ke rumahku." ucap Ivan yang seketika membuat Zaskia langsung kehilangan senyumnya.


"Apa maksudmu?" tanya Zaskia.


"Aku sudah bersabar dengan semua keinginanmu, kekasaranmu, tempramenmu dan semua kecemburuanmu itu. aku sudah capek aku sudah capek dengan semua arogansi yang selalu kamu utarakan padaku, pernahkah kamu berpikir mengenai perasaanku. pernahkah kamu berpikir mengenai apa yang ada di hatiku?" tanya Ivan.


"Tentu saja aku mengerti apa yang ada di hatimu, Kamu adalah kekasihku. kita sama-sama saling memahami, Sudah 2 tahun kita bersama." jawab Zaskia.


Terlihat sebuah senyum yang begitu mengejek diperlihatkan oleh Ivan dengan semua jawaban yang dikatakan oleh Zaskia.

__ADS_1


"Seperti itu kah, Apakah kamu yakin kalau kamu sudah memahamiku? mengerti aku dan tahu apa yang ada di hatiku?" tanya Ivan.


Kedua orang itu saling menatap satu sama lain di dalam mobil, Zaskia benar-benar sangat kebingungan dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan.


"Memangnya ada apa, Sayang? kenapa kamu harus mengatakan hal itu, kita saling mencintai kita saling memahami dan kita sama-sama saling membutuhkan." ucap Zaskia.


"Aku dulu memang sangat mencintaimu, tergila-gila padamu dan selalu menganggapmu wanita yang begitu spesial. Aku tidak pernah melihat bagaimana kepribadianmu, aku lupa pada segalanya. tapi ketika semuanya berjalan hingga sampai saat ini apakah pernah kamu mencoba untuk menghormati mamaku dan memahamiku? tidak, bukan? yang ada di pikiranmu hanyalah mengenai dirimu sendiri. kamu memintaku untuk memahamimu, mengerti apa yang kamu inginkan dan apa yang kamu butuhkan, tapi pernahkah kamu berpikir sebaliknya? mengenai aku, apa keinginanku, kebutuhanku dan bagaimana diriku ini?" tanya Ivan. semua unek-unek yang ada di pikiran pria itu dikeluarkan oleh Ivan. dia sudah tidak bisa menahan semua gejolak yang ada di hatinya, bukan karena sesuatu namun Ivan sudah capek dengan semua pemikiran yang dimiliki oleh Zaskia.


"Maafkan aku sayang, Aku akan mencoba untuk memahamimu." ucap Zaskia.


"Untuk apa kamu mencoba untuk memahamiku, sekarang Aku sudah capek menjalani hubungan ini. jadi mulai saat ini aku minta padamu untuk tidak mencariku, untuk tidak berusaha menemuiku." ucap Ivan sembari menatap wajah Zaskia.


"Apa maksudmu apa arti kamu ingin mengatakan kalau kita ini sekarang sudah putus?" tanya Zaskia.


Ivan tidak mengeluarkan sepatah kata pun, pria itu terlihat menatap Zaskia dengan tatapan mata yang begitu tidak menyukai wanita itu.


"Apa yang sebenarnya kamu katakan sayang, Apakah kamu ingin benar-benar berpisah dariku?" tanya Zaskia.


"Iya, mari kita jalani hubungan ini sampai di sini. kita jalani kehidupan kita masing-masing, aku berdoa untuk semua kebahagiaanmu aku akan menjalani hidupku dan menata semua jalan yang harus aku lalui." jawab Ivan yang kemudian meminta Zaskia untuk turun dari mobilnya.


"Kamu tidak bisa melakukan hal ini, Sayang!" seru Zaskia.


"Aku akan memanggil taksi untukmu, segeralah turun karena aku tidak ingin membuat masalah." jawab Ivan.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2