
BRAKKK..
BRAKKK...
"Kalian tidak boleh membiarkan para polisi itu mencari tahu mengenai pembunuhan itu, jika sampai mereka menemukan bukti kalau wanita itu adalah wanita yang dijual oleh kekasihnya maka kita semuanya akan masuk penjara!" teriak seorang pria.
"Tapi tuan, para polisi pasti akan mencari bukti-bukti di hotel kita." ucap Amir yang ternyata memang salah satu anak buah pemilik hotel yang juga mempunyai bisnis penjualan gadis muda.
"Aku tidak mau tahu, kamu harus mencari jalan untuk menutupi kasus pembunuhan itu. jika sampai mereka mencium keberadaanku akan kupastikan kalian semuanya akan masuk penjara juga." ancam pemilik hotel.
Di tempat lain Reno sudah mendapatkan kabar mengenai beberapa kejadian di masa lalu yang ada di hotel tersebut.
"Apa kamu yakin, tuan Andi?" tanya Reno kepada direktur hotel.
"Saya yakin, Tuan Reno. malah pemilik hotel selalu mempunyai gelagat yang sangat aneh." jawab Pak Andi.
"Lalu, apa yang tuan Andi ketahui selama menjabat menjadi direktur hotel itu." selidik Reno.
"Saya baru menjadi direktur hotel itu selama 5 tahun ini, Tuan Reno. saya tidak terlalu mengerti dan mengenal hotel itu." jawab Pak Andi yang terlihat menceritakan apa yang dia ketahui di hotel itu.
"Jika memang seperti itu berarti hotel itu mempunyai sisi gelap?" tanya Reno.
"Di hotel itu ada satu lantai yang tidak pernah terjamah sama sekali, Tuan. hotel itu mempunyai 5 tingkat, tapi di lantai 3 di salah satu ruangan itu selalu dikunci semenjak beberapa tahun. tak ada yang boleh masuk ke sana termasuk saya." jawab Pak Andi yang sangat yakin.
"Lalu, itu tempat apa?" tanya Reno yang begitu penasaran.
"Saya tidak tahu, Tuan Reno. tapi jika ada orang yang berusaha memasuki tempat itu atau mengetahui permasalahan mengenai ruangan itu maka mereka tidak akan pernah kembali. mereka tiba-tiba menghilang tanpa kabar." jawab Pak Andi yang mulai mengingat mengenai masa lalu.
"Bisa anda ceritakan, Tuan Andi. apa yang terjadi dan siapa yang hilang di tempat itu?" tanya Reno.
"Beberapa waktu yang lalu, sekitar 2 tahun yang lalu ada salah satu pekerja hotel yang tiba-tiba menghilang, namun beberapa waktu kemudian muncul surat yang mengatakan kalau dia berhenti dan ikut bersama dengan suaminya ke sebuah tempat yang sangat jauh." jawab Pak Andi.
"Apakah kamu pernah menyelidiki mengenai wanita itu, Tuan Andi?"
"Maafkan saya tuan Reno, saya tidak pernah menyelidiki hal itu karena saya tidak mempunyai wewenang seperti itu. saya hanyalah seorang direktur di hotel tersebut tapi saya tidak mempunyai wewenang dalam urusan karyawan di sana." kata-kata yang diucapkan dan jawaban yang begitu aneh bagi Reno.
__ADS_1
Seorang direktur tidak mempunyai kekuasaan mengenai karyawannya itu benar-benar sangat aneh. karena harusnya seorang direktur hotel mempunyai kekuasaan penuh terhadap hotel itu dan bisa mengetahui mengenai permasalahan hotel.
"Hahaha.., Kalau begitu kamu adalah direktur abal-abal." canda Reno.
"Bisa dibilang seperti itu, Tuan. Saya seorang direktur tapi hanya direktur pajangan. anda bayangkan saja saya tidak tahu apa-apa bahkan saya tidak bisa melakukan apa-apa di tempat saya berkuasa." Pak Andi yang terlihat menghela nafasnya sedikit kasar.
Bagaimana tidak, seharusnya dia mempunyai kekuasaan besar di tempat itu malah dia terlihat seperti orang tidak berguna sama sekali.
"Sebenarnya aku sedang menyelidiki masalah pembunuhan dan seorang pria dari pemilik tempat itu." Reno yang mulai menjelaskan apa yang harus dia lakukan.
"Tapi Pak, Tuan Satria tidak akan mungkin membiarkan kita melakukan hal itu, tuan. tuan Satria akan membuat kita dalam masalah." jawab Pak Andi.
Ternyata pemilik hotel tersebut adalah Satria, pria yang begitu licin dan sangat susah untuk disentuh itu mempunyai catatan kejahatan di beberapa tempat.
"Kita tidak boleh diam saja dan kamu harus membantuku, jika pria itu melakukan kejahatan dan kita tidak bisa menangkapnya maka kamu sebagai direktur hotel akan bertanggung jawab. kemungkinan besar kamulah yang akan menjadi mangsa pria itu." ucap Reno yang terlihat memikirkan sesuatu.
"Kenapa Anda sangat mengenal pria itu, Tuan? Apakah anda pernah bekerja dengannya." Pak Andi yang mulai curiga bahkan pria itu benar-benar kebingungan dengan semua yang dilakukan oleh Reno.
"Sebenarnya dia adalah Ayah tiri ku, dia suami kedua mamaku dia membuangku bersama papaku ke luar negeri selama bertahun-tahun. dia membuat rumah tangga papa dan mamaku hancur, sekarang dia berusaha menutupi kesalahannya pria itu selalu saja membuat masalah. menghancurkan orang lain dan dia adalah pria yang memiliki tingkat keburukan yang sangat luar biasa." jawab Reno.
Pak Andi sangat terkejut ketika Reno mengatakan kalau pemilik hotel Nusantara itu adalah ayah tiri dari dirinya. berarti selama ini pria itu mempunyai kejahatan yang selalu dia sembunyikan.
Entah bagaimana pria itu selalu terlepas dari masalah, mungkin dia punya pendukung yang sangat luar biasa. beberapa menit kemudian ponsel Reno sudah berbunyi di layar itu tertera nama Sheila.
Tut..
Seketika Reno mengangkat telepon itu kemudian menjawab panggilan dari Sheila.
"Ya, Sheila?" tanya Reno.
"Kamu bisa datang ke hotel, sekarang?" Shela yang berbicara kepada Reno dengan suara yang sedikit kecil.
"Ada apa? Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan kamu? sekarang kamu ada di mana?" seketika Reno langsung kebingungan karena dia bisa mendengar dengan suara yang diperkecil.
"Aku ada di salah satu gudang, tepatnya Aku ada di gudang hotel. kamu cepatlah ke sini dan bawa senjata jika sudah ada di sini." pinta Sheila.
__ADS_1
Senjata? mendengar kata itu Reno yakin kalau Sheila mendapatkan sesuatu. "Kamu diam di situ jangan jangan melakukan apapun. aku akan segera ke sana." jawab Reno yang kemudian mematikan ponselnya dan meminta Pak Andi untuk ikut dengannya.
30 menit kemudian
Reno sudah sampai di hotel
"Kita lewat Pintu belakang saja,"
"Memangnya ada apa, Tuan?" tanya pak Andi yang kebingungan.
"Sudah diam saja, nanti kamu akan tahu." jawab Reno yang kemudian masuk lewat pintu bagian belakang hotel.
"Kita akan ngapain di sini, tuan?" tanya pak Andi yang bingung.
"Kita akan menemui Sheila di sini, kelihatannya dia menemukan sesuatu." Reno yang kemudian mencari keberadaan Sheila di gudang.
BUG..
"Kalian lama banget sih!" bentak Sheila dengan nada lirih.
"Ada apa memangnya?" tanya Reno.
"Gudang Ini fungsinya untuk apa sih, Kenapa tadi masuk satu mobil container?" tanya Sheila.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
__ADS_1
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan