
Semuanya benar-benar bagaikan kejutan yang tiba-tiba muncul di hadapan Safira dan Gunawan. seorang wanita yang bernama Mirasti, seorang wanita yang tak lain adalah istri dari Satria. "Maaf nyonya, Kenapa Anda kemari? Apakah ada sesuatu?" tanya Safira kepada Mirasti.
"Aku yakin kalian sangat terkejut karena kedatanganku." ucap Mirasti.
"Tentu saja aku sangat terkejut dengan kedatanganmu nyonya Mirasti, apa yang bisa saya bantu?" tanya Safira kepada Mirasti.
"Sebenarnya saya kemari karena ada sesuatu, Saya ingin meminta bantuan kepadamu, Safira." jawab Mirasti.
"Memangnya anda ingin meminta bantuan apa?" tanya Safira.
Gunawan dan Safira menatap wanita yang mungkin seumuran dengan dirinya, pria itu terlihat menatap Mirasti dengan Tatapan yang begitu intensif.
"Aku menikah dengan Satria sudah 18 tahun, aku bersama pria itu Bahkan aku juga sudah menghabiskan sisa hidupku bersamanya. tapi selama hampir 18 tahun itu tidak pernah sekalipun pria itu memberikan aku perhatian, memberikan aku cinta dan Bahkan dia tidak pernah sekalipun memberikan aku perhatian sebagai seorang suami." jawab Mirasti.
"Lalu, kenapa kamu kemari? Memangnya Apa yang bisa aku lakukan?" tanya Safira yang kebingungan Sebenarnya.
"Aku kemari karena aku ingin meminta tolong kepadamu agar membantuku untuk membalas dendam kepada pria itu." jawab Mirasti.
Gunawan dan Safira saling menatap satu sama lain, Entah apa maksud yang dikatakan oleh wanita itu.
"Aku ingin membalas dendam atas sakit yang aku rasakan selama 18 tahun ini, pria itu sudah menghianatiku pria itu telah menyakitiku hingga aku tidak bisa melupakannya." ucap Mirasti.
"Maksudmu?" tanya Safira.
"Kemarin aku melihat sebuah video seorang wanita yang sangat aku kenal diserang oleh seorang wanita yang aku ketahui kalau dia adalah menantumu." ucap Mirasti.
"Kalau kamu ingin mengatakan sesuatu katakan langsung pada titik permasalahannya, Aku tidak suka ada perkataan yang berbelit-belit." ucap Gunawan.
"Wanita itu adalah simpanan suamiku, Entah berapa tahun pria itu berselingkuh dengan sekretarisnya itu. Aku benar-benar tidak tahu aku tidak pernah menyadarinya, wanita itu adalah wanita yang aku tolong. aku bawa dia ke rumah dan aku. Semenjak dia berusia 15 tahun, namun ketika dia sudah remaja dia berselingkuh dengan suamiku di belakangku." jawab Mirasti.
Betapa terkejutnya Safira dan Gunawan saat mendengar perkataan seperti itu, sebuah perkataan yang menyatakan kalau Melodi itu adalah simpanan dari Satria. "Jadi wanita itu adalah simpanan Satria?" tanya Safira.
Mirasti menganggukkan kepalanya. "Aku ingin menghancurkan mereka berdua, Aku ingin menata hidupku. walaupun dulu Aku adalah seorang janda mempunyai satu anak tapi aku tidak pernah sekalipun menyakiti mereka. Satria sudah menghianatiku dia membohongiku, dia mengambil seluruh kekayaanku bahkan pria itu membuang Putraku ke luar negeri agar dia tidak bisa mewarisi kekayaanku." jawab Mirasti yang membuat Gunawan dan Safira kembali terkejut.
__ADS_1
Tapi untuk apa Satria mencari kekayaan lagi, kita tidak pernah tahu apa isi hati orang hingga membuat pria seperti Satria seperti pria gila yang begitu Ingin kekuasaan tinggi untuk mendapatkan sesuatu.
"Aku benar-benar tidak pernah mengerti Seperti apa dan bagaimana pemikiran orang-orang seperti suamimu itu, tapi jika kamu ingin membalas dendam kamu harus membantu kami. aku yakin suamimu itu berusaha untuk membalas dendam kepada menantuku, Jika kamu bisa membantu kami akan kupastikan wanita itu mendekam di penjara dan tidak akan bisa keluar. setelah itu akan kubongkar siapa pria itu dan kamu tidak akan terlibat di dalamnya, Bagaimana?" tanya Gunawan.
Seketika Mirasti menyepakati apa yang dikatakan oleh Gunawan, Jika dia melakukan hal itu maka semua pembalasan dendamnya akan terlaksana. "Baiklah kalau begitu, aku bersedia untuk membantumu. Aku ingin wanita itu hancur." jawab Mirasti.
Kesepakatan pun sudah terjadi, setelah Wanita itu pergi sore itu Gunawan dan Ivan menjemput Yufan di rumah sakit.
** Beberapa hari kemudian **
Pagi terlihat indah di hari Minggu, Yufan dan indah sedang asyik berada di rumah Safira dan Gunawan. mereka sedang melakukan sesuatu bersama Aisyah dan Ivan.
"Tuan." Panggil salah satu pembantu.
"Ada apa." jawab Gunawan.
"Tuan ada sebuah surat." jawab Salah satu pembantu.
"Surat apa?" tanya Gunawan.
Gunawan langsung membuka surat itu dan membacanya, seperti yang sudah dia pikirkan Bersama sang Istri.
"Ada apa pa?" tanya Yufan kepada Gunawan.
"Istrimu mendapatkan masalah." jawab Gunawan.
"Maksud Papa?" tanya Yufan.
"Kelihatannya wanita murahan itu melaporkan istrimu ke pihak berwajib atas serangan yang dia lakukan kepadanya." jawab Gunawan.
Seketika Indah berdiri dan menghampiri mertuanya tersebut. "Maksud Papa aku dilaporkan polisi?" tanya Indah.
"Iya seperti yang sudah Papa dan mamamu, kelihatannya wanita itu ingin menyerangmu dan membalas dendam padamu." jawab Gunawan.
__ADS_1
Safira mengambil surat perintah dari pihak kepolisian untuk Indah. "Apa yang harus kita lakukan Mas?" tanya Safira kepada suaminya.
"Tentu saja kita akan membuat mereka mendapatkan hadiah yang sangat luar biasa." jawab Gunawan.
"Apakah kita akan menyerang mereka balik?" tanya Safira.
"Tentu saja kita akan menyerang mereka balik, bahkan kita akan menyerang Satria juga aku ingin tahu seperti apa mukanya sekarang. dia bermain-main dengan kita dan tidak mau keluar menunjukkan mukanya sekarang, dengan begini kita akan tahu di mana keberadaan pria itu dan bagaimana jika semua bukti-bukti perselingkuhannya kita bongkar sedikit demi sedikit." jawab Gunawan yang mulai membuat sebuah rencana sedikit jahat.
Keesokan hari akhirnya Indah datang ke kantor polisi untuk memenuhi panggilan atas kasus penyerangan terhadap Melodi. di dalam kantor polisi Melodi sudah berada di sana, wanita itu tersenyum saat melihat Indah datang ke kantor polisi, wajah Melodi masih bengkak bahkan keluar nanah dari salah satu pipinya.
"Akhirnya kamu datang juga." ucap Melodi yang seolah menghina Indah.
"Tentu saja aku datang, Aku adalah seorang warga yang taat akan hukum." jawab Indah.
"Akan kejebloskan kamu ke penjara." ucap Melodi.
"Tenang saja, kamu tidak akan bisa melakukan hal itu. wajah jelekmu itu tidak akan ada yang mau melihatnya lagi." sindir Indah yang membuat Melodi sedikit geram. hari itu beberapa pertanyaan diajukan oleh polisi kepada Indah, dari pihak Indah memberikan beberapa bukti mengenai Apa yang dilakukan oleh Melodi. bahkan barang bukti pun ada keterangan dokter saksi dari perusahaan dan lain sebagainya, apalagi polisi juga mendapatkan bukti perselingkuhan dia dengan Satria.
Entahlah Bagaimana setelah ini kehidupan Melodi jika video perselingkuhan dirinya dan Satria sampai diketahui oleh orang banyak, mungkin perusahaan dari Satria akan hancur total.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian
__ADS_1
- Terlempar ke dimensi kerajaan