KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Akting Safira


__ADS_3

"Dasar wanita brengsek!" teriak Putri.


"Kenapa kamu harus mengatakan aku brengsek, Apakah semuanya itu tidak terbalik?" tanya Safira.


"Kau adalah wanita tidak tahu diri!!" teriak Putri kembali.


"Semua yang kamu katakan itu adalah sebuah kebohongan, Buat apa kamu mengatakan kalau aku ini brengsek, tidak tahu diri dan lain sebagainya. lalu di manakah otakmu, kamu membuat aku seperti seorang wanita tidak tahu diri, kamu membuatku seperti seorang wanita yang tidak bisa dihargai oleh suamiku. kamu membuatku kehilangan segalanya, kamu membuatku seperti wanita yang begitu bodoh." ucap Safira.


Para karyawan yang ada di perusahaan nampak menatap Safira dengan tatapan mata yang begitu menyakitkan. Bagaimana tidak, Ternyata wanita yang menjadi atasan dari Rudi adalah mantan istrinya, seorang wanita yang sudah dihayati, seorang wanita yang sudah dia bohongi namun sekarang wanita itu kembali dengan semua kenyataan yang ada di hadapannya. ternyata kamu adalah orang brengsek, Putri!!" teriak para karyawan wanita.


"Iya kita harus berhati-hati dengan wanita itu, ternyata dibalik kebaikannya dia itu adalah bangkai!" seru para karyawan yang lain.


"Dia bohong, dia bohong!!" teriak Putri. Wanita itu benar-benar sangat malu luar biasa, dia dipermalukan oleh Safira dengan semua yang telah dia lakukan dahulu.


"Kalian tidak tahu sebenarnya wanita ini siapa?!" seru Putri.


"Sebenarnya siapa aku, Aku adalah temanmu Aku adalah sahabat yang kau bohongi. Kau bermanis muka di depanku namun nyatanya kamu telah membuatku menderita." jawab Safira dengan begitu tenang.


Putri benar-benar sangat marah, wajahnya sedikit merah karena malu akibat semua kejahatannya sudah dibongkar oleh Safira.


"Kenapa kamu diam saja, Putri. Kenapa kamu tega menghianati temanmu, jangan-jangan kamu baik sama kamu itu ada udang di balik batu ya?!" seru para karyawan wanita.


"Kalian ini tidak tahu siapa dia?!" seru Putri.


"Tentu saja mereka tidak tahu siapa aku, karena aku adalah wanita yang sudah kebohongi, karena aku adalah wanita yang telah menderita karena semua kejahatan yang sudah kamu lakukan." jawab Safira kembali dengan begitu tenangnya Safira membalik semua perkataan Putri. wanita itu tidak akan mau disakiti lagi oleh wanita yang sudah menghancurkan rumah tangganya.


Dengan segera Putri langsung menarik rambut Safira, Wanita itu benar-benar sangat marah. "Dasar wanita tidak tahu diri!" terlihat Safira akan melakukan sebuah adegan. wanita itu akan berpura-pura menjadi lemah dan akan membuat Putri merasakan akibatnya.


Dari tempat yang tidak jauh terlihat Rudi berada di tempat itu, tatapan matanya menatap sebuah adegan. "Apa yang dilakukan wanita itu? kenapa dia membuat keributan." ucap Rudi yang kemudian berjalan mendekati istrinya.


"Wanita ini pembohong, wanita ini pembohong!!" teriak Putri yang sudah kepalang tanggung malu. wanita itu menjambak rambut Safira sedangkan Safira sendiri tentu saja wanita itu akan memulai aktingnya.


"Aku sudah memberikan semuanya padamu, Aku bahkan dijual oleh suamiku sendiri ke rumah sakit karena tidak bisa mengeluarkanmu. suamiku lebih memilih menyelamatkanmu, dia lebih memilih menjualku kepada orang lain." ucap Safira yang menahan rasa sakit karena rambutnya dijambak oleh Putri.


Para karyawan yang ada di perusahaan benar-benar sangat terkejut dengan semua perkataan Safira, wanita itu benar-benar sangat jahat dan sangat berbisa.


"Lepaskan dia, Putri!" seru para pegawai wanita yang berusaha untuk melepaskan tangan putri yang menjambak rambut Safira. sedangkan Rudi yang berada tidak jauh langsung menangkis tangan istrinya.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan!" teriak Rudi.


"Wanita ini berat kurang ajar, Mas. Dia sangat brengsek!!" teriak Putri.


"Kenapa kamu mengatakan hal itu, Putri. Kenapa kamu mengatakan kalau Bu Vira brengsek, seharusnya kamulah yang berkaca. seharusnya kamulah yang dibilang sebagai wanita brengsek!" teriak para karyawan yang berusaha menolong Safira. perkelahian itu hanya membuat Safira tersenyum karena dia akan membuat Putri seperti mainan yang akan dipermainkan oleh para karyawan wanita.


"Beraninya kamu melakukan hal ini di perusahaan?!" seru Rudi.


"Kenapa Mas, kenapa kamu harus membelanya?!" teriak Budi.


"Aku bukan membelanya, Lihatlah kau membuat kegaduhan." jawab Rudi.


"Aku tidak terima, Mas. aku tidak terima!!" teriak Putri yang benar-benar marah dengan semua yang dilakukan oleh Safira.


"Lepaskan!" seru Rudi.


"Akh..,sakit. lepas!" seru Safira yang mulai berakting kesakitan.


"Lepaskan!" seru Rudi


"Tidak mau." jawab Putri.


"Kenapa sekarang kamu melawan aku, Mas. Kenapa kamu membalasnya!" seru putri yang benar-benar sangat marah kepada Rudi.


"Kenapa aku tidak boleh marah kepadamu, Kamu sudah melakukan suatu kebodohan!" seru Rudi.


"Aku tidak mau, aku tidak mau Mas!" teriak Putri.


"Jika kamu tidak mau menuruti perkataanku, maka Lebih baik aku melakukan sesuatu kepadamu!" teriak Rudi yang benar-benar sangat marah.


Terlihat Safira berakting begitu kesakitan, wanita itu meneteskan air matanya sembari memijat kepalanya.


"Apakah sakit, Bu Fira?' tanya beberapa karyawan.


"Iya aku sakit." jawab Safira.


"Apakah kamu tidak apa-apa?" tanya Rudi yang terlihat mendekati Safira.

__ADS_1


"Iya mas, aku tidak apa-apa hanya kepalaku sakit karena istrimu itu menjampak rambutku dengan sangat keras." jawab Safira.


Terlihat Rudi benar-benar merasa bersalah kepada Safira, pria itu terus menatap Safira dengan tatapan mata yang begitu bersalah.


"Lebih baik aku membawamu ke dokter, aku takut jika ada sesuatu yang terjadi." ucap Rudi.


"Tidak usah mas, nanti aku akan meminta sopir untuk mengantarku." ucap Safira yang terlihat tersenyum sembari menatap Putri


"Dasar wanita murahan!" teriak Putri.


Safira menundukkan wajahnya, wanita itu memijit kepalanya kemudian berakting pingsan. sesaat Kemudian beberapa karyawan langsung berlari untuk membantu Safira.


"Bu Fira!!" teriak para karyawan.


Langkah kaki para karyawan terlihat mendekati Safira yang tidak sadarkan diri, sedangkan Rudi langsung menggendong Safira ke sebuah ruangan kesehatan yang ada di perusahaan. Putri benar-benar sangat marah wanita itu berteriak begitu kesal dengan semua yang terjadi hari ini. sedangkan seorang pria yang berada di tempat yang tidak jauh terlihat pria itu sedikit tersenyum.


"Aku akan membantumu untuk membalaskan dendam kepada dua orang itu." ucap Satria yang terlihat tersenyum dengan semua yang terjadi hari ini.


Rumor yang terjadi hari ini langsung tersebar di seluruh perusahaan, mereka membicarakan Putri sebagai seorang pelakor kejam dan membuat seorang wanita terluka dengan semua yang dia lakukan.


"Tuh lihat, wanita pelakor itu kurang ajar banget." ucap salah satu pegawai.


Putri yang Mendengar hal itu tentu saja wanita itu langsung marah. "Jaga mulut kalian, jika tidak aku akan mencakar wajah kalian." seru Putri.


"Apa kamu mau kami cakar juga, lihat aja kalau kamu berani melakukan sesuatu pada kami kami akan membalas kamu. kami bukanlah Bu Fira yang diam saja dengan semua perlakuanmu!" teriak para karyawan yang membuat Fira langsung terdiam.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


__ADS_2