KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Dasar pria kurang ajar


__ADS_3

"Hei, tuan. apa kamu tidak punya mata, kamu jalan kok tidak sadar menabrak orang!" seru Sheila.


"Memangnya apa yang sudah aku lakukan?" tanya si pria kepada Sheila.


"Halo, kamu bilang apa yang sudah kamu lakukan? Apa kamu tidak sadar kalau tadi sudah menabrakku kemudian membuatku hampir terluka. lalu, kamu bilang apa yang sudah kamu lakukan? Halo kamu itu sadar nggak sih kalau sudah membuat seorang wanita terluka, enak banget sekarang kamu bilang apa yang sudah kamu lakukan!" bentak Sheila yang membuat si pria langsung terdiam.


Terlihat pria itu membuka kacamatanya, tatapan matanya menatap Sheila dari ujung kepala sampai ujung kaki.


"Kelihatannya kamu tidak terluka sama sekali." ucap si pria yang membuat Sheila langsung menghembuskan nafasnya dengan sangat kasar.


Seorang gadis yang tidak akan pernah tinggal diam ketika dirinya diperlakukan semena-mena oleh orang lain. kamu kira kamu itu siapa, kamu kira kamu orang luar biasa? berani sekali kamu mengatakan hal itu tadi kamu menabrakku hingga terjatuh, sekarang kamu bilang Memangnya apa yang sudah kamu lakukan? Halo..., Tuan. wajahmu tampan memang aku akui wajahmu tampan, tapi sayang kelakuanmu itu dibawa minus." ucap Sheila yang yang berbicara sambil menunjuk dada pria tersebut.


Si pria nampak menatap Sheila dari ujung kepala sampai ujung kaki, sebuah senyum terukir Indah ketika dia menatap gadis muda yang ada di depannya itu. "Apa yang kamu inginkan?" tanya si pria.


"Halo Tuan, kamu harus bertanggung jawab." jawab Sheila.


"Baiklah kalau begitu, aku bersedia bertanggung jawab." jawab si pria.


Kata-kata yang dikeluarkan oleh Sheila nampak membuat wanita itu tersenyum, Sheila menunggu permintaan maaf dari si pria. "Baiklah kalau begitu, cepat katakan." ucap Sheila sembari melipat kedua tangannya di dada.


"Baiklah kalau begitu, karena kamu ingin aku bertanggung jawab aku akan melakukannya." jawab si pria.


"Lalu?" tanya Sheila yang sedikit kebingungan karena pria itu dari tadi tidak mengatakan perkataan maaf sama sekali.


"Apa yang dilakukan pria ini, Sheila?" tanya Nadia.


"Kurang tahu, dia diam aja. Seharusnya kan dia minta maaf." ucap Sheila.


"Halo tuan, cepat katakan." pinta Sheila.


"Aku akan menikahimu secepat mungkin dan aku akan menjadikanmu Istriku, itu adalah tanda tanggung jawabku." ucap si pria yang membuat Sheila dan Nadia saling menatap satu sama lain. bukan maksud Sheila untuk meminta pertanggungjawaban seperti itu yang dia inginkan hanyalah permintaan maaf bukan permintaan pernikahan.


"Apa?!" Sheila yang benar-benar terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh pria itu.


"Tunggu saja, sebentar lagi akan mencarimu karena aku sedang terburu-buru Aku pastikan janjiku ini akan ku tepati." ucap si pria yang kemudian mencium salah satu tangan Sheila dan berlalu pergi dari wanita itu.

__ADS_1


"Dasar sinting, pria itu pasti baru keluar dari rumah sakit jiwa ya." gerutu Sheila.


"Pasti dia itu pria pembohong, lihat aja dia itu pandai berbicara." jawab Nadia.


"Tentu saja, pria seperti itu adalah pria sinting sukanya mengumbar janji. lihat aja kalau aku bertemu lagi akan ku plintir kepalanya sampai oleng." ucap Sheila yang kemudian pergi meninggalkan tempat itu. dua orang itu nampak menatap beberapa buku yang terjatuh.


"Oya, Sheila. Bagaimana dengan pria itu apakah dia masih mengganggumu?" tanya Nadia.


"Kalau dia masih berani menggangguku akan kubuat kedua kakinya itu tidak bisa berjalan. kamu tahu sendiri kan beberapa waktu yang lalu dia itu berusaha untuk menggangguku, menyuruh para preman untuk menculikku." jawab Sheila.


"Lalu?" tanya Nadia.


"Yang pasti aku beri dia hadiah." jawab Sheila yang kemudian pergi.


Siapa pun pasti dapat melihat kalau wanita yang bernama Sheila itu adalah wanita yang sukanya memakai pakaian santai, celana pendek celana santai pakaian santai dan tidak pernah memakai pakaian dress sama sekali.


** beberapa jam kemudian **


"Sheila!" panggil Aisyah.


"Mbak Aisyah, ada apa mbak?" tanya Sheila.


"Memangnya bantu apa mbak?" tanya Sheila.


"Mbak mau ke rumah sakit." jawab Aisyah.


"Lho, memangnya mbak Aisyah sakit ya?" tanya Sheila.


"Beberapa hari ini mbak kurang enak badan, mbak mau memeriksa kondisi mbak." jawab Aisyah.


"Ok, nanti aku akan ke tempat mbak Aisyah." jawab Sheila yang kemudian masuk kerumahnya.


Langkah kaki gadis muda itu nampak berjalan memasuki rumah kedua orang tuanya, terlihat Sheila benar-benar dibuat kesal oleh seorang pria yang tadi dia temui. "Assalamualaikum!" seru Sheila yang memasuki rumah.


"Waalaikumsalam." jawab Safira. "Tumben sudah pulang Sheila?" tanya Safira.

__ADS_1


"Iya Ma, tadi cuma beli buku saja buat ujian masuk universitas." jawab Sheila.


Setelah berbicara dengan ibunya akhirnya Sheila masuk ke kamarnya, wanita itu menatap sang mama yang sedang sibuk dengan semua pekerjaan.


Di tempat lain seorang pria terlihat begitu frustasi, beberapa perusahaan sang istri yang dulu dia pegang sekarang sudah diambil alih istrinya kembali. Satria tidak akan pernah mengira kalau istrinya akan melakukan hal itu, pria itu selalu berpikir kalau istrinya adalah seorang wanita yang tidak akan bisa bertahan tanpa dirinya. namun yang terjadi malah sekarang beberapa perusahaan sang istri sudah diambil kembali, beberapa proyek beberapa properti dan semua barang-barang yang dulu dimiliki oleh sudah diambil.


BRAKKK...


"Aaaa!!!" teriak Satria.


"Ada apa, tuan?" tanya anak buah Satria.


"Wanita itu sudah berani untuk melawanku, dia mengambil seluruh perusahaan yang sudah aku buat berjaya, wanita itu wanita brengsek dia sudah membuatku seperti seorang pria bodoh." ucap Satria.


"Maksud Tuan apakah Nyonya Mirasti?" tanya Satria.


Tentu saja siapa lagi." jawab Satria.


"Oh ya tuan, ada rumor yang mengatakan kalau putra dari Nyonya Mirasti sudah kembali dari Amerika." ucap anak buah Satria yang memberitahukan mengenai anak dari Mirasti yang kembali dari Amerika.


Seorang anak yang disingkirkan oleh Satria dengan semua kelicikannya, seorang pria yang disingkirkan oleh Satria hingga membuat pria itu pergi bersama putranya. sedikit cerita mengenai Mirasti, wanita itu menikah dengan Satria ketika dia mengalami krisis rumah tangga akibat rencana jahat yang memang dirancang oleh pria itu. Satria benar-benar menghancurkan rumah tangga Mirasti hingga membuat suaminya pergi, beberapa tahun setelah kepergian sang suami Mirasti baru tahu kalau Satria sudah menjebak dirinya hingga membuat pernikahannya hancur.


Satria membuat suami Mirasti pergi dengan membawa putranya, pria itu sudah termakan semua kebusukan Satria. dengan begitu lihainya akhirnya Satria menghancurkan rumah tangga Mirasti dan membuat wanita itu menikah dengannya. sebuah pernikahan yang hanya berlandaskan kepalsuan, kebohongan bahkan semua rencana yang sudah diperhitungkan oleh Satria.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2