KU BALAS PENGKHIATANMU

KU BALAS PENGKHIATANMU
Menangkap Putri


__ADS_3

"Hahaha...," tawa Putri.


"Hemm, tertawa lah dengan sangat keras karena sebentar lagi Kamu tidak akan bisa tertawa lagi." ucap Sheila yang kemudian duduk di depan Putri.


Sheila tidak sama dengan Safira, kalau Safira mempunyai hati lunak luar biasa tapi kalau Sheila wanita itu adalah wanita batu. hatinya sekeras batu bahkan mungkin lebih parah dari Gunawan, wanita itu terlihat menatap Putri dengan tatapan mata yang begitu mengejek. Wanita itu sudah mengatakan kalau dia tidak akan membiarkan Putri bernafas lega.


"Mungkin kalau mamaku dia adalah wanita lembut begitu, lembut hingga dia masih menganggapmu bekas temannya." ucap Sheila.


"Tapi aku tidak akan Sudi menganggap Dia temanku, dia adalah wanita hina. wanita brengsek yang sudah menghancurkan seluruh kebahagiaanku!!" teriak Putri.


"Berteriaklah sekeras mungkin, berteriaklah supaya seluruh tenagamu itu terkuras. aku ingin lihat bagaimana kamu bisa hidup, aku akan melihat wanita tua sepertimu itu mati mengenaskan. kita lihat kamu akan bertahan berapa lama jika setetes air pun tidak akan masuk ke mulutmu. sebutir nasi pun tidak akan ku biarkan masuk ke mulutmu juga, dengan begitu Aku mau tahu sehebat apakah dirimu." ucap Sheila yang benar-benar begitu Ingin membalaskan dendam ibunya setelah bertahun-tahun lamanya Putri berusaha untuk menghancurkan dirinya.


"Kamu kira aku ini wanita lemah apa, jika tidak minum air dan makan aku tidak bisa hidup. aku adalah wanita hebat aku pasti akan menghancurkan mamamu!!" seru Sheila.


"Baiklah kalau begitu aku mau lihat kamu bisa bertahan, apa tidak kita lihat sehebat apakah dirimu." ucap Sheila yang kemudian meminta teman-teman Reno untuk tidak memberikan dia setetes air pun dia ingin melihat kekuatan yang dimiliki oleh Putri.


"Apa yang akan kamu lakukan, kakak ipar?" tanya teman-teman Reno.


"Kalian sudah dengar sendiri kan apa yang diinginkan oleh wanita itu, maka kita akan lihat Bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh wanita itu. dia bilang dia akan melakukan sesuatu, dia akan bertahan tanpa diberikan apapun." jawab Sheila.


"Dia bisa mati mengenaskan kakak ipar." ucap teman-teman Reno.


"Kalau begitu itu akan mudah dan itu akan terlihat seperti kematian normal pada umumnya." jawab Sheila.


"Maksud kakak ipar?" tanya teman-teman Reno kembali.


Reno sangat terkejut saat melihat apa yang dikatakan oleh kekasihnya tersebut, Reno adalah pria yang tidak akan pernah membayangkan kalau wanita secantik Sheila semenarik bahkan sehebat itu ternyata mempunyai sifat sadis.


"Apa kamu yakin sayang?" tanya Reno kepada Sheila.


"Tentu saja, tadi kan kita sudah katakan sama Mama kalau kita pulang agak malam. jadi hari ini aku mau melihat wanita ini tidak minum setetes air pun, aku mau lihat bagaimana dia bisa bertahan hidup kalau perlu kita akan memberikan angin yang banyak agar dia sedikit kenyang dengan makan angin." ucap Sheila kembali yang membuat teman-teman Reno sangat kebingungan dengan semua yang dikatakan oleh wanita itu.


"Kamu dengar apa yang dikatakan kakak ipar, dia ingin memberikan makan angin maksudnya apa?" tanya salah satu teman Reno.

__ADS_1


"Kamu kira aku tahu? Mana aku tahu." jawab seorang pria yang bernama Dicky teman kepercayaan Reno.


"Dengarkan Aku baik-baik, jika ingin membunuh seseorang carilah rencana yang sangat luar biasa. rencana alami yang tidak akan bisa dilacak oleh para polisi." jawab Sheila yang membuat teman-teman Reno sangat tercengang.


Seorang wanita yang mempunyai pekerjaan sebagai seorang pengacara itu ternyata otaknya sangat licik luar biasa


"Kamu ingin membunuh wanita ini, Sayang?" tanya Reno kepada Sheila.


"Tentu saja, Tentu saja aku akan membunuh wanita ini. wanita yang terus-menerus membuatku ingin marah. Dulu Aku kecil sekarang aku sudah dewasa, dulu Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan sekarang Aku ingin tahu apa yang akan kamu lakukan ketika kamu mendapatkan balasan atas semua yang kamu lakukan." Putri benar-benar tidak pernah menyangka kalau putri dari Safira begitu menakutkan wajahnya. terlihat begitu kalem senyumnya begitu manis, namun wanita itu mempunyai hati yang sangat kejam.


Beberapa jam kemudian terlihat Putri sudah kelelahan, wanita itu menatap teman-teman Reno yang sedang makan dan minum. tenggorokan Putri terasa begitu kering dia begitu susah menelan ludahnya apalagi sudah seharian ini dia tidak makan. namun sekarang dia malah terjebak bahkan ditangkap oleh Sheila.


"Oh ya sayang, apa hari ini teman-temanmu bisa menginap di sini?" tanya Sheila.


"Memangnya mau apa?" jawab Reno.


"Biar mereka mengadakan pesta di sini, kita makan-makan di sini dan kita melakukan sesuatu." jawab Sheila.


"Tentu saja aku yakin, kamu tidak akan memberikan hukuman kepada wanita tua kan? karena itu aku akan memberikan hukuman kepada wanita tua ini dengan semua rencana yang sudah aku buat. aku tidak akan membiarkan dia berkeliaran seperti barang-barang tidak berguna." jawab Sheila dengan senyum yang begitu licik. wanita itu ternyata sangat kejam.


Pantas saja Paman Ferdi selalu menganggap Sheila adalah wanita yang sangat luar biasa.


Dibalik otak cerdasnya itu ada keberanian yang sangat luar biasa, apalagi ditambah sifatnya yang sedikit kejam.


Sekitar 10 menit kemudian ponsel Sheila kembali berbunyi, wanita itu menatap layar ponselnya dan ternyata di sana ada papanya yang sedang menelpon.


"Ada apa Sayang?" tanya Reno.


"Papaku sedang menelpon." jawab Shela yang kemudian menjawab panggilan telepon dari papanya. wanita itu nampak menatap papanya dari seberang tempat.


"Ada apa pa?" Sheila yang melakukan video call dengan Gunawan.


"Kamu ada di mana? Katanya kamu melihat bioskop?" tanya Gunawan.

__ADS_1


"Sudah Pa, kami sudah dari bioskop. tadi kami pergi ke suatu tempat." jawab Sheila.


"Sekarang kamu ada di mana?" tanya Gunawan kembali.


"Oh ya Pa, aku mempunyai kejutan buat papa." ucap Sheila yang tersenyum kepada papanya.


"Memangnya kamu mempunyai kejutan apa?" tanya Gunawan.


Sesaat kemudian Sheila menunjukkan wajah seorang wanita melalui ponselnya. "Sudah lama kan kita tidak melihat wanita ini!" tanya Shela yang membuat Gunawan benar-benar sangat terkejut luar biasa ketika melihat Putri berada di tempat putrinya.


"Kenapa wanita itu ada di sana, Sayang?" tanya Gunawan.


"Ini surprise Pa, Papa tahu. Ternyata wanita yang sudah menembakku itu adalah wanita tua bangka ini." jawab Sheila.


"Lebih baik bawa dia ke kantor polisi, Sheila. beri dia hukuman Jangan melakukan sesuatu!" seru Gunawan.


"It's oke, Papa tenang saja aku pasti akan membuat wanita ini masuk penjara dan membusuk di sana." Jawab Sheila yang kemudian mematikan ponselnya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2