
X-pander Desta memasuki halaman rumah mereka. Masih sepi. Bisa pastikan kalo Doni belum sampai.
Aqeela segera berbenah dan mandi, karena pukul empat nanti ada adik-adik yang mau mengaji.
Desta membantu istrinya menyiapkan dan membersihkan tempat mengaji adik-adik.
Pukul 03.45 setelah Aqeela dan Desta selesai sholat ashar terdengar suara mobil memasuki halaman.
"Itu pasti Doni..." Kata Desta.
Benar saja, "Assalamu'alaikum..." Ucap Doni sebelum masuk.
Doni melepas sepatunya, membuat Mita menatapnya heran. Tapi ia tetap mengikuti aktivitas Doni.
Setelah masuk, baru Mita mengerti. Sebuah karpet besar terbentang di seluruh ruangan.
"Duduk bentar ya..." Pinta Doni sambil terus melangkah, naik ke atas menuju kamarnya.
Selepas ditinggal Doni, Mita duduk karpet.
"Akhirnya nyampe juga kamu di rumah kami." Sapa Aqeela begitu keluar dari dapur membawa minum dan beberapa cemilan buat Mita tapi diletakkan di atas meja makan.
Mita menoleh ke arah sumber suara dan tersenyum melihat Aqeela.
__ADS_1
"Kak Mit, kamu ke sini deh. Karena bentar lagi adik-adik pada datang." Mita tersenyum ke arah Aqeela. Menuruti permintaan Aqeela masuk dan duduk di ruang makan di deket dapur.
"Selamat datang di rumah kami, maaf kalo rumah kami tidak sesuai ekspektasi kamu." Kata Aqeela sambil menyodorkan minuman untuk Mita.
"Rumah kalian keren.." Komen Mita
"Qee, aku minta maaf ya.. pernah nyakitin kamu." Kata Mita dengan nada menyesal.
"Udahlah Kak, aku udah maafin kok." Ucap Aqeela dengan senyum.
"Wah, seger banget.. Qee.. mau dong satu." Pinta Doni.
Mita hanya melongo melihat keakraban Doni dan Aqeela.
"Udah.. gak usah heran gitu. Doni di sini udah seperti adik buat Kak Desta." Jelas Aqeela, membuat Doni tersenyum jahil ke arah Mita.
"Don, kamu ajak Kak Mita istirahat sebentar lagi adik-adik pasti datang. Kak Mita gak buru-buru pulang kan? Nanti kita ngobrol lagi."
"Assalamu'alaikum...." Teriak segerombolan anak kecil dari luar pas Aqeela selesai berucap.
"Wa'alaikum salam..."
"Okay..."
__ADS_1
"Don.., Nanti kalo Mita mau mandi atau ganti baju. Udah aku taruh di kamar kamu. Tadi Aqeela yang nyiapin." Kata Desta menghampiri keduanya.
"Des... aku gak salah kan?" Mita kembali terkaget melihat Desta keluar mengenakan baju koko dan sarung plus peci di kepalanya.
Desta tersenyum sambil duduk di kursi lalu meneguk minuman yang disediakan Aqeela.
"Enggak.. aku bantu Aqeela dulu bentar ya.. mumpung hari ini free gak ada jam kuliah." Pamit Desta menghampiri Aqeela yang sudah menyiapkan adik-adik mengaji.
"Udah gak usah bengong, ntar aku ceritain semua. Kita mau kemana? ke kamar? jalan-jalan? atau duduk-duduk di halaman belakang?" Doni memberikan pilihan.
"Don, gak usah aneh-aneh ngajak aku ke kamar segala." Protes Mita. Membuat Doni tergelak.
"Hei.. positif thinking dong Yang.. tadi Desta kan udah bilang kalo Mita mau mandi atau ganti baju ada di kamar aku." Ledek Doni.
"Hei.. what's wrong?" Bisik Doni sambil menyibakkan anak rambut Mita ke belakang Telinga membuat darah Mita berdesir lembut.
" Anjriit.. kalian tuuh ya.. " Mita buru-buru menetralisir detak jantungnya dengan memaki Doni.
"Udah... gak usah malu. Aku juga udah paham kok." Doni menggandeng tangan Mita mengajaknya naik ke atas.
Membuat Mita semakin menunduk, takut ketahuan betapa meronanya pipinya saat itu.
Apalagi saat Doni menggandengnya saat ini, jantungnya berlompatan gak jelas dan gak terarah.
__ADS_1
❤❤❤❤❤❤❤