MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Tasyakuran


__ADS_3

Hari Minggu sore...


Seperti yang sudah di rencanakan Ayah, Ibu, Aqeela, Ustaz Zainal, Ustazah Dewi dan tentunya dengan sedikit peran dari Desta N the gank. Acara tasyakuran pembukaan "Rumah Ngaji" diadakan.


Sekitar ada 20 anak Rohis akhwat dan ikhwan yang hadir.


Bahkan Mommy dan Daddy Desta juga hadir tentunya dengan undangan dari Ayah Aqeela.


Tuan dan Nyonya Wijaya hanya mampu berdecak kagum dengan kemampuan Aqeela.


Mereka memberikan dua jempol untuk calon mantunya itu.


Awalnya mereka mengira kalau Aqeela itu sangat tomboy dengan model dandanan yang super punk. Karena mendengar cerita Desta tentang Aqeela yang jago berantem.


Tak dinyana setelah bertemu ternyata pemikirannya tentang sosok Aqeela sangat berbeda jauh. Dan terbalik. 180 derajat.


Sosok Aqeela dimata Tuan dan Nyonya Wijaya adalah sosok yang cantik, kalem, feminim dan solihah dengan balutan busana muslimahnya. Hanya saja dibalik kefiminimannya ada karakter jagoan yang tak banyak diketahui orang. Luar Biasa.


Mereka berkali-kali berdecak kagum. Apalagi setelah mendengar beberapa kalimat Aqeela saat menyampaikan kata sambutan. Rasanya bikin adem.


"Mommy... kayaknya kita harus cepet-cepet nikahin mereka. Daddy takut cewek se hebat Aqeela ini diembat sama orang tua atau cowok selain anak kita." Bisik Daddy ke Mommy Aqeela.


Tak pelak membuat wanita disampingnya tersenyum.

__ADS_1


"Kok yang dipikirin Daddy sama ya kayak Mommy."


"Mommy terlanjur jatuh hati sama Aqeela." Bisik Mommy


"Sama." Bisik Daddy


☺☺☺ Mmbuat keduanya tersenyum.


"Anak kita memang aneh tapi jeli , lihat... dapet calon istri cantinya kebangete. Siapa dulu Daddynya" Kata Daddy masih dengan mode berbisik. Karena acara masih berlansung.


"Weeikk.. byoorr..." Ledek Mommy sambil menirukan posisi orang muntah. Daddy sampai bergidik.


*******


Desta mencari Ustaz Zainal.


Beberapa guru saling berpandangan, melihat kehadiran Desta.


Memang akhir-akhir ini berita negatif Desta hampir tak pernah ada. Diantara mereka ada yang bersyukur tapi tak sedikit juga yang mencibir.


Desta gak peduli dengan pandang guru-guru kepadanya. Dia tetap menuju meja Ustaz Zainal.


"Ada yang bisa saya bantu, Desta?" Tanya Ustaz Zainal begitu Desta duduk dihadapannya.

__ADS_1


"Ustaz... Desta bisa minta tolong... Tolong Desta di privatin ngaji. khusus buat Desta saja. setiap hari. di rumah Ustaz juga gak pa_pa." Pinta Desta


Sesaat Ustaz Zainal mencerna kata-kata Desta. Seakan mencari jawaban dari pertanyaannya sendiri. "Kamu baik-baik saja Desta. Apa ada yang salah dengan otakmu, Nak."


"Ustaz dengan senang hati bisa membantumu. Tapi apa ndak masalah kalau jamnya malam." Tapi Ustaz Zainal berusaha bijak dan menjawab permintaan murid terbandelnya itu dengan sangat antusias. Karena Ustaz Zainal berpikir bahwa ini adalah kemajuan yang sangat baik untuk Desta.


" Mau pagi mau malam saya siap... Mulai nanti yan Ustaz. Habis maghrib saya ke rumah Ustaz." Kata Desta dengan girang.


"Tidak ada penolakan." Kata Desta sambil ngeluyur keluar ruang guru.


Ustadz Zainal hanya mengelus dada sambil memandang punggung Desta.


Ya... Desta lagi berusaha untuk menjadi lebih baik. Setelah Desta tahu kebenaran tentang Aqeela. Tentunya setelah Om Syarief, Ayah Aqeela bercerita. Pas Dia dan Orang tuanya berkunjung.


Bahkan orang tua Desta menyetujui pilihan anaknya itu. Tanpa syarat apapun.


-------------------------------------------------


Jangan lupa like yaa... kasi jempollll


terus kasih vote yaa....


love my viewer... 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2