MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Desta's nyantri


__ADS_3

Kamar Desta...


"Begini banget yaaa... rasanya nyantri." Desta mulai ngoceh


"Pagi - pagi banget kita harus udah bangun."


"Mandi ngantri, makan ngantri, nyuci aja juga ngantri... hadeeewww..."


"Gitu si Aqeela betah banget lagi."


"Masak ngumpet di sini."


"Mbok ya ngumpet di rumah aku gitu."


"Apa Des...?" Teriak Wawan dan Ronald hampir bersamaan.


"Nyuruh Aqeela ngumpet di rumah kamu?"


"Haa haa Haaa... Yang ada Aqeela gak tambah waras tapi tambah ruwet... " Balas Ronald dengan seenaknya dengan tawa meledek.


"kalo itu mah enak di kamu gak enak di Aqeela. Kamu tiap hari bisa liat wajah cantiknya. Nah Aqeela enek kali liat muka kamu. 😛😛😛" Wawan malah nambahin


"Anjirr... kalian tuh sahabat aku bukan siih? Kok bela Aqeela segitunya...." Maki Desta.


"Enakan juga dia ngumpet di sini, kagak ada yang tahu. kasihan tuh Aqeela. Udah sejak awal masuk udah kita bully. Belum lagi dia sering bantuin kita tawuran ama anak SMA Cakrawala. Begitu udah baikan ama kita ganti tuh Geng-geng cewek fans fanatik kamu pada jeles ngebully dia. Dikejar-kejar ibu-ibu kompleks, guru-guru sampai wartawan. Gak kasihan banget sih kamu..." Kali Wawan ngoceh sampe hampir mitak kepala si Desta.


Desta terdiam....


Membenarkan ocehan Wawan.


Bahkan Desta sudah berjanji sama Aqeela kalo dia akan kuat dengan semua konsekuensinya.

__ADS_1


"Apa Kak? Aqeela bisa tawuran ?" Tiba-tiba cowok santri di sebelah Desta ikutan ngobrol.


"Iya.." Jawab Desta pendek


"Wah... Aku penasaran Aqeela kalo berantem gimana yaaa?" Tanya Santri itu, sepertinya dia membayangkan Aqeela yang cantik jago berantem kayak wonder woman.


"Pasti cantik..." Gumam cowok itu lirih.


"Udah gak usah dibayangin yang aneh-aneh... Tuh calon suaminya Aqeela bisa keluar tanduk sama taringnya buat nyabik-nyabik kamu loo yaaa..." Jawab Ronald dengan tawa ringan.


Dibales senyum sama santri tadi.


"Eh, nama kamu siapa. Aku Desta. Ini yang barusan ngomong Ronald terus yang di pojok itu Wawan." Kata Desta


"Farid, Kak." Jawab Farid


"Okay Farid jangan di dengerin Ronald ya... aku gak bs ngeluarin tanduk apalagi taring. Tapi aku bisa bikin tulang kamu remuk." Jawab Desta


"Iihh... ngeri bangeet... Takut." Sahut Farid pura-pura gemetar.


Desta tertawa lebar. " Bener. Kenapa?"


"Oooowww.... so yesss aja deh." Farid dengan begindangnya. Kemayu banget.


"Kakak ganteng Aqeela juga cantik...." Suara kagum Farid terdengar sayu.


Disambung tawa semuanya....


"Di sini banyak banget nyamuknya." Kata Desta


Dan dengan sengaja, Desta menulis pesan via wasapp ke Aqeela.

__ADS_1


Dengan hasil seseorang bernama Fatih mengirim selusin sofell plus tagihan harganya.


Membuat Desta jadi ketawa sama kelakuan Aqeela yang super jahil.


Tapi kalo gak jahil bukan Aqeela namanya. Desta jadi mengingat bagaimana awal mereka bermusuhan.


Sampai senyum-senyum sendiri. Mmbuat teman-teman sekamarnya curiga.


"Kamu gak pa_pa Des?" Tanya Wawan sambil memegang jidat Desta. Khawatir Demam ato gmn gitu.


"Aku gak pa_pa...." Jawab Desta sambil ngeluyur kembali ke ranjangnya.


Mengoleskan sofell ke bagian tubuh terbukanya diikuti semua temannya karena Desta membagi Soffell tersebut ke semua penghuni kamarnya lalu memejamkan mata. Dan ngorok.


Ngorok berjamaah'ah...


😃😃😃😃😃😃


\=========================================


Wah, si Genkster masuk pesantren juga. Heee hee heee...


Bagaimana ya nasib ketiganya?


Yuuuk.. ikuti terus kelanjutannya...


Tapi tetap dukung, "Mendadak Ustadzah"


Kalo suka kasih like, komen, vote dan rate


Aku tungguin yaaaa....

__ADS_1


Muuuaaaachhhh.....


Love you all


__ADS_2