
Di rumah Aqeela...
Di ruang tamu....
Ibu Aqeela terlihat kaget melihat putrinya sudah di rumah diantar Desta sedangkan sekarang belum jamnya pulang.
"Tante... maaf. Nanti Desta cerita ke tante. sekarang biar Aqeela istirahat. Mungkin sampai beberapa hari ke depan." Kata Desta begitu Ibu Aqeela keluar dari rumah menemui mereka lebih tepatnya khawatir dengan Aqeela.
Ibu Aqeela terdiam, hanya meminta Desta masuk.
Setelah Aqeela tenang di kamar, Ibu Aqeela kembali ke ruang tamu menemui Desta.
"Ada apa Desta?" Tanya Ibu setelah duduk si depan Desta.
"Maaf Tante sebelumnya, saya gak bisa jaga Aqeela dengan baik. Tadi Aqeela sempat di gangguin teman-teman saya. Kemudian di sekolah di cari-cari sama wartawan. Makanya dari kemarin Aqeela syok dan gak kuat juga kaget." Kata Desta.
Ibu Aqeela menarik napas panjang. Membayangkan apa yang dialami putrinya.
"Tan, maafin Desta ya..." Ucap Desta sambil mencium tangan ibu Aqeela.
Ibu masih terdiam, mengelus rambut Desta dengan sayang. Membuat Desta kangen Mommy.
"Ibu..." Tiba-tiba suara Aqeela memanggil ibunya. Dia udah di ruang tamu dan langsung duduk di sebelah ibunya. Dan memeluk ibunya.
"Kak Desta gak salah kok Bu." Kata Aqeela
"Teman-teman Kak Desta itu cuma jeles sama Aqeela yang deket banget sama Kak Desta." Lanjutnya.
"Terus... Bu... Aqeela mau ke pesantren ya... "Pinta Aqeela
"Gak lama kok Bu, paling lama seminggu deh." Lanjut Aqeela.
__ADS_1
Ibu sampe bengong denger permintaan Aqeela.
"Serius kamu Qee...???" Tanya Ibu ulang
"Iya Bu..."
"Nanti sore kita berangkat."
"Desta ikut Tante..." Desta langsung tunjuk tangan meminta ke ikut serta aan nya.
Membuat Aqeela sama Ibu juga bengong.
---------------------------------------------------
Pukul 18.30
Ba'da maghrib
Di hadapan Kyai dan Bu Nyai Aqeela cerita semua.
Ayah, Ibu dan Desta hanya mendengarkan saja.
"Ya sudah biarkan mereka berdua di sini..." Titah Pak Kyai Qomar.
"Baik Pak Kyai." Jawab Ayah
"Kami nitip dua bocah ini..." Ayah menitipkan Aqeela dan Desta mewakili Wijaya yang lagi di London.
"Typo Om, bukan hanya saya. Nanti Ronald dan Wawan nyusul." Potong Desta
" Mereka juga ikut?" Ulang Ayah kaget
__ADS_1
Desta mengangguk. Ayah mengacak-acak rambutnya tidak beraturan. Pusing liat kelakuan calon mantu kesayangannya itu.
"Sampai mana mereka sekarang?" Tanya Ayah
"ini, Om..." Desta menyerahkan smartphone-nya yang berada di posisi mapping gps perjalanan Ronald dan Wawan.
( Calon mantu kurang ajar gak tuh. Si bocah kampret Desta. haaa haaa...)
"Maaf Pak Kyai. Habis ini datang dua anak lagi. Jadi kami nitip empat bocah..." Ralat Ayah
"Baiklah... Saya terima mereka." Kata Pak Kyai.
"Kak, kabari Mommy sama Daddy, supaya mereka gak kuatir..." Pinta Aqeela
"Udah..." Bisik Desta
"Kak, Kakak... yakin mau di sini?" Aqeela masih meyakinkan Desta
"Yakin." Jawab Desta penuh keyakinan
"Kakak siap dengan resikonya nanti?" Ulang Aqeela
"Qee.. percayalah, calon suamimu sudah siap apapun resikonya..." Goda Desta
"Aku nyium adegan romantis neee..." Tiba-tiba Ronald dan Wawan nongol di depan mereka berdua.
"Somplak kalian...." Desta menyambut kedatangan kedua merentangkan kedua tangannya memeluk sahabatnya.
---------------------------------------------------
maksii yaa... udah like komen kasi vote kasi rate juga yaaa...
__ADS_1
lope Yu pulll 😘😘😘😘