
Hari Selasa pagi
Aqeela sudah siap berangkat sekolah. Dandannya sudah rapi.
Selesai sarapan, Aqeela segera pamit ke Ibunya. Aqeela berangkat masih diantar Ayah.
Nyampe sekolah, Aqeela langsung menuju kelasnya. Ternyata di dalam baru 8 temannya yang hadir. Bahkan Nabila saja belum ada. Biasanya malah dia yang duluan.
"Apa aku yaa... yang kepagian?" Kata Aqeela sambil melihat jam digital di smartphone nya.
"jam enam lebih sepuluh. Pantesan pada belum datang." Sambil nunggu jam, Aqeela memainkan smartphonenya. Ada aplikasi yang baru di downloadnya. jadi Aqeela masih asing dan mencoba-coba.
Sepuluh menit kemudian, Nabila datang. langsung duduk di sebelah Aqeela setelah meletakkan tasnya.
"Kirain kamu gak dateng Qee." Kata Nabila setelah duduk.
"Aku udah gak pa_pa kok." Kata Aqeela.
"Kemarin tuh setelah kamu pulang, aku di tanyain ini itu sama guru-guru, teman-teman sampai kakak kelas. Sampai bingung jawabnya.
Aqeela menanggapi dengan senyum kecil.
teet... teettt...
Bunyi belum masuk membuyarkan obrolan mereka.
*****************
__ADS_1
Istirahat pertama
"Qee... kamu di cari sama Bu Siti." Kata Rico si Ketua Kelas.
"Ada apaan, Co?" Tanya Aqeela balik. Karena gak biasanya Aqeela dipanggil Bu Siti, di ruang guru pula. Aqeela bukan seorang aktivis organisasi di sekolah. yang notabene sering di panggil Bu Siti selaku waka kesiswaan. Yang ada malah dirinya dipanggil di ruang BK bersama Desta tentunya. Hee hee hee.
Karena ingin urusannya dengan Bu Siti cepat kelar. Aqeela segera berdiri dan berjalan menuju ruang guru di lantai 1. Kan kelas Aqeela di lantai 2.
Baru juga mau turun tangga. Tiga orangtua cewek menghadang jalan keduanya.
"Mau kemana kalian. Urusan kita kemarin belum selesai ya..." Kata Dea sambil membentak Aqeela.
"Kami mau ke ruang guru." Jawab Aqeela
"Gak ada ruang guru, kita selesaikan urusan kita kemarin." Lanjut Gea.
Sejak awal Dea sering menteror cewek-cewek baik se angkatan nya maupun juniornya yang dirasa sedang mendekati Desta.
Karena obsesinya tersebut tak jarang Dea menghalalkan segala cara. Tak terkecuali Aqeela. Apalagi sejak kemarin viral video Aqeela di yutub. Bikin Dea semakin panas.
Desta tahu, tapi selama ini dia cuek saja, karena gak merasa deket sama cewek manapun.
Sampai Aqeela yang menjadi korban nya.
"Sudahlah Kak, biarkan kami dulu. Kasihan Bu Siti." Pinta Aqeela.
"Diem...kamu." Kata Hanum membantu temannya berusaha menyekap Aqeela dengan tubuh keduanya dengan harapan Aqeela tida bisa keluar dari kepungan nya.
__ADS_1
Sementara Nabila, sudah di kunci kedua tangannya dan dibekap mulutnya oleh Jihan, teman Dea yang lainnya. Sehingga tak bisa berkutik.
"Kak, ayolah... nanti kita selesaikan. sekarang biarkan kami menghadap Bu Siti." Pinta Aqeela sekali lagi.
"ngelunjak kamu ya..." Bentak Hanum
"Qee..., aku peringatkan jauhin Desta..."Dea menunjukkan emosi nya.
Hampir saja, Aqeela tidak mampu mengendalikan diri, melihat kondisi Nabila yang tersiksa ditambah bentakan kedua senior di depannya.
"Lepasin mereka Dea... sudah cukup sampai di sini ulah kamu. Jangan ganggu Aqeela, Nabila atau cewek-cewek manapun. " Desta N the gank tiba-tiba datang. Memaksa Dea dan Hanum menjauh dari Aqeela.
Sedangkan Wawan menolong Nabila yang sangat ketakutan dengan Jihan.
"Urusan kamu sama aku, bukan sama mereka." Lanjut Desta.
"Ingat... Aku tidak pernah suka atau bahkan cinta sama kamu." Kalimat Desta yang ini sangat membuat Dea frustasi.
Ketiga segera berlalu dari Aqeela, Nabila maupun Desta N the gank. Namun mereka masih berencana dengan lain yang lain.
---------------------------------------------------
Thank a lot of buat yang udah kasi like, komen dan vote...
Terus kasi like, komen dan Vote yaaa...
I lop yu pulll 😍
__ADS_1