
Mereka masih dalam mode berpelukan. Kepala Desta masih menyandar di bahu Aqeela.
"Qee... aku mau tahu pendapat kamu." Suara Desta memecah keheningan pagi.
Ketika Desta sudah memakai istilah Qee, Aqeela langsung paham bahwa kondisi Desta saat ini mungkin sedang butuh dukungannya.
"Apapun Bae, aku akan jawab semua." Jawab Aqeela.
"Qee, kamu tahu kan kondisi setiap lelaki itu tak seterusnya stabil. Seandainya suatu saat kamu mendapati aku tidak mampu memberikan yang terbaik sama kamu gimana?"
Aqeela menangkap arah pembicaraan Desta.
"Kak, Aku bole tanya ke Kakak?" Aqeela balik tanya ke Desta.
"Apa?"
"Kakak nikahin aku niatnya buat apa?" Suara Aqeela terdengar tegas walaupun berada di sebelahnya.
"Ya untuk jaga kamu. Karena Aqeelaku ini terlalu baik. Aku juga banyak belajar tentang islam karenanya." Jawab Desta.
"I love you Kak,makasi ya... Gak ada kata untuk menjadikan Aqeela Bucinnya Kakak kan?" Bisik Aqeela
Desta menggeleng.
"Kita akan melakukannya saat kamu mau dan siap." Bisiknya.
"Kak, aku juga sama. Kita menikah karena aku yakin Kakak bisa jadi imamku yang the best. Kalo Kakak ingin membahas tentang hubungan intim. Qeela memang belum pernah dan gak paham tapi percayalah selama kita saling mendukung kelemahan seberat apapun gak akan menggeser perasaan kita." Terang Aqeela yang akhirnya membuahkan senyum lega di hati Desta.
"Hmmm.. tapi nee Kak, kalo seumpama keadaan kita terbalik." Lanjut Aqeela
__ADS_1
"Maksud kamu?" Desta masih gak ngerti.
"Misalkan nee, pas kita Making Love di Malam pertama. Ternyata Aqeela gak ngeluarin darah. Kakak kecewa gak? Kan Kakak tahu, Aqeela dari kecil udah banyak aktivitas. Dan yang namanya selaput darah atau hymen itu kan tipis banget bahkan tiap perempuan mempunyai tingkat ketipisan yang berbeda. Kan bisa saja, selaput darah Aqeela sobek pas Aqeela latihan karate atau pas berantem sama musuh. Atau bahkan ketika jatuh." Tanya Aqeela.
"Beb.., hanya lelaki picik yang mengatakan itu. Aku gak kecewa atau keberatan jika saatnya nanti ternyata kamu gak ngeluarin darah sama sekali. Kita sudah mendapatkan ilmu itu saat di bangku sekolah.
Tapi aku bisa membedakan kok mana yang masih segel atau sudah kebuka hanya dari saat aku menyentuh pertama kali." Bisik Desta.
"Udah lupain itu selaput darah." Bisik Desta.
"Makasii ya Bae.."
"Desta mengendus leher Aqeela.
"Bae.. geli..."
"Bae.., kamu bole melakukannya. Tapi untuk hari ini dan sampai saatnya nanti hanya di area yang terbuka ya... Jangan membuka apapun yang aku tutup." Desta mengangguk.
Dan Desta menjelajahi setiap detail leher jenjang Aqeela. Yang tidak mengenakan kerudung.
Aqeela kembali kembali mendesah.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗
Kriyuuuk....
"Beb, kayaknya aku denger sesuatu..." Kata Desta menghentikan aktifitas erotisnya.
"Aku laper, Bae..." Jawab Aqeela
__ADS_1
"Emang jam berapa sekarang?" Tanya Desta
sambil beralih memandang jam dinding
"Jam setengah tujuh..." Keduanya tertawa lebar....
"Pantesan... ada bunyi di perut Ayang Beb." Goda Desta, yang di sambung senyuman oleh Aqeela.
"Kita beli aja ya Beb.. kamu gak usah masak." Pinta Desta. Aqeela memberikan jempolnya
"Aku ambil kerudung dulu ya..." Pinta Aqeela.
"Iya..." Jawab Desta sembari memberikan kecupan sayang di Kening Aqeela.
Aqeela masuk kamar sebentar menyambar kerudung yang ada di meja riasnya. memoles wajahnya dengan bedak dan memberi sentuhan liptin pink berry di bibirnya.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗
To be continue....
The best couple are those who support each other
Pasanga terbaik adalah mereka yang saling mendukung.
~Ursula Maria~
Buat ❤ fave, 👍🏻 like , 📝 komen , 💯 Vote dan ⭐5 nya. makasi banget ya...
Juga terima kasih buat do'a terbaik kalian...
__ADS_1