MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Kapok


__ADS_3

Aqeela sangat mendongkol. Tadi pas dari ritual buang air kecil.


Aqeela bermaksud mengganti pakaiannya dengan piyama sebelum tidur.


Tadi pagi Desta sudah menjelaskan kalo dia sudah menyiapkan baju ganti di rumahnya. Karena itu tadi pagi-pagi pas dijemput Desta, Aqeela hanya membawa seragam sekolahnya saja. Desta juga mengatakan kalau Mommynya juga membelikan beberapa baju tidur sudah diletakkan di wardrope kamar mandi.


Tapi pas buka wardrope yang ada di toilet. Dia sangat terkejut. Karena isinya penuh dengan lingeri yang super tipis, transparan dan seksi-seksi.


Sampai ia menjerit memanggil Desta.


Dan Desta yang sudah siap dengan posisi selonjoran dikasur, mendengar teriakan Aqeela langsung menghambur ke kamar mandi. Khawatir terjadi sesuatu di dalam.


Tapi begitu melihat kenyataan yang ada, Desta hanya bisa senyum-senyum penuh arti.


"Mommy benar-bener deh, ngerjain Aqeela sampai segitunya ." Caci Desta.


"Kenapa, sayang?" Tanya Desta pura-pura **** aja.


"Ini apaan Kak? Masa aku tidur pake baju kurang bahan kayak gini?" Oke Aqeela sambil membuka lebar pintu wardrobe miliknya.


"Waduuh maaf ya sayang.... sungguh beneran aku gak tau. Ini semua Mommy yang nyiapin buat kamu. Dan aku gak sempet ngecek." Ucap Desta dengan tampang memelas mohon pengasihan kekasihnya.


"Kalian tuh yaa.... sungguh keterlaluan... Terus aku pakai apa?"


Desta mengamati deretan lingerie yang tertata rapi di situ. Modelnya dan warnanya beraneka ragam.


Desta mengambil satu yang berwarna putih, mengamatinya sesaat. Sebuah mini dress transparan di bagian dada, namun masih ada bagian tertutup membentuk cup di hanger yang dipegang Desta juga tersedia celana dalam model sangat mini dan minim bahan. Kalo dipake mungkin hanya menutup bagian depan kepemilikan Aqeela. sedangkan. bagian belakang hanya seperti seutas tali. kecil.


"Bagus nee... kalo kamu yang pake pasti can..."


"Kak Desta.... " Aqeela memotong kalimat Desta dengan cepat sambil melotot yang hampir mengeluarkan biji matanya.


"Terserah kamu mau pakai atau enggak.... Apa kamu mau bobok pake baju bahan tebel kayak gini?" Bisik Desta dengan senyum horornya.


Aqeela pusing... sungguh ini diluar jangkauannya.


Setelah menimbang-bimbang dan tentunya dengan rayuan maut sang suami.


Terpaksa Aqeela mengenakan juga lingerie yang ditunjuk Desta.


Tapi sungguhan deh, Aqeela beneran malu setengah hidup.


Meskipun baju mini sering dia kenakan dulu sebelum insyaf. Tapi bahannya gak gitu amat deh.

__ADS_1


"Nee baju bikin orang napsu aja." Caci Aqeela


Sedangkan Desta, yang akhirnya bisa meyakinkan istrinya supaya tetap mengenakan baju yang disebutnya lingerie itu. Hanya tersenyum nakal.


"Seksi banget..." Goda Desta sambil berbisik. Yang tentu saja semakin membuat Aqeela malu.


Endingnya, Aqeela berbaring di ranjang membelakangi Desta saking malu dan dongkol hatinya yang bercampur jadi satu.


Dan sepanjang malam Desta hanya bisa memandang punggung mulus istrinya. Tapi senyum tampan ala gengster tersungging sepanjang malam itu.


\=====================================


Sebulan setelah peristiwa melakukan itu. Aqeela masih belum mau pulang ke rumah Desta. Aqeela kapok dikerjain kayak waktu lalu.


Jadilah Desta bolak balik antar jemput Aqeela berangkat dan pulang sekolah. Karena untuk tinggal bersama Ayah dan Ibu Desta masih belum bisa. Desta yang sudah hampir setengah ini harus menggantikan posisi Daddynya di kantor.


Bukan karena Daddy gak bisa. Tapi Desta harus belajar menjadi seorang pimpinan yang kelak akan diwariskan kepadanya. Dan jarak antara rumah Aqeela dan kantor Daddy lebih jauh daripada rumahnya.


Sebab itu Desta lebih memilih ngedrop Aqeela PP ( Pergi Pulang ). Tiap akhir pekan ia akan membawa Aqeela jalan-jalan. Layaknya pasangan lainnya yang berkencan. Hanya saja level mereka lebih tinggi. Yaa... kan mereka di level pasangan halal.


Tentunya setelah Aktivitas kajian weekend bersama Ustadz Zainal dan Ustadzah Dewi berakhir.


Bahkan kini peminatnya semakin bertambah.


Bahkan tak jarang Aqeela menerima izin dari temannya yang membawa teman dari sekolah lain.


Bahkan kini ruang tamu sudah di sulap menjadi kelas kajian juga. Saking banyaknya yang berminat.


Namun Ustadz Zainal selalu mewanti-wanti murid-muridnya, Jika mereka izinnya Mengaji ya mengaji saja yang bener. Jangan sampai izinnya mengaji ternyata digunakan kesempatan yang lain.


Karena kelak dirinya, Ustadzah Dewi dan Aqeela akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat.


Ustadz zainal juga berpesan, Kalau kegiatan ini murni kegiatan mandiri tidak sangkut pautnya dengan sekolah. Jadi, izin orang tua kalian harus benar-benar dipertanggungjawabkan.


Dan sangat disyukuri, sampai saat ini belum ada permasalahan yang serius. semua masih bisa diatasi dengan baik.


Bahkan beberapa orang tua murid sangat mendukung kegiatan tersebut. Tak jarang mereka juga memberikan donasi yang tak disangka-sangka.


Seperti Seminggu, Papa Nabila memberi donasi berupa karpet untuk kajian. Karena sempat melihat gara sudah tidak mau untuk kelas.


Setelah berdiskusi dengan Ayah, Ustadz Zainal, Ustadzah Dewi dan Aqeela. Tercetuslah penambahan ruang pengajian, dan ruang tamu yang di pilih.


Bahkan tak jarang sebagai tanda terima kasihnya kepada para ustadz Ustazah orang tua mengirim makanan bahkan uang infak. Karena memang kegiatan ini benar-benar tanpa biaya. Ayah Aqeela sudah janji kalau ia akan jadi donaturnya.

__ADS_1


Tapi melihat besarnya support para orang tua, Ayah tidak menolak jika mereka juga ikut bergotong royong berdonasi.


Karena bagaimanapun yang diberikan Ustadz Zainal, Ustadzah Dewi dan Aqeela adalah bekal masa depan mereka.


Terkadang Aqeela, juga harus mendengarkan curhat an beberapa orang tua yang menyesal karena tidak memberikan bekal ilmu agama yang cukup kepada anaknya.


Dan kalu sudah dalam posisi begini, Aqeela akan berubah ( Kayak power ranger 😀 ).


Aqeeela akan berubah menjadi sosok Ustadzah imut, yang mensupport orang tua.


"Alhamdulillah, Pak Bu... masih belum terlambat semuanya masih bisa berubah... Ibu dan bapak cukup berdo'a saja. Semoga ilmu yang diberikan di majlis ini memberikan manfaat dunia dan akhirat. Manusia itu tidak ada yang sempurna. Bahkan saya sendiripun sampai saat ini masih terus belajar." Begitu kira-kira yang diucapkan Aqeela.


Bahkan sampai ada dari mereka yang juga minta dibimbing Baca tulis Al-qur'an.


Aqeela pernah menyampaikan ini ke Ustadz Zainal. Tapi sampai sekarang Ustadz Zainal belum menemukan jalan keluar.


Bukan karena apa-apa. Tentu saja karena waktu. Ustadz Zainal dan Ustadzah Dewi juga memiliki kesibukan lain. Mereka juga mempunyai keluarga yang juga membutuhkan mereka.


\=====================================


Perkembangannya pesat banget ya....


Hee eeeemmm...


**Oh yaa... Happy fasting yaa...


Met menjalankan ibadah puasa yaa....


Semoga ibadah kita di bulan Ramadhan tahun ini diberkahi Allah swt.


Aamiin....


Jangan sampai bolong-bolong yaaa....


Sampai tiba kemenangan nanti...


Tetap beribadah di rumah masing-masing.


Karena sumpah covid-19 sanggup merubah semua tatanan ibadah.


Kerasa banget loo gaes...


Semoga pandemi segera berlalu yaa...

__ADS_1


Amiin....


Dan semoga Bulan Ramadhan ini juga membawa keberkahan kepada para reader, viewer, liker komentator and voter di novel MENDADAK USTDZAH punya aku ya**...


__ADS_2