MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Desta sweet moment (2)


__ADS_3

“ What? Dimana, kak?” Akhirnya Aqeela mengeluarkan kalimat sakitnya.


“ Itu di lapangan bola sebelah barat.”


“ anterin saya ke sana, Kak!” Perintah Aqeela tegas.


“ Tapi…” Wawan nampak ragu.


“ Udah gak usah pake tapi. Emang kakak mau temannya babak belur dihajar orang.” Aqeela mulai hilang kesabaran.


“Oke. Oke ikuti aku.” Wawan udah tak ada pilihan lain. Entah setan apa yang bikin dia berani ngajak Aqeela ke lokasi tawuran.


Urusan Desta gak mau itu pikir belakangan yang penting Desta selamat. Karena mengajak cewek ke area pertempuran sangat berbahaya.


Aqeela akhirnya memilih untuk membantu Geng Desta.


Aqeela segera mengikuti Wawan. Mereka berjalan dengan setengah berlari.


Tiga menit, mereka udah nyampe lokasi. Aqeela lari dengan gesit Wawan sampai tertinggal.


"Lari model apaan ya tuh cewek?" Gumam Wawan dalam hati sambil terus menguntit Aqeela.


Harusnya kan Wawan yang jadi penunjuk jalan yaakk. Ini malah kebalik. 🤦🏻🤦🏻🤦🏻

__ADS_1


Sampai di lokasi.


Dilihatnya posisi Desta ama Ronald udah amat terjepit.


Aqeela segera melepas seragamnya, kebetulan ia selalu memakai daleman celana pendek ama kaos oblong. Sehingga saat situasi genting ia bisa segera ganti kostum ( kayak superman, eits yang ini superwomen )


Dalam sedetik Aqeela udah berada diantara Desta dan Ronald. Mereka sempet kaget ngeliat Aqeela. Ngapain nee cewek piker Desta.


"Ngapain, kamu ke sini?" Bisik Desta.


"Bantuin Kakak. Emang Kakak mau mati konyol?" Bisik Aqeela


"Udah gak usah cerewet. Kakak ngadepin yang sebelah kanan ya... Kak Ronal ngadepin yang kiri ya... Aqeela lawan yang di depan itu." Aqeela memberi komando


Awalnya Desta dan Ronald meragukan Aqeela dalam menghadapi anak SMA Cakrawala.


Tapi begitu tahu kelihaian Aqeela mereka kagum juga.


Kedatangan Aqeela benar-benar membantu mereka.


Hingga anak-anak SMA Cakrawala ngeloyor pergi, mumpung belum bener-bener hancur dihajar Desta, Ronald dan Aqeela.


“ Qee, thank’s ya.” Kali ini Desta tersenyum. Senyumnya manis sekali. Aqeela hanya tersenyum.

__ADS_1


“ Kak, kenapa gak nyari bantuan dari tadi. Untung Kak Wawan ke sekolah dan ketemu aku.”


“ Ye, mana kita tahu kalo bakal dikeroyok kayak gini. Ternyata kamu jago berantem juga. Bener-bener kita gak nyangka lho.” Komentar Desta lagi


“ Tapi pliss ya Kak. Jangan sampe bocor ya. Aku gak mau temen-temen tau aku jago berantem. Cukup kakak bertiga aja ya.”


“ Kenapa?” kali ini ganti mereka bertiga yang keheranan.


“ Gak pa-pa. aku udah sering di warning ayahku karena terlalu sering berantem waktu es de dulu. Bener lho ya Kak. Aku tahu Kakak-kakak ini sebenarnya baik.” Mereka bertiga hampir terkekeh melihat wajah melas Aqeela tapi ditahan.


“ Oke oke. Tapi, kamu harus bantu kita lagi kalo sewaktu-waktu anak SMA Cakrawala ngeroyok kayak tadi. Kalo enggak rahasia kamu bisa jadi rahasia umum se antero sekolah” Ancam Desta.


“ itu saja kan. Oke. Deal.” Kali ini Aqeela tersenyum.


Dan kali ini, dia harus mengiyakan juga. Kalimat Desta yang bernada ancaman itu.


Tiiit tiiiit, ponsel Aqeela berbunyi. Aqeela meraih ponsel didalam tasnya. “ ayah.” Gumamnya.


“ Kak, aku duluan ya. Ayahku udah dateng. Aqeela Nampak buru-buru. Seragamnya dimasukkan begitu saja ke dalam tas.


“Tunggu, Qee.” Desta mengejar Aqeela. Tapi Aqeela gak peduli in ia gak mau ayahnya terlalu lama nunggu.


Hampir saja, ia berhasil mengejar Aqeela. Ponselnya mengeluarkan suara lagunya Iwan Fals.

__ADS_1


“Hallo” sapa Desta.


__ADS_2