MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Back to home


__ADS_3

Seminggu kemudian, eh bukan seminggu lagi, lebih tepat nya 13 hari 😅😅😅😅


Tepat pukul 16.00, di hari minggu. Keluarga Aqeela, Desta, Ronald dan Wawan datang menjemput putra putrinya masing-masing. Namun datang bersamaan, karena mereka para orang tua janji bakal jemput bareng.


Keempatnya dikumpulkan di Dalemnya Kyai.


"Bagaimana Desta, Ronald dan Wawan setelah ikut nyantri di sini." Tanya Pak Kyai.


"Seneng Pak Kyai... Temannya baik semua." Jawab Desta


"Alhamdulillah, ilmu kami tentang islam dan bacaan al-qur'an kami bs lebih baik juga." Lanjut Desta. Diamini kedua temannya.


"Alhamdulillah...." Kata Pak Kyai


"Terus rencana kalian apa, setelah pulang dari sini?" Lanjut Pak Kyai.


"Kami kembali ke sekolah Pak Kyai, karena sebentar lagi kami juga ujian." Jawab Ronald.


"Baguslah... kalian harus rajin belajar. Oh, ya saya juga nitip tolong bantu Aqeela yaa..." Kata Pak Kyai


"Siap pak Kyai..." Jawab ketiga nya kompak.


Yang akhirnya mmbuat para Orang tua terkekeh.


Aqeela hanya tersenyum kecil mendengar jawaban ketiga seniornya itu.


"Syarif... Wijaya..." Kata Pak Kyai sesaat sebelum keduanya pamit.


"Sepertinya kalian harus segera menikahkan Desta dan Aqeela." Kata Pak Kyai..


"Tapi..." Kata Pak Syarif


"Mereka masih sekolah?" Lanjut Pak Kyai seakan tahu apa yang dipikirkan kedua laki-laki dihadapannya.

__ADS_1


"Tanyakan saja ke mereka berdua, mereka sudah siap jawabannya." Kata Pak Kyai.


Membuat kedua sahabat itu saling pandang. Tak mengerti. Tapi tetap mengiyakan permintaan Kyai Ibrahim.


Keluarga Wijaya dan Syarif berada satu mobil, sedangkan keluarga Dahlan keluarganya Ronald dan keluarga Abdullah keluarga Wawan membawa kendaraan sendiri-sendiri.


"Kita mampir makan dan sholat maghrib dulu yaa... " Kata Pak Syarif mendengar adzan maghrib berkumandang. Diiyakan orang 1 mobil.


Mereka mencari rumah makan dengan musholla yang nyaman.


Sambil menunggu pesanan datang, mereka sholat. bergantian.


"Aqeela... Desta... Kami ingin bertanya ke kalian." Pak Wijaya memulai percakapan.


"Bagaimana kalau dalam waktu dekat inj kalian kami nikahkann?" Lanjut Pak Wijaya.


Sebenarnya Ibu Aqeela dan Mommy Desta kaget tapi ditahannya rasa itu. Karena ingin mengetahui keinginan suami masing-masing.


Kyai Qomarudim memanggil keduanya bersamaan**.


Di dalam dalem nya Pak Kyai. Di situ juga ada Bu Nyai.


"Desta , Aqeela... sebenarnya saya penasaran dengan hubungan kalian." Kata Pak Kyai.


Keduanya terdiam sesaat, sampai kemudian Desta memberanikan diri menjawab pertanyaan Pak Kyai.


"Pak, sebelumnya Saya dan Aqeela adalah musuh.... kemudian kami saling bantu dan ternyata orang tua kami bersahabat. Dan kemarin Saya sudah melamar Aqeela."


"Oooo... Begitu."


"Ya sudah... terus kapan kalian menikah?" lanjut Pak Kyai


"Belum tahu." Jawab Aqeela

__ADS_1


"Secepatnya Pak..." Jawab Desta


"Kak Aqeela masih sekolah."


"Emang kenapa kalo sekolah?"


"Teruss kalo nanti hamil gimana?' Kata Aqeela polos


" Haa haaa.... yang ngajak kamu hamil siapa? Kan aku hanya ngajak nikah gak nyuruh hamil?" Tawa Desta


Pak Kyai yang mendengar percakapan keduanya ikut tertawa.


"Gini yaa... Kita nikah yaa nikah aja... Ntar kalo kamu udah lulus baru boleh aku hamili yaa..." Jawab Desta lagi.


"Betull betul... betul sekali yang di ucapkan Desta." Kata Pak Kyai.


Disambung lega oleh Aqeela. Seakan mengiyakan permintaan Desta.


back to Daddy Wijaya


"Bagaimana?" Tanya daddy Wijaya mengulang pertanyaannya.


Aqeela dan Desta terdiam saling pandang. Desta seakan tahu apa yang disampaikan oleh mata Aqeela.


Akhirnya Desta mewakili Dirinya dan Aqeela menjawab pertanyaan Daddynya.


Menjawab seperti yang dia sampaikan ke Pak Kyai Qomarudin


Bapak dan Ibu Wijaya serta Bapak dan Ibuk Syarif tersenyum mendengar jawaban Desta.


**************


What do you think about it?

__ADS_1


__ADS_2