
**Istirhat kedua setelah sholat dhuhur....
Desta sengaja menunggu Aqeela di depan masjid**.
"Ke kantin ... " Bisik Desta, begitu Aqeela keluar.
Aqeela yang memang lagi laperr banget tentu saja kegirangan mendengar kata kantin. Nabila pun di ajak serta.
Seperti waktu lalu, Ronald melakukan pengusiran paksa ke penghuni bangku pojok.
Aqeela sama Nabila masih sibuk pesen makanan.
"Qee...." Suara Desta hari ini turun beberapa oktaf, senyumnya juga manis banget bikin yang liat gemes banget. Apalagi Aqeela, sebetulnya akhir-akhir ini dia sering merhatiin Desta diam-diam.
"Iya kak..." Jawab Aqeela.
"Broo... kita pindah saja ya..." Kata Ronald ngeliat situasi yang sedikit romantis di depannya.
"Jangan Kak... plisss... Jangan tinggalin aku sama Kak Desta sendirian." Pinta Aqeela.
"Gimana Nee Brooo..."
"Turutin aja kata-kata Ustadzah Aqeela." Pinta Desta.
Mereka berlima kembali ke bangkunya masing-masing.
"Qeee... aku di tanya sama mommy sama Daddy... Apa kita pacaran?" Kata Desta, si iringi senyuman ketiga sahabatnya.
__ADS_1
Kalo soal tawuran, sahabatnya itu juaranya. Tapi kalo urusan cewek apalagi cinta-cintaan blo'on banget ya.... Bisik Ronald ke Wawan dan Nabila.
"Terus Kakak ngomong apa?" Sahut Aqeela
"Ya bilang, enggak pacaran ..."
"Syukur deh..."
"Kok syukur sih Qeee..."
"Ya.. iyalah... sapa juga yang mau pacaran sama Kakak. " Omel Desta
"Tapi kalo nikah sama aku mau kan?" Desta langsung to the point
"Waduuh... waduuh ini ceritanya , mau kawin-kawinan gitu." Potong Wawan. Dengan mimik watados ala Wawan.
"Sorry... sorry... kebablasan" Wawan malah nyengir.
"Aku serius nee Qee... mommy sama Daddy aku weekend ini mau ke rumah kamu." Kata Desta dengan nada sedikit cemas.
Aqeela bahkan yang lain hanya melongo, mendengar ucapan Desta.
"Eh, kalian tuuh yaa kenapa sihh Gak WA an saja.... ato telpon-telponan gitu. Masak kita bertiga jadi obat nyamuk terus." Kali ini Ronald ngedumel ngeliat Desta yang memang lagi romantis-romantisan sama Aqeela.
"WA?" Sahut Aqeela dan Desta barengan.
"Kamu punya nomer aku gak Qee?" Tanya Desta cepat.
__ADS_1
"Enggak Kak, kalo Kakak?"
"Enggak juga..."
"Haa haa haa.... Sebetulnya kalian berdua itu ****' , bloon ato dungu sih... sompret deeh... baru kali ini liat pasangan udah mau kawin eh kagak tau nomer telpon masing-masing. Helloooww kita ini generasi milenial Broooww... Fasilitas wifi dimana2.. Sosmed seabrek. Jangan-jangan IG, Fb, aja kalian gak saling ngerti." Omel Nabila yang dari tadi nyimak.
"Emang." Jawab kompak Aqeela dan Desta
Diikuti tepuk jidat ketiganya...
"Sini deh... mana smartphone kalian." pinta Ronald
Keduanya nurut aja diperintah ngeluarin smartphone masing-masing. Ronald menerimanya. Lalu menyerahkan smartphone Desta ke Nabila.
"Kak... kayaknya kita ini bener-bener jadi mak comblang mereka berdua deeh..." Oceh Nabila sembari menerima smartphone Desta.
Disambut tawa Ronald dan Wawan.
"Neee... udah kita simpenin nomer Aqeela di smartphone Kak Desta. Nomernya Kak Desta juga udah disimpen belum di smartphonenya Aqeela?" kata Nabila
"Bereess...." Ronald mengacungkan jempolnya
"Udaah.... ya kalo mau romantis-romantis jangan di depan kita ya... sepet tau.... " Wawan gak mau kalah.
"Tau aja kamu Wan... kan kita belum punya pacar " Sambung Wawan...
Desta dan Aqeela menunduk, gak berani natap sahabat-sahabatnya. Muka mereka merah. Ada rasa geli diantara keduanya. Menyadari bahwa mereka memang tak sempat memikirkan nomer seluler masing-masing.
__ADS_1
********