
Aqeela masih belum diizinkan Desta belajar di sekolah. Untuk mengejar ketertinggalannya, Desta tak hilang akal.
Desta meminta izin kepada pihak sekolah untuk menggelar kelas jauh khusus Aqeela. Desta bersedia menyediakan semua fasilitasnya. Karena Aqeela tidak mau ikut home scholling.
"Baiklah... Saya tidak keberatan." Kata Pak Handoko saat Desta menyatakan izinnya kepada pihak sekolah.
Dan dalam sehari Desta sudah menyiapkan semua perangkatnya. Termasuk wi-fi, laptop bahkan mengajarkan para guru dan teman-teman Aqeela mengoperasikannya.
Desta menggunakan jasa khusus penyedia tekhnologi informatika.. Dan alhasil semua berjalan sempurna. Aqeela bisa belajar bersama guru dan teman-temannya secara live meskipun dengan jarak jauh.
ππππππππππ
Mengenai kejadian penusukan oleh Wisnu. Baik pihak Wisnu maupun pihak Aqeela tidak ada yang mengiyakan kebenaran cerita tersebut.
Saat ditanya tentang Aqeela. Semua mengatakan kalau Aqeela kecelakaan. Namun tetap saja cerita dari mulut ke mulut itu hot.
Kisah tragis Aqeela merebak di sekolah bak legenda. Mereka mempercayai tapi tak ada bukti kebenarannya.
ππππππππππππ
Tepat seminggu setelah ujian sekolah. Aqeela sudah diizinkan kembali ke sekolah. Jahitannya sudah sembuh.
πππππππππππ
Kenaikan kelas 12
Aktifitas Aqeela masih tidak jauh berbeda. Berdakwah dan menjadi pelatih karate anak-anak di rumah.
Masih ada ke rumah sakit mendampingi adik-adik. Menjadi motivator dan pembimbing spiritual mereka. Dan masih dibantu Yuda.
Desta masih sibuk di kantor dan kuliah. Bahkan sekarang harus memegang dua perusahaan sekaligus. Perusahaan Ayah dan Daddy. Keduanya sepakat untuk pensiun lebih cepat. Melihat hasil pencapaian Desta yang memuaskan.
Rumah kajian masih berjalan. Aqeela malah mencari bibit baru agar bisa meregenerasi adik kelasnya. Namun tetap saja Ustadzah Dewi dan Ustadz Zainal tidak mau kehilangan Aqeela.
Gengges yang awalnya digawangi sahabat-sahabat gengnya Desta kini sudah berganti personel. The new gengges begitu sebutannya. Sudah beranggotakan adik kelas Aqeela yang anggota kerohanian islam. The new genggespun selalu siap mengiringi Aqeela dakwah.
ππππππππππππ
"Bae, bagaimana kalau kita bangun masjid?" Pinta Aqeela di suatu malam setelah mereka makan malam. Doni lagi tugas cuci piring. Yulian juga masih duduk anteng di depan keduanya.
"Bangun masjid, Beb?" Desta menampakkan wajah keterkejutannya mendengar permintaan istrinya yang terkesan aneh.
"Kita bangun masjid, di komplek sini kan jauh dari masjid. Kasiyan warga yang mau sholat berjama'ah susah." Jelas Aqeela dengan manja.
Desta menatap Aqeela. Dadanya masih saja berdegup kencang saat menatap mata istrinya itu. Padahal sudah dua tahun mereka bersama tetap tidak ada yang berubah.
"Beb, aku belum paham rencanamu?" Ucap Desta tanpa melepas tatapannya.
Suara deheman Doni membuyarkan tatapan Desta, "Hem.. hem.. Ada yang pengen pacaran nee... " Aqeela dan Desta hanya tersenyum ke arah Doni.
"Aku balik kamar yaa.. Yuuk Yulian, kita ke kamar belajar. Biarkan Kakak kamu di sini." Ajak Doni ke Yulian yang bengong mendengar percakapan kedua Kakaknya yang belum ia mengerti.
"Kak, Yulian belajar dulu ya.." Pamit Yulian.
__ADS_1
"Okay.. nanti kalo ada yang gak bisa minta ajarin Kak Doni ya... " Kata Desta.
Setelah Doni dan Yulian masuk kamar. Tinggallah Desta dan Aqeela berdua.
"Sekarang ceritakan keinginanmu, Beb." Pinta Desta dengan lembut menggenggam jari Aqeela.
"Bae, aku ingin memiliki pesantren. Kita invest tanah lagi disekitar sini. Kita bangun untuk masjid dan asrama putra. Asrama putri nanti biar di sini saja." Kata Aqeela menjelaskan keinginannya.
Desta masih menatap wajah istrinya.
"Kamu serius dan yakin dengan keinginanmu, Beb?" Tanya Desta meyakinkan istrinya.
"Karena konsekuensinya juga berat, Beb?" Desta mengusak pucuk kepala istrinya.
"Insya Allah, bae. Tapi aku gak akan bisa sukses tanpa ada restu dari suamiku ini." Kata Aqeela yang sukses membuat Desta luluh.
Diraihnya tubuh Aqeela dipeluknya dengan sayang istrinya itu.
"Beb, aku selalu dukung kamu. Tapi kamu gak bole kerja sendirian. Siapa yang akan membantumu?" Bisik Desta mengusap punggung Aqeela.
"Aku akan minta Adinda dan beberapa teman alumni pesantren untuk mengelolanya. Kita juga nantinya harus berkonsultasi dengan Kyai Sepuh." Jawab Aqeela dengan lugas.
πππππππππππ
Akhirnya impian Aqeela terwujud hanya dalam tempo 6 bulan. ( Nyari lokasi dan bikin bangunan gak mudah loo gaess.. )
Sebuah masjid dibangun diatas tanah berukuran 25 x 45 m persegi. Di bagian belakang masjid berdiri bangunan yang akan digunakan asrama putra.
Tidak terlalu besar, tapi cukup untuk ditinggali berempat untuk saat ini. Sehingga kegiatan rumah kajian sekarang lebih banyak memiliki lokasi.
Dan sehari selepas pengumuman, Aqeela dan Desta melakukan peresmian atas gedung baru miliknya tersebut.
Untuk masjid, Aqeela dan Desta mempercayakan kepada Ayah untuk mengelola.
Asrama putri, Aqeela percayakan kepada Adinda. Sedangkan Asrama putra ia percayakan kepada Farid. ( Teman sekamar Desta N the genk waktu nyantri )
πππππππππππ
Doni, ia kini jadi sekeretaris dan asissten pribadi Desta.
Sedangkan Vian, Wawan, Ronald masing-masing sibuk mengelola usahanya.
Wawan sibuk dengan toko dan supermarketnya.
Ronald sibuk mengelola peternakan ayahnya.
Vian sibuk dengan bisnis kulinernya.
Namun sesibuk apapun mereka, setiap ada kesempatan mereka akan bertemu.
Wawan dan Nabila, hubungan mereka masih stay on the walk. Belum ada kemajuan. Entah sampai kapan keduanya menuju ke jenjang yang serius.
Doni dan Mita, meskipun belum diizinkan menikah karena status pelajar Doni. Tapi keduanya sudah bertunangan. Rencananya setelah Doni lulus pernikahan akan di gelar.
__ADS_1
Ronald, dia masih mempertahankan status jomblonya. Bukan tak ada yang mau hanya saja hatinya belum sreg kepada setiap wanita yang dia temui atau bahkan dijodohkan orang tuanya.
Vian. Vian melabuhkan hatinya kepada sahabat Aqeela, Adinda. Walaupun awalnya Adinda sangat ngeri melihat penampilan serem Vian. Tapi kegigihan Vian ditambah campur tangan Aqeela dan Desta keduanya bisa menikah.
**SO SWEET KAN...
πππππππππππ
Sekolah Aqeela**
Aqeela masih menjadi the legend walaupun sudah hampir lulus. Setiap siswa baru yang masuk pasti membicarakan peristiwa ngeri itu. Dan semua sahabat Aqeela hanya keep.
Tak ada yang membuka suara walau hanya sekedar menyinggung.
"Biarkan peristiwa itu menjadi THE LEGEND kalian tetap diam. Tidak perlu diceritakan. Cukup kita yang tahu. Karena jika kebenaran diungkap maka citra nama sekolah kita yang menjadi buruk. Kalian paham kan maksud aku." Begitu selalu yang Aqeela katakan. Setiap sahabat Aqeela memintanya mengklarifikasi.
Nabila dan Daffa hanya menurut saja. Membenarkan permintaan Aqeela.
Kalau Doni mah, dari rumah sudah di wanti-wanti Aqeela dan Desta.
ππππππTHE ENDππππππ
Cerita Aqeela dan Desta selesai. Tapi kisah mereka masih terus hidup. Keduanya menikmati setiap taqdir yang Alloh berikan.
Di next penulis akan memberikan the best moment mereka.
Yang setuju koment dong....
Pasti penasaran bagaimana Aqeela di kelas 12, masihkah ada yang iseng atau malah Aqeela yang ngisengin?
Kapan malam pertama Aqeela dan Desta?
Kapan Aqeela hamil?
Bagaimana Vian bisa menaklukkan Adinda?
awalnya begitu ketakutan menghadapinya.
Pernikahana Doni?
Kapan Ronald melepas status jomblonya?
Kisah Cinta Wawan dan Nabila dan stay on the walk, kapan endingnya?
Dan perjalanan dakwah mereka?
**Senyum kami buat kalian
senyum tercantik dan terganteng kami
πππ
Yaa itu mah kiss bye mereka**
__ADS_1