
Lambat laun, seiring waktu. Berita permusuhan antara Aqeela VS Desta N the gank mulai surut.
Berganti hebohnya penampilan teranyar Aqeela yang tertutup.
Bahkan Desta kini selalu mengawal kemanapun Aqeela pergi.
Atau lebih tepatnya mereka berempat selalu bersama.
Nabila, sahabat Aqeela sampai keheranan melihat kelakuan bocah aneh itu.
Karena sampai detik ini, Nabila belum mengetahui sisi maskulin Aqeela yang suka berduel. haa haa haa
"Semprulll.... edann..." Hanya itu komentar Nabila saat Aqeela cerita bagaimana dirinya dan Desta N the genk bersahabat.
****
Pulang sekolah.....
Aqeela segera menuju halaman belakang. Seperti yang diminta Desta.
Sampai di lokasi, masih sepi... Belum terlihat bodi maupun tercium aroma kehadiran seniornya itu. Aqeela segera mencari tempat ternyaman dan duduk bersandar di kursi taman.
"Awas saja, kalo aku Kakak kerjain kali ini." Runtuk Aqeela dalam hati, karena harus menunggu kehadiran Desta.
Tapi yang ditunggu gak nongol-nongol.
Aqeelapun kembali membuka aplikasi di smartphonenya.
Tap...
Aplikasi Drakor 😂
Aqeela masih belum kelar keponya si Babang Min Ho dan Park Shin Ye
__ADS_1
Tap...
keluar music opening yang khas
Dan Aqeela fokus sama si Babang ganteng.
Lupakan Desta N the genk.
Kilahnya.
Lima belas menit berlalu...
Desta, Ronald dan Wawan berjalan tergesa menuju bangku dimana Aqeela duduk fokus dengan smartphonenya.
"Anjirr.... aku kirain Kamu ngapain sebentar ketawa sebentar cemas sebentar senyum. Ternyata nonton drama korea..." Umpat Desta merasa kesal karena Aqeela yang nampak fokus sama tontonannya daripada kehadiran dirinya dan genknya.
"Haa haa haa... abis Kakak lama banget." Aqeela malah ketawa keras mendengar umpatan Desta.
"Maaf ya... Qee... Tadi itu harus ngurusin Kia dan kawan-kawannya." Desta N the gank tanpa disuruh langsung duduk begitu saja mengelilinginAqeela.
"Gak nyangka ya... Aqeela yang jutek bin judes. Ternyata jago berantem. Eh, sekarang malah punya senyum manis pula... belum lagi cantik solehah pula... " Puji Ronald sambil nyenggol bahu Desta.
Desta yang dikomporin hanya ngelirik Ronald sekilas. sambil mulut di monyong-monyongin
Sedangkan Aqeela hanya ketawa ngakak....
"Genk nya Kakak juga.... kirain cuma bisa ngerjain doang... ternyata baik looo..."
Sepi....
Derrtt... Derrtt...
"Eh... dari Doni." Kata Desta
__ADS_1
"Aku buka bentar pesannya." Lanjut Desta
"Aku tunggu kalian besok di jalan Falmboyan." Desta membaca keras pesan wasapp dari Doni agar bisa didengar teman genknya.
"Jalan Flamboyan?" Pekik Aqeela
"Kenapa Qee?" Tanya Ronald
"Gak pa_pa sih Kak... Cuma sepertinya lokasinya gak asing, kalo gak salah di sana ada bangunan tua." Cerocos Aqeela
Wawan ngeluarin smartphonenya. membuka GPS lokasi yang dimaksud.
"Gimana Wan?" Tanya Desta penasaran.
"Sabar Napa. ini masih loading ..."
Tak pelak Aqeela ngakak lagi ngeliat kelakuan ketiga seniornya itu. Mereka jagoan tapi kelakuannya bikin ketawa. Lucu.
"Bener Nee... " Wawan menunjukkan lokasi Di GPSnya
"Ini jalan flamboyan, di sebelah kiri ada taman... di seberangnya ada gedung futsal tua yang sudah tidak terpakai." Wawan menjelaskan.
"Gimana?" Ronald udah cemas.
Desta terdiam...
"Kita hubungi Vian sekarang... Kita juga perlu bantuan. Doni juga gak mungkin datang dengan jumlah seperti kemarin. Setelah apa yang kita lakukan ke mereka." Cerocos Desta.
Sebentar kemudian Desta sudah berbicara dengan seseorang di sambungan telpon.
"Vian, siap..." Singkat Desta begitu sambungan telpon ditutup.
"Tapi....." Desta memberi isyarat kepada ketiga temannya untuk lebih dekat. Mereka berunding dengan cara mereka.
__ADS_1
****