MENDADAK USTADZAH

MENDADAK USTADZAH
Runaway


__ADS_3

Desta segera meluncurkan X-pandernya perlahan. Di sampingnya ada Aqeela yang terlihat bingung.


Flasback....


Satu jam yang lalu....


Pas jam istirahat pertama.


Aqeela dan Nabila baru saja selesai membereskan alat tulis. Tiba-tiba saja sebuah tepukan kasar bersarang di pundaknya.


Karena kaget, Aqeela langsung memutar tubuhnya menghadap orang yang menepuknya.


Ternyata seorang cewek. Aqeela hanya terdiam memperhatikan cewek cantik yang berdiri di hadapannya.


Seorang cewek berambut pirang. Dan ternyata bukan hanya satu. Setelah di hitung Aqeela, mereka anda 9 orang. Aqeela agak panik melihatnya.


"Ada apa Kak?" Tanda Aqeela dengan pelan. Karena mereka semua adalah Kakak kelasnya bahkan ada yang sekelas dengan Desta.


"Cewek gak atau malu..... Berani banget kamu deket-deket sama Desta." Kata Cewek berambut ikal dengan sedikit membentak. Membuat Aqeela panik.


"Aku gak pernah deketin Kak Desta Kak..."


"Plaak... Plak..." Dua tamparan keras mengenai pipi Aqeela tanpa bisa dia mengelak. Karena sudah ada seorang cewek lain berambut pirang melakukannya dengan gerak cepat.


Sontak hampir seisi kelas gaduh. Ada yang berusaha mengusir ada yang berusaha mengamankan Aqeela. Tapi semua usaha mereka sia-sia.


Mereka lebih memilih mengancam daripada berdamai.


Sebuah tamparan hampir saja mendarat di bagian tubuhnya, tapi sebuah tangan menghalangi nya. Sambil menghalau kerumunan para cewek.

__ADS_1


"Kalian mau apa... , Wan... aman kan Aqeela. Biar aku yang ngeladenin nee cewek-cewek." Bentak Ronald yang hanya berdua dengan Wawan.


Aqela hanya bingung sebetulnya, tak ada rasa takut. Tapi karena merasa tak pernah ada masalah dengan mereka Aqeela hanya diam.


Hingga teriakan teman-temannya  yang menshare videonya. Bahkan ibu menelponnya dengan cema.


****


Back to Desta dan Aqeela


Aqeela masih bingung menghadapi situasi hari ini yang ruwet.


Sampai kemudian Desta menawarkan diri mengantar pulang.


Setelah mengantongi izin dari sekolah, Desta segera mengantar Aqeela pulang.


Desta malah melihat sisi berbeda dalam diri Aqeela.


Aqeela yang selama ini dia ketahui tangguh dan kuat. Pemegang sabuk hitam namun masih memiliki sisi manusiawi. Yang hanya dia sendiri sadari saat ini.


Kalo saja Desta yang mengalami mungkin dia akan melawan. Secara mereka pasti mundur.


Tapi ini adalah seorang Aqeela. Seseorang yang menyembunyikan sabuk hitamnya dengan kelemahannya sebagai seorang perempuan biasa.


Luar biasa


Hanya itu kata dari Desta.


Entah ini sekedar kekaguman atau sebuah rasa bangga. Desta tak bisa mengungkapkannya.

__ADS_1


Yang dirasakan Desta saat ini adalah terus mendampingi dan melindungi Aqeela.


*******


Sampai di rumah Aqeela.


Dari halaman saat memasukkan X-pandernya masih terlihat keramaian di ruang tamu Aqeela.


"Ada apa itu Qee?" Tanya Desta penasaran


"Gak tau kak, nanti kita tanya ibu ya... Tadi Ibu pas telpon Qee minta mereka pulang. Tapi sepertinya mereka gak mau." Jawab Qee, dijawab anggukan sama Desta.


Begitu melihat Desta dan Aqeela yang keluar dari mobil. Ibu Aqeela segera menghampiri mereka.


"Aqeela, Desta... ada apa ini?" Tanya Ibu Aqeela, melihat putrinya pucat.


"Nanti Desta ceritain Tan.. Tante tolong Aqeela saja." Ibu Aqeela segera membawa anaknya masuk.


Begitu mereka melewati ruang tamu, beberapa ibu-ibu memanggil namaku Aqeela untuk diajak duduk.


"Sebentar ya Tan... Qee mau ganti baju dulu..." Jawab Qee dengan senyum. Meskipun wajahnya nampak lesu.


-------------------------------------------------


Jangan lupa ... kasih like, komen dan vote yaaa.... pliisss


Tengkyu....


Love U all 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2