
Aqeela, Desta dan Doni sedang menikmati makan malamnya.
Setelah sholat maghrib, kebiasaan di rumah Aqeela adalah makan malam.
Aqeela tidak ingin makan malam yang terlalu malam. Karena menurut Aqeela batas tolerer makan malam adalah pukul 19.00.
"Don, aku gak pernah liat Mita ya? Mita kemana?" Tanya Aqeela setelah selesai makan.
Doni memandang Aqeela.
"kok tumben nanya Mita?" Kata Doni dalam hati.
"Ada kok..." Jawab Doni
"Kalian baik-baik saja kan? Mita juga tau kan kamu sekarang di sini." Tanya Aqeela kembali.
Desta membereskan piring sisa makan malam mereka. Karena hari ini adalah gilirannya mencuci piring.
( Yang ini aturan Aqeela, kalo semua di beri tugas gantian berkerja di rumah. Sehingga semua punya tanggung jawab terhadap rumah. Bukan hanya istri saja. Donipun juga memiliki jadwalnya sendiri )
"Kami baik-baik saja kok..." Sahut Doni dengan menunduk.
"Ajaklah sesekali ia ke sini." Kata Aqeela, membuat Doni mendelik. Kaget. Tapi juga senang.
💓💓💓💓💕💕💕💕💓💓💓💓
Hari Senin...
Doni berangkat lebih pagi dari Desta dan Aqeela.
Aqeela sih, masih setia di anter Desta.
"Kak... itu kayaknya mobil Doni deh. Tapi, kok gak masuk ya?" Aqeela mengamati sebuah Brio yang berhenti di depan gerbang Sekolah.
Tak urung membuat Desta juga kepo.
__ADS_1
"Lhoo... iya tuuh Beb... itu mobil si Doni. Kenapa coba gak masuk." Sahut Desta yakin karena ia bisa melihat dari plat nopolnya.
"Eh, bentar deh Kak... kok ada cewek ya?" Sambung Aqeela
"Mita..."
"Mita.."
Seru keduanya bareng saling pandang.
"Haa haa... Aku paham kayak nya deh..." Aqeela tiba-tiba tertawa renyah.
"Kenapa Beb?" Desta kumat kepo.
"Ntar deh pulang sekolah Kakak... jemputnya on time ya.. kalo bisa malah sebelum Qee keluar udah stay di parkiran. Tapi jangan sembunyi ya..." Titah Aqeela
"What?? Apaan Beb... mau main petak umpet." Desta sudah tidak sabar.
"Sabar ya... jawabannya ntar aja pas pul sek.. Okay Bebe..." Kata Aqeela sambil cium tangan.
Cup
Muuaach...
Kecupan mesra di kening pipi kanan kiri dan bibir mendarat sukses tanpa penolakan.
"Byee Kak.. See You.. Jangan kangen aku yaa..." Goda Aqeela.
Desta yang udah sering digoda Aqeela kali ini hanya tersenyum jahil.
"Awas ya... ntar di rumah... " Teriak Desta namun tak dihiraukan Aqeela.
Aqeela terus melangkah masuk ke kelasnya.
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
__ADS_1
Aqeela masih menempati kursi kekuasaan Doni. Namun di sebelahnya sudah ada Nabila. Doni ia minta pindah ke depan. Jadilah mereka bertukar kursi.
Aqeela hanya bisa menarik napas panjang setiap akan memasuki kelasnya. Ada rasa ketidaknyamanan yang menyesakkan dadanya.
Sakit rasanya.
Tapi Aqeela mencoba menutupi dengan senyum.
"Udaah.. ayuk masuk aja.. Gak usah lirik lirik ke sana ke mari..." Ledek Doni dari belakang.
"Kampret kamu Don... Darimana aja baru nyampe.. padahal noo yaa pamitnya mulai setengah enam." Aqeela mensejajarkan langkahnya dengan Doni.
"Suka-suka....." Doni tersenyum bahagia menoleh ke arah Aqeela yang terlihat gusar.
"Suka banget kamu ya... godain aku..." Perut Aqeela.
"Udah gak usah dipikirin. Ntar kalo ada yang macem-macem sama Ibu Negara, Doni yang maju duluan. Ya.. meskipun Ibu Negaranya lebih kuat daripada bodyguardnya siih..." Doni berusaha menghibur Aqeela.
"Haa haa haa.... nyadar juga nee cowok.." Akhirnya Aqeela tertawa lepas.
Sejenak, hanya sampai di depan pintu kelasnya. Karena Aqeela melihat di depannya Daffa bersama sang Mama.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞
To be continue....
**MET IDUL FITRI YAA BUAT YANG MERAYAKAN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SEMOGA IBADAH KITA SELAMA BULAN RAMADHAN TERIMA ALLAH SWT
*LIKE, KOMEN, VOTE DAN RATE YAA...
TENGKYU ALL
__ADS_1
CEK Ig : @maria_suzan***