
Bapak dan Ibu Syarief
Triingg... Triiing...
Suara panggilan dari smartphone Pak Syarief.
*Hallo..
Wa'alaikum salam
Aqeela latihan karate, Ronald.
Berangkat habis maghrib tadi
Wa'alaikum salam*
Pak Syarief menutup panggilan dari smartphone nya.
"Siapa Ayah? Kok cari Aqeela di nomer Ayah?" Tanya Ibu yang baru keluar dari toilet.
"Ronald." Jawab Ayah.
" Kok tumben?" Ibu Aqeela menyadari ada yang tidak beres.
"Entahlah Bu." Jawab Ayah
"Ayah... semoga tidak terjadi apa-apa." Kata Ibu pelan dan hanya disahut anggukan ikeh Ayah.
Mereka kembali menonton acara televisi.
Hingga sekitar 1 jam kemudian.
*Hallo
Wa'alaikum salam
ada apa Nald?
Dimana sekarang?
Kalo gitu kalian tetap di sana, Om yang akan lapor polisi.
Baik, Om percaya sama kalian.
segera share lokasi sekarang.
Hati-hati.
__ADS_1
Wassalamu'alaikum*
Ayah bernapas panjang, seakan ada beban di otaknya.
"Kenapa Ayah?" Tanya Ibu cemas
"Aqeela dan Desta, ada yang nyulik dan mereka sekarang sedang di sekap." Kata Ayah
"Aqeela..." Jerit ibu panik.
"Siapa siapa yang nyulik mereka Ayah...?" Ibu semakin panik
"Belum tahu, Ronald dan teman-temannya sedang mencari tahu pelakunya. Sekarang kita lapor ke polisi." Ajak Ayah ke Ibu.
Tanpa menunggu apapun, keduanya langsung menuju garasi.
Baru juga pagar di buka, sebuah motor berhenti.
"Selamat Malam pak, apa betul ini rumah Aqeela?" Tanya tanya tamu itu.
"Betul." Jawab Ayah
"Saya Johan pelatih Aqeela. Apa Aqeela ada di rumah. Karena saya tunggu2 gak datang. Aqeela tidak biasanya ingkar janji seperti hari ini. Apa dia sakit?" Johan menjelaskan panjang lebar kedatangannya.
"Saya tidak punya waktu lama, sekarang Anda ikut saya saja. Nanti saya jelaskan di mobil." Kata Ayah.
Melihat wajah panik Ayah Aqeela, Johan hanya bisa menerka-nerka terjadi sesuatu dengan anak binaannya tersebut.
"Johan... Aqeela di culik." Kata Ayah Aqeela singkat
"Apa, Pak? Apa motif mereka sampai menculik Aqeela? Apa mereka minta tebusan?" Tanya Johan.
"Sampai sekarang tidak ada permintaan tebusan. Mungkin saja ada yang dendam dengan anak kami." Kata Ayah Aqeela.
Johan hanya terdiam.
Masuk akal, dia hafal betul trek record anak binaannya itu.
Tapi itu kan sewaktu dia es de dulu?
Apa sampai segitu dendamnya kah?
Johan terdiam dengan versinya. menyandarkan punggung di jok mobil Pak Syarief. Sambil termenung dan berdo'a.
Tuhan, semoga Aqeela baik-baik saja.
Meminta yang terbaik kepada TuhanNya.
__ADS_1
\=====================================
Gudang Penyekapan
Desta masih dengan kondisi terikat dan mulutnya dibungkam kain. Tapi penutup mata sudah dibuka. Sehingga dia bisa melihat manusia-manusia keji di depannya.
Tapi tidak demikian dengan perempuan yang berada sekitar 3 meter di sebelahnya. Kondisinya tidak lebih baik darinya.
Kaki tangan terikat. Mata tertutup. mulut dibungkam. Tapi perempuan terlihat tegar dan bahkan lebih kuat dari dugaannya. Entah sudah berapa lama dia dalam kondisi seperti itu.
"Bagaimana Desta?" Dea memeluk Desta, mmbuat Desta semakin jijik melihatnya.
"Kamu sudah siap, menyingkirkan dia!" Kata Dea sambil menunjuk ke arah Aqeela.
Dea semakin brutal, pelukannya semakin di eratkan. Sesekali sebuah kecupan dan ciuman dengan mulus dia daratkan di pipi, kening bahkan leher.
Membuat Desta menggeliat. Bagaimanapun Desta seorang laki-laki. Tapi bukan erangan yang dia lontarkan. Tapi umpatan dan makian kejam. Hanya saja Dea tidak bisa mendengar. Kan mulut Desta masih di bungkam sama kain.
Dan Dea belum ada keinginan untuk membukanya.
"Hancuuuk... Dea gendeng...."
(Hancuuk... Dea gila)
"Koen Ayu Cuuuk... tapi nek kelakoanmu koyok ngene yoo ilang ayumu."
(Kamu cantik tapi kalau seperti ini tingkah lakumu ya akan hilang cantikmu )
"De.. minggir o ...Kampret... "
(De... menyingkir... kampret)
"Ya Allah ampuni hambamu ini Ya Allah..."
Mita hanya menonton saja kelakuan partnernya. Mita sengaja membiarkan Dea memuaskan hasratnya kepada Desta. Karena selanjutnya adalah bagiannya.
"Hallo... sayang bagaimana tawanan kita?"
Seorang cowok tiba-tiba muncul dari luar.
"Doni." Pekik Desta kaget dalam hati
"Apa hubungannya ini dengan Doni?"
\=====================================
Gaesss... sabar yaa....
__ADS_1
tetep kasi like , komen dan vote yaa..
Lope Yu all 😘😘😘😘